Informasi Seputar kehamilan | Ibu dan anak | Kesehatan wanita | Resep Masakan

You are here: Home arrow Masa Kehamilan arrow Bolehkah berolahraga saat hamil?
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
Bolehkah berolahraga saat hamil? Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
ImageSeringkali olahraga selama mengandung menjadi pertanyaan banyak ibu hamil. Apakah olahraga bisa membahayakan janin atau sang calon ibu? Sebenarnya, wanita yang sedang hamil disarankan untuk tidak meninggalkan kegiatan berolahraga. Bahkan, para wanita hamil dianjurkan untuk rutin berolahraga setiap hari. ada beberapa keuntungan berolahraga selama hamil yaitu, mengurangi sakit punggung, mencegah sembelit, membuat tidur lebih nyenyak dan menguatkan tulang. Meskipun dianjurkan untuk melakukan olahraga setiap hari, tapi ada beberapa risiko yang harus diketahui. Jangan sampai olahraga yang dimaksudkan untuk menyehatkan ibu dan janin malah berdampak negatif pada kesehatan keduanya. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan wanita hamil saat berolahraga.

Pilih olahraga yang tepat
Sangat penting untuk memilih olahraga yang tepat dan bisa mengurangi keluhan yang sering muncul selama kehamilan seperti sakit punggung. Jenis olahraga yang aman adalah berenang, jalan kaki dan aerobik "low-impact" yang dibuat khusus untuk wanita hamil. Jangan melakukan olahraga yang menuntut keseimbangan tinggi dan kerja otot yang besar seperti jogging, atau bersepeda, karena bisa berefek negatif pada janin.

Jaga keseimbangan
Kehamilan membuat hormon dalam tubuh Anda meningkat drastis. Hal itu membuat ligamen atau jaringan ikat yang berperan sebagai penghubung antar tulang menjadi lebih rileks. Perubahan ini serta peningkatan berat badan membuat tekanan pada sendi meningkat. Saat berolahraga, terkadang ibu hamil mengalami ketidakseimbangan jadi sebaiknya hati-hati karena hal bisa membuat terjatuh.

Pertimbangan kesehatan
Berolahraga selama kehamilan berarti membuat tubuh Anda lebih siap dan fit saat melahirkan normal. Anda pun bisa menjadi lebih fokus, karena otot dan pernafasan Anda sudah cukup terlatih. Walaupun begitu, jangan melakukan olahraga secara berlebihan. Cukup berjalan-jalan sore setiap hari selama 10 hingga 15 menit.

Konsultasikan ke dokter kandungan
The American College of Obstetricians and Gynecologists di Amerika Serikat mengungkapkan ada beberapa wanita yang memiliki kondisi tertentu dan dilarang berolahraga selama kehamilan. Yaitu wanita yang pernah melahirkan bayi prematur atau memiliki risiko besar melahirkan bayi prematur. Wanita yang pernah mengalami pendarahan di vagina juga dilarang berolahraga saat hamil.

Selalu konsultasikan pada dokter kandungan, olahraga apa yang sebaiknya Anda lakukan agar ia mengetahui jika sewaktu-waktu timbul keluhan tertentu.
 
Selanjutnya >
Advertisement

Daftarkan Nama Anda untuk ikut Komunitas dunia bunda

Dapatkan Informasi menarik lainnya secara khusus bagi Anda para wanita dan ibu rumah tangga






facebook
Pasang iklan
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini70
mod_vvisit_counterAll66939

Masuk Login






Saya lupa passwordnya?
Belum punya Username & Password? Daftar Baru!

Seputar Bayi

Tentang bayi

Artikel Kesehatan

Kesehatan Anak
Kesehatan Wanita