13 Cara Memperbanyak Asi Secara Alami

4 bulan lalu, by duniabunda

cara memperbanyak asi

Sebagai seorang ibu, merupakan suatu kebahagiaan ketika kita bisa memberikan asi secara ekslusif kepada sang buah hati. Akan tetapi saat ini banyak ibu ibu yang belum mampu untuk melakukannya disebabkan mereka berpikir asi mereka tidaklah cukup untuk sang buah hati. Sehingga menempuh berbagai cara untuk memperbanyak asi.

Bunda, sebenarnya tidak ada istilah asi kurang karena produksi asi akan mengikuti kebutuhan si bayi. Ibarat pabrik, asi berproduksi sesuai permintaan, semakin banyak permintaan maka asi semakin banyak.
Tubuh kita ajaib, apa yang diyakini dan dibawa ke otak semacam request atau order pesanan yang nanti akan diterima.

Jadi tidak ada istilah asi kurang, kecuali ada faktor faktor tertentu yang dapat menyebabkan menurunnya produksi asi.

Apa sih penyebab asi bunda tidak lancar?

1. Faktor dari diri sendiri.

Bunda kurang yakin dengan diri sendiri. Bunda harus membaca banyak buku tentang menyusui, sehingga bunda mempunyai pengetahuan yang cukup tentang pentingnya asi dan semakin menguatkan mental bunda sehingga tidak mudah digoyahkan.

2. Kurangnya dukungan dari keluarga, terutama suami dan orang tua.

Kebanyakan dari mereka tidak tahan ketika mendengar tangisan bayi sehingga menganggap tangisan bayi adalah pertanda bahwa asi yang didapat kurang. Padahal menangis adalah cara berkomunikasi pada bayi selain lapar, bayi menangis bisa karena kedinginan, ingin digendong, perutnya sakit atau popoknya basah.

Adalah wajar bayi sering menangis terbangun dan ingin menyusu. Ini bukan karena asi yang didapat sedikit sehingga bayi kurang kenyang. Akan tetapi ini disebabkan bayi asi cepat lapar karena kandungan asi mudah diserap oleh usus bayi. Jika dibandingkan dengan bayi yang diberikan sufor biasanya lebih lama tidurnya karena ada kandungan sufor yang namanya kasein yang susah dicerna oleh usus bayi, biasanya mengendap diusus dan membutuhkan waktu 7 hari untuk dicerna. Sehingga bayi sufor kenyang lebih lama.

Kurangnya dukungan dari orang orang terdekat inilah yang biasanya kuat merobohkan niat untuk bunda tetap memberikan asi. Padahal, penting untuk bunda ketahui bahwa hisapan bayi merupakan cara memperbanyak asi secara alami. Jadi bunda harus tetap bersemangat untuk tetap menyusui.

3. Bunda dalam kondisi stress

Bunda stress, baik karena kelelahan karena begadang dan menyusui. Bisa juga disebabkan oleh baby blues syndrom sesudah melahirkan.

4.Konsumsi obat obatan selama menyusui.

Jika bunda sakit selama menyusui, usahakan untuk tidak menkonsumsi obat obatan luar. Jika terpaksa konsultasilah ke dokter untuk mendapatkan obat yang tidak mempengaruhi produksi asi.

5. Bunda kurang sering menyusui si bayi

Selain itu disebabkan oleh jadwal menyusui bunda tidak teratur.

6. Proses pelekatan pada mulut bayi pada saat menyusui salah.

Hal ini menyebabkan bayi jadi malas menyusu karena tidak mendapatkan asi yang maksimal.

7. Bayi mempunyai kelainan fisik seperti tongue tie.

Kelainan fisik seperti tongue tie menyebabkan bayi kesulitan untuk menyusu.

Mitos seputar menyusui

Adapun ada beberapa mitos yang konon dapat menyebabkan asi kurang

1. Payudara kecil dan lembek.

Produksi asi tidak dipengaruhi oleh ukuran payudara. Ukuran payudara ditentukan oleh lemak bukan banyaknya asi. Payudara yang lembek juga bukan indikasi bahwa asi kurang. Payudara yang lembek justru menandakan bahwa produksi asi sudah menyesuaikan dengan kebutuhan bayi.

2. Faktor Genetik

Jika orang tua bunda dulu gagal menyusu atau asinya sedikit. Bukan berarti bunda juga akan mengalami hal tersebut. Kegagalan menyusui lebih disebabkan oleh kurangnya informasi dan dukungan.

Tanda Asi yang kurang pada bayi

Jika bunda masih ragu. Maka berikut tanda tanda bayi yang memang kurang asinya

1. BAK kurang dari 5-6 kali sehari.

2. Urinenya kuning pekat

3. Berat badan bayi tidak kembali ke berat badan lahirnya setelah 2 minggu.

Bagaimana cara memperbanyak asi bunda?

sayuran untuk memperbanyak asi

sayuran untuk memperbanyak asi – Photo via pexels.com

Nah bagi bunda yang memang saat ini mengalami masalah produksi asi yang menurun maka ada baiknya bunda mengikuti cara untuk memperbanyak asi dibawah ini :

1. Power Pumping

Nah ini adalah cara memperbanyak asi  yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu sampai produksi asi kembali normal atau meningkat.

Metode ini sendiri diciptakan oleh Catherine Watson Genna IBCLC.
Adapun tekniknya adalah dengan rutin memerah selama 5-10 menit setiap 45 menit sekali. Lakukan setidaknya sebanyak 10 kali sehari. Bunda tidak perlu memaksa pumping jika payudara terasa sakit. Dan bunda tidak perlu melakukannya juga di waktu malam ketika bunda beristirahat. Lakukan paling tidak 10 kali perhari. Sampai produksi asi bunda meningkat.

Metode ini prinsipnya adalah upaya untuk mengosongkan payudara lebih sering dengan harapan payudara akan cepat terisi kembali dan produksi asi akan meningkat.

2. Memompa asi setelah menyusui.

Ini adalah cara memperbanyak asi yang tekniknya sedikit mirip dengan power pumping, hanya saja metode power pumping khusus diterapkan untuk bunda yang mengalami penurunan jumlah asi secara drastis.
Jadi sedikit berbeda dengan teknik ini.

Nah memompa asi setelah menyusui penting dilakukan, karena terkadang masih ada asi yang tersisa setelah menyusui. Biasanya disebabkan oleh bayi belum bisa menyusu dengan baik di awal awal menyusui. Mungkin proses pelekatan yang belum sempurna. Nah asi yang tersisa ini dapat menghambat produksi asi karena tubuh menganggap asi masih ada jadi tidak perlu di produksi lagi.

Untuk menstimulasi atau merangsang kelenjar asi menghasilkan asi kembali maka payudara perlu dikosongkan, yaitu dengan cara dipompa setelah menyusui. Tujuannya agar payudara benar benar kosong sehingga payudara akan terisi lagi lebih cepat. Hasil pemompaan mungkin tidak banyak, karena sebagian besar sudah di hisap oleh bayi.

Kalau dipompa bukankah asiku akan cepat habis? Nanti bagaimana kalo si kecil sebentar lagi bangun dan ingin menyusu kembali?

Bunda tidak perlu khawatir, asi bunda tidak pernah habis. Segera setelah kosong payudara akan cepat terisi kembali. Sehingga ketika bayi bunda terbangun dan bunda sudah siap menyusui karena sudah memiliki asi yang cukup.

Justru jika dibiarkan dan tidak dipompa, ketika bayi terbangun dan hendak menyusu lagi, akan merasa kekurangan, karena asi tidak diproduksi lagi oleh payudara, karena dianggap masih belum perlu karena masih ada sisa asi yang tadi.

Jadi pompa asi sesegera mungkin setelah bunda selesai menyusui ya Bund….Hasil pompa asi jangan dibuang ya bun. Bisa bunda simpan di kulkas untuk stock.

3.Menyusui sesering mungkin

Di awal awal menyusui adalah tantangan bagi Bunda. Dan sekaligus merupakan saat saat penting, karena produksi asi masih belum stabil, karena masih menyesuaikan dengan kebutuhan si bayi. Bunda jangan tunggu si bayi terbangun ya untuk disusui. Jangan takut untuk mengganggu tidur bayi anda. Karena bayi baru lahir harus disusui tiap 2 jam sekali.

Jika di hari hari pertama asi belum keluar, bunda juga tidak perlu panik dan khawatir dan tetap tenang ya Bund.

Nah inilah perlunya bunda dan keluarga mendapatkan informasi bahwa pada 3 hari pertama bayi bunda masih memiliki asupan yang dibawa oleh tubuhnya dari lahir. Jadi jangan takut bayi kurang mendapatkan nutrisi karena asi belum keluar. Akan tetapi di kesempatan tiga hari tersebut, bunda harus manfaatkan dengan terus berusaha susui bayi bunda, dan disela selanya bunda bisa coba untuk memompa payudara untuk merangsang asi keluar.

4. Biarkan bayi menyusu selama yang dia inginkan.

Jangan bunda batasi keinginan menyusu si bayi, hanya karena bunda ingin disiplin waktu. Misalkan menyusui selama 15 menit tiap 2 jam. Jangan begitu ya Bund. Jika bayi masih ingin menyusu lebih lama, biarkanlah. Kasihan bayi bunda, mungkin dia masih ingin mengeksplorasi payudara bunda atau merasa nyaman di pelukan bunda.

5. Bersentuhan dengan kulit bayi secara langsung

Bayi bunda sudah berada di perut bunda selama kurang lebih 9 bulan lamanya dan sudah merasa nyaman dan aman dengan irama denyut jantung bunda yang dia rasakan setiap harinya.

Coba deh bunda sering sering peluk bayi bunda dengan bertelanjang dada sehingga bayi bisa mendengar jelas denyut jantung bunda. Si kecil akan merasa nyaman dan bunda sendiripun akan merasakan perasaan cinta kasih yang luar biasa kepada si kecil. Perasaan bahagia ini akan membangkitkan hormon oksitosin yang berperan dalam melancarkan asi bunda.

6. Perhatikan dan perbaiki posisi pelekatan bayi ketika menyusu.

Posisi adalah cara mendekap bayi saat sedang menyusui. Dan pelekatan adalah letak mulut bayi pada payudara ibu ketika sedang menyusu.

Posisi dan pelekatan ini menjadi demikian penting karena, posisi yang kurang tepat dapat mengurangi kenyamanan bunda dan si bayi ketika proses menyusui, bahkan dapat menyebabkan kesakitan pada Ibu.

Ada banyak ragam dalam posisi menyusui, tapi beberapa poin penting berikut ini perlu untuk bunda ketahui.

a.Posisikan Kepala dan badan bayi dalam satu garis lurus, Jadi biasanya kalau menyusui sambil duduk, bisa letakkan seluruh tubuh bayi di atas bantal agar posisinya tidak terlalu rendah.

b.Badan bayi didekap dekat dengan badan bunda hingga menempel. Kalau menggunakan posisi tidur miring, berarti indikatornya di perut dimana perut bayi menempel di perut bunda

c.Pastikan Tangan bunda harus menopang seluruh badan bayi, bukan hanya kepala dan bahu

d. Bawa bayi menghadap ke payudara, dengan hidung bayi berhadapan dengan puting.

Nah setelah bunda dan bayi menemukan posisi yang nyaman. Sekarang bunda bisa lanjut untuk memastikan pelekatan yang benar pada si bayi.

Cara memastikan pelekatan yang benar pada bayi

a. Pastikan mulut bayi terbuka lebar ya bund. Jadi bunda jangan langsung terburu buru memasukkan payudara ke mulut bayi jika mulut bayi bunda belum terbuka lebar dengan lidah di bawah. Bunda bisa mengajari si bayi untuk membuka mulut dengan cara mengarahkan bayi ke payudara, sentuh bibir atas bayi pada puting pelan pelan mundurkan mulut bayi. Lalu sentuhkan kembali bibir atas bayi pada puting, mundurkan kembali mulut bayi. Ulangi terus ya bund, sampai bayi bunda membuka mulut lebar lebar dan lidahnya maju.

Pelekatan yang benar adalah ketika bayi akan membuka mulutnya lebar untuk mencakup puting dan lingkaran gelap/ areola sekitar puting. Dan puting ibu berada pada langit langit mulut si bayi.

b. Aerola masuk banyak ke mulut bayi, terutama yang terletak di bagian bawah bibir bayi. Jadi areola yang masih nampak setelah payudara masuk kemulut adalah bagian atas dari pada bagian bawah. Jadi masukkan payudara dari bagian bawah mulut bayi agar areola bagian bawah banyak yang masuk.

c.Pastikan mulut bayi bunda tidak dalam posisi kuncup atau mencucu ya bund, karena hal ini berarti bahwa proses pelekatannya salah. jadi bibir bayi harus melengkung keluar.

d.Usahakan dagu bayi harus menyentuh payudara Bunda.

7. Pijat Oksitosin

pijat laktasi untuk memberbanyak asi

pijat dapat memperbanyak asi – Photo via pexels.com

Selain memperhatikan proses pelekatan, cara memperbanyak asi lainnya  yang tak kalah efektif adalah dengan melakukan pijat oksitosin atau pijat laktasi. Pijat Oksitosin adalah pijat yang dilakukan untuk merelaksasi bunda yang dapat memberbanyak asi. Asi yang tidak lancar juga bisa disebabkan karena bunda terlalu kelelahan dan tegang akibat terlalu banyak bergadang untuk menyusui. Pijat pada bagian tertentu di tubuh seperti leher dan punggung ,perlu dilakukan untuk merelaksasinya sehingga asi bunda kembali lancar.

Pijat oksitosin ini akan berefek besar jika dilakukan oleh suami karena bunda merasa mendapatkan support dari suami bunda. Lakukan pijat ini sesering mungkin, sesuai kebutuhan bunda.

Nah jadi pertama tama bunda harus dalam kondisi relaks dan tidak lapar ketika teknik pijat dilakukan.

Pijat ini bisa bunda lakukan sambil duduk dan kepala menghadap dan disandarkan pada bantal dimeja.

Titik pijat di bagian leher dan tulang belakang. Lalu pijat pada sisi kanan dan kiri tulang belakang. Lakukan sebanyak 3 kali.

Lalu pijat memutar dengan gerakan pelan tapi tegas.

Lakukan pijatan yang sama disepanjang bahu, ulangi sebanyak 3 kali.

Titik berikutnya disebelah tulang belikat. Lakukan sebanyak 3 kali.

Kemudian lakukan pemijatan pada tulang belakang dari atas sampai bawah. Lakukan gerakan memutar dari atas sampai bawah.

Kemudian lakukan gerakan menekan tarik dari tulang belakang atas sampai bawah. Ulangi tarik lurus kebawah sebanyak 3 kali.

Selanjutnya, ulangi gerakan memutar dari bawah ke atas. Lakukan sebanyak 3 kali. Lalu tarik kembali dari atas ke bawah sebanyak 3 kali.

Terakhir gunakan punggung jari, bergantian antara tangan kanan dan kiri, tekan tekan di area sepanjang bahu dan pada sisi kiri dan kanan tulang belakang. Lakukan sampai ibu merasa relaks.

8. Pijat Payudara

Seringkali kurang lancarnya asi juga disebabkan oleh aliran asi yang melambat karena air susu yang menggumpal dan menghambat aliran asi. Sehingga pemijatan bisa dilakukan untuk membuka sumbatan tersebut.

Pertama tama bunda sebaiknya mengompres payudara terlebih dahulu dengan air hangat selama beberapa menit.

a. Pijatan memutar pada payudara

lakukan pijatan menggunakan 3 jari dengan gerakan memutar seperti spiral mulai dari pangkal payudara ke arah areola. Lakukan di kedua payudara.

b. Gerakan untuk melancarkan asi

Pijat memutar dari pangkal payudara ke arah areola. Kemudian ulangi dengan mulai dari arah samping atau dinding dada ke arah areola.

c.Pijat Kupu Kupu

Posisikan kedua telapak tangan diantara payudara. Kemudian lakukan gerakan menyerupai kupu kupu tepat dari bagian tengah payudara menuju atas kemudian kebawah dan payudara diangkat lalu dilepaskan secara bersamaan.

d.Pijatan Memerah

Posisikan ibu jari tangan pada areola bagian atas dan jari lainnya di areola bawah payudara. Kemudian tekan ke arah dada dan gerakkan ibu jari dan jari lainnya tersebut diareola dengan gerakan memutar.

e. Pemijatan di semua area payudara

Posisikan telapak tangan kanan di payudara sebelah kanan tepat di atas payudara, dan telapak kanan kiri di bawah aerola payudara kanan.

Kemudian dorong kedua telapak tangan secara bersamaan dengan gerakan memutar kearah bawah

f. Titik Pijatan pada puting

Kali ini titik memijat di area puting saja. Yaitu dengan cara di pijat pelahan ke atas dan kebawah

g. Titik pijatan pada areola.

Untuk titik pijatan di area areola juga dilakukan secara berlahan dari arah atas ke bawah, kanan ke kiri. Ulangi sampai 6 kali.

h. Titik pijatan di area payudara.

Lakukan pemijatan melingkar mengikuti lingkaran payudara. Ulangi sebanyak 6 kali.

i. Pijatan spiral dari Ujung

Lakukan pijatan dengan bentuk melingkar dan spiral ke arah areola. Ulangi sebanyak 4 kali.

9. Minum Air Putih

Bunda tidak boleh skip rutinitas minum air. Karena kandungan utama dalam asi adalah air sehingga jangan sampai bunda kekurangan asupan cairan. Bisa juga berupa buah buahan. Kalau bisa minum minimal 2 liter selama 1 hari ya Bund. Agar ketika memompa hasilnya juga akan memuaskan.

10. Hindari Dot.

Nah bunda, ini juga penting loh. Kalau bisa bunda hindari penggunaan dot untuk bayi ya. Kenapa? Karena penggunaan dot dapat menyebabkan bingung puting pada bayi.

Apa itu bingung puting?

Bingung puting itu adalah situasi dimana bayi menolak payudara bunda atau tidak mau menyusu pada payudara bunda setelah mengenal dot atau empeng. Atau bisa jadi situasinya bayi masih tidak menolak payudara ibu akan tetapi reflek hisapnya pada payudara jadi berkurang.

Kenapa bisa demikian? Itu karena cara menghisap dari botol dan payudara berbeda. Jadi jika menghisap dari botol bayi tidak harus melakukan ekstra keras, mulut mencucu sedikit asi sudah mengalir deras. Sedangkan jika pada payudara bayi harus menggunakan lidah dan seluruh otot pada mulutnya untuk merangsang keluarnya asi. Bayi harus membuka mulut lebar lebar dan menghisap dengan kuat.

Hal ini jika dibiarkan akan berakibat pada turunnya produksi asi. Mengapa?

Karena tidak adanya rangsangan lagi pada payudara. Akibat lebih buruknya lagi, produksi asi akan berhenti.
Jadi bingung puting ini bukan mitos ya bund. Memang tidak semua bayi mengalaminya. karena karakter setiap bayi berbeda beda. Tapi tidak ada salahnya bunda menghindari dot bukan. Sebelum hal yang tidak diinginkan ini terjadi.

Jika bunda harus bepergian tanpa mengajak si kecil, bunda bisa memberikan asi yang diperah dengan alat bantu lainnya ya selain dot. Bisa berupa cup feeder, spuit, sendok atau pipet.

10. Bunda jangan stress dan harus cukup tidur.

Menyusui memang kegiatan yang melelahkan dan tidak mengenal waktu. Apalagi dimalam hari di minggu minggu pertama. Seringkali bunda harus bergadang menyusui sampai menjelang pagi. Usahakan hal ini tidak membuat bunda stress ya.

Ganti waktu tidur bunda di siang harinya ketika bayi bunda sedang tidur. Jadi pola tidur bunda mengikuti pola si bayi. Jika ada pekerjaan rumah lain yang harus dilakukan ketika bayi tidur, bunda bisa meminta bantuan kepada suami. Bunda bisa jelaskan kondisi bunda sehingga suami bunda tidak salah paham.

Penting juga bagi bunda untuk melakukan refreshing, untuk sekedar jalan jalan atau berbelanja. Agar tidak bosan terkungkung dirumah saja.

11. Jus Pare

Mungkin jus pare ini kedengaran asing ditelinga bunda. Karena buah buahan yang umum di ketahui dapat memperbanyak asi biasanya adalah pepaya, pisang, dst.

Tapi bunda, khasiat jus pare ini luar biasa sekali lho. Coba bunda minum 1 gelas jus ini malam hari sebelum bunda tidur. Pagi harinya bunda bisa coba perah payudara bunda. Hasilnya luar biasa, bisa 2-3 kali lebih banyak dari yang bunda dapat dan lebih cepat pula. Rasanya memang sedikit pahit tapi demi si bayi, rasa pahit tersebut tidak akan terasa.

12. Daun katuk

Minuman daun katuk ini sudah sangat lumrah. Minumlah jus ini 1-2 kali selama sehari. Niscaya asi bunda akan lancar.

13. Sup daging ayam

Sup daging ayam kaya akan protein yang berperan dalam produksi asi. Bunda harus rajin mengkonsumsi sup ini ya agar asi bunda lancar.

Nah mudah-mudahan tips dan cara memperbanyak asi diatas dapat berguna dan meningkatkan motivasi bunda dalam menyusui, karena asi itu mengandung zat yang luar biasa dibandingkan sufor. Asi mengandung zat hidup salah satunya adalah imunitas. Bayi asi akan jarang sekali sakit, kalaupun pernah, sakitnya juga yang ringan ringan saja . Seperti sekedar batuk pilek atau panas setelah diimunisasi. Bayi asi juga akan lebih baik bondingnya dengan bunda lho.

Bunda, menyusui memang tidak semudah yang dibayangkan. Bunda harus mempunyai mental yang kuat untuk menghadapi tantangan di sekitar dan bunda butuh informasi yang banyak agar tidak mudah goyah dan selalu yakin sama diri sendiri.

Yang terpenting adalah Bunda harus yakin dengan Tuhan. Karena Tuhan yang menciptakan anak beserta sumber makananan pertamanya yaitu dari Asi bunda. Bunda harus yakin dengan diri sendiri, bukankah bunda sudah memberikan makanan pada anak bunda sejak dari dalam perut sampai dia lahir. Sehingga dia bisa hidup, bernafas dan makan, semua melalui kita sebagai ibunya.

Jadi bunda tunggu apa lagi. Segera praktikkan cara memperbanyak asi dari website Dunia Bunda diatas ya. Kalau yang lain bisa, bunda pasti juga bisa dong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *