7 Mitos-mitos Seputar Kehamilan Yang Bunda Perlu Ketahui

2 bulan lalu, by duniabunda

mitos mitos seputar kehamilan

Bunda, ada banyak sekali mitos-mitos seputar kehamilan. Tentunya Bunda perlu tahu mitos dan faktanya agar tidak keliru. Yuk cek fakta-faktanya disini Bunda.

Mitos-Mitos Seputar Kehamilan

Nah, apa saja sih mitos-mitos seputar kehamilan yang sering Bunda dengar selama ini.

1. Mitos: Mengidam Dialami Oleh Setiap Ibu Hamil

Fakta: Salah. Melalui sebuah penelitian diketahui , hanya sekitar 76-90% dari ibu hamil yang mengidam. Keinginan untuk mengkonsumsi makanan yang ‘aneh’ saat mengidam, menurut para ahli, merupakan sinyal kebutuhan tubuh calon ibu hamil terhadap jenis nutrisi tertentu.

Fakta itu meruntuhkan anggapan sebagian orang bahwa mengidam adalah bentuk lain dari keinginan untuk dimanjakan suami. Walaupun pendapat ini juga masih ditentang beberapa ahli, namun mengidam tidak dapat diabaikan begitu saja.

Oleh sebab itu, jika apa yang diinginkan oleh ibu hamil tidak dapat dipenuhi, tak ada salahnya dicari makanan penggantinya. Misalnya, tiba-tiba Bunda ingin makan coklat padahal hari sudah larut malam, Bunda dapat mengganti keinginan ini dengan minum segelas susu manis. Sebenarnya keinginan untuk makan sesuatu yang manis ini merupakan sinyal bahwa tubuh membutuhkan karbohidrat.

Biasanya mengidam akan berakhir pada awal bulan keempat. Jika leih dari itu ibu tetap mengidam, bukan tak mungkin hal ini disebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan emosional ibu hamil. Ia ingin menarik perhatian pasangannya. Sekalipun demikian, suami jangan kesal dulu. Siapa tahu mengidam kali ini merupakan teguran halus terhadap ketidakpedulian Anda terhadap kehamilannya.

2. Mitos: Minum Air Es Membuat Tubuh Bayi Besar Sehingga Sukar Lahir.

Fakta: salah. Air es tidak mempunyai pengaruh apapun terhadap kesulitan lahir bayi. Minuman apapun, begitu masuk ke dalam tubuh, akan menyesuaikan diri dengan suhu tubuh. Jadi si kecil tidak akan ‘mengembang’ akibat air es. Apalagi besar kecilnya tubuh bayi sangat tergantung dari factor genetic.

Yang perlu diwaspadai adalah apabila Bunda minum air es dicampur dengan sirup atau gula. Minuman manis ini bisa menaikkan kadar gula darah Bunda dan janin. Bila Bunda terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis-manis, apalagi hingga trimester ketiga kehamilan, maka tubuhBunda dan janin akan menimbun lemak. Akibatnya bayi yang dilahirkan pun cenderung kelebihan berat badan

3. Mitos: Janin Akan Tumbuh Lebih Besar Dan Sehat Bila Ibu Makan Lebih Banyak

Fakta: salah. Selama makanan yang dikonsumsi memenuhi zat-zat gizi yang diperlukan, janin akan terus tumbuh secara bertahap dan teratur, tanpa tergantung jumlah makanan yang dikonsumsi. Bagaimanapun jangan makan terlalu banyak saat hamil, karena jika berat badan bertambah secara berlebihan Bunda berisiko terkena gestational diabetes ( diabetes selama kehamilan), juga jika Bunda harus menjalani bedah Caesar, tubuh yang terlalu gemuk akan menyulitkan proses operasi.

4. Mitos: Minum Air Kelapa Akan Membuat Kulit Si Kecil Halus, Sementara Minum Susu Kacang Kedelai Akan Memutihkan Kulitnya.

Fakta: salah. Putih dan halus tidaknya kulit janin Bunda tergantung factor keturunan (genetis). Bila tidak ada anggota keluarga yang memiliki kulit yang putih dan halus, jangan terlalu berharap janin akan berkulit putih dan halus.

5. Mitos: Minum Air Rebusan Kacang Hijau Dapat Melebatkan Rambut Si Kecil.

Fakta: salah. Kondisi rambut janinBunda tergantung bakat, bukan karena banyak minum rebusan kacang hijau.

6. Mitos. Ikatan Kasih Sayang Antara Ibu Dan Bayi Langsung Terjadi Segera Setelah Bayi Lahir.

Fakta: ikatan kasih (bonding) antara ibu dan anak adalah proses yang berkelanjutan yang tumbuh sejak bayi berada dalam kandungan, tetapi tidak semua ibu langsung jatuh cinta pada bayinya, bahkan ada beberapa ibu yang merasa ‘aneh’ atau tidak menyukai makhluk mungil dalam dekapannya. Bagaimana ibu menjalin ikatan kasih sayang dengan bayi sesungguhnya tergantung dari banyak factor.

Bila Bunda tidak dapat segera jatuh cinta pada bayi Bunda , tak perlu kawatir atau menyesali diri. Yang penting penuhi kebutuhan si kecil seperti kehangatan, makanan, kebersihan dan kenyamanan. Bayi akan senang bilaBunda langsung menghiburnya ketika dia menangis. Rasa cinta Bunda pada bayi dapat muncul perlahan-lahan dengan berjalannya waktu.

7. Mitos: Persalinan Akan Semakin Lancar Bila Ibu Minum Minyak Kelapa dan Air Rumput Fatimah

Fakta: Salah dan mungkin benar. Tidak betul minyak kelapa akan memperlancar proses persalinan. Sedangkan rumput Fatimah, meski belum ada penelitian yang menyimpulkan benar atau salah, namun diduga mengandung unsur oksitosin yang dapat merangsang terjadinya proses persalinan.

Pada dasarnya kelancaran proses persalinan ditentukan oleh berbagai factor. Diantaranya, kondisi tubuh Bunda yang fit, posisi janin ataupun kehamilan yang tidak bermasalah. Sekalipun demikian, bila Bunda ingin minum kedua ‘minuman’ tersebut boleh-boleh saja asal tidak mual.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *