10 Cara Yang Tepat Mengatasi Anak Yang Susah Makan

3 bulan lalu, by duniabunda

cara-mengasi-anak-susah-makan

Bunda tentunya pernah mengalami masa masa dimana anak susah sekali diajak makan. Cobaan ini biasanya di mulai ketika si kecil berumur 1-3 tahun. Cara mengatasi anak yang susah makan memang gampang gampang susah. Tapi, penting untuk bunda ketahui bahwa kesabaran, pantang menyerah dan tidak putus asa merupakan kunci utama dalam menghadapinya.

Keadaan susah makan pada anak biasanya bersifat sementara antara 1-2 hari tapi juga dapat terjadi berminggu-minggu. Umumnya disebabkan karena anak baru sembuh dari sakit atau bisa saja bosan dengan menu makanan dan situasinya.

Akan tetapi ada juga kondisi dimana kebiasaan susah makan tersebut sifatnya berlarut larut, sehingga seperti sudah menjadi karakternya tidak suka makan.

Apakah bunda juga mengalami hal ini?

Jika iya, penting bagi bunda untuk menyimak penjelasan dari DuniaBunda dibawah ini.

Apa sih penyebabnya sehingga anak sulit sekali diajak makan?

Tentu ada penyebab ketika anak susah sekali diajak makan. Terutama jika buah hati bunda sebelumnya tidak pernah mengalami masalah makan. Kenali penyebabnya bun, mungkin ini salah satunya :

1.Terlalu banyak camilan

Si kecil terlalu banyak menkonsumsi makanan selingan sebelum waktu makan tiba, sehingga mereka tidak benar benar merasa lapar ketika sudah waktunya makan.

2.Makanan kurang enak

Rasa makanan yang bunda sajikan kurang enak, menunya monoton atau terlalu berminyak

3.Bosan

Bosan dengan situasi disekitar, mungkin rutinitas makan hanya dilakukan diruangan tertentu saja yang sama setiap harinya.

4.Sedang masa pemulihan

Buah hati bunda baru saja sembuh dari sakit sehingga lidah masih pahit, jadi ketika melahap makanan apapun jadi kurang enak rasanya.

5.Gangguan saat acara makan

Banyaknya interupsi saat acara makan, seperti televisi, banyaknya orang yang lalu lalang atau musik yang terlalu keras.

6.Anak lebih fokus bermain

Anak sedang dalam tahap lagi senang senangnya main, jadi fokusnya hanya bermain saja.

7.Orang tua tidak doyan makan

Bunda juga mempunyai kebiasaan tidak doyan makan, jangan salah ya bun, walaupun masih kecil tapi anak juga memperhatikan kebiasaan bunda ini sehingga dia pun mengikutinya. Jadi berikanlah contoh yang baik.

8.Jadwal makan buah hati bunda tidak teratur.

Coba deh di ingat ingat. Apakah Bunda tidak memiliki jadwal yang pasti kapan anak harus makan?  Penting untuk bunda ketahui bahwa pada umur ini, anak akan merasa lebih nyaman dan aman dengan keteraturan, sehingga dia tidak kaget dengan aktivitas yang tidak terduga. Dan anak pun menjadi terbiasa dan mengetahui jam makannya.

9.Tekstur Makanan

Potongan makanan yang bunda sajikan ukurannya terlalu besar atau terlalu keras atau terlalu berserat. Sehingga anak jadi kesulitan mengunyahnya dan akhirnya jadi malas mengunyahnya. Ujung ujungnya makanan malah dilepeh. Bunda harus perhatikan cara memasaknya.

10.Perut si kecil panas

Hm mungkin perut si kecil lagi tidak enak bun…

Nah jika  ada diantara hal hal diatas yang kemungkinan merupakan penyebabnya. Maka Bunda tidak usah khawatir. Berikut kita akan jabarkan tips tips untuk menghadapi penyebab penyebab tersebut.

Cara mengatasi anak susah makan

Bunda jangan khawatir, bunda bisa mencoba tips tips dari duniabunda berikut ini:

1.Tegas dengan aturan pemberian camilan

anak sudah makan

cara agar anak berselera makan – Photo via pexels.com

Cara mengatasi anak susah makan yang pertama adalah dengan lebih tegas dalam mengatur  pemberian camilan. Usahakan bunda tidak menyediakan cemilan apapun kepada si kecil  2 jam sebelum waktunya makan. Lebih baik beri dia aktifitas fisik, sehingga si kecil sudah dalam keadaan sangat lapar saat waktu makan tiba.

Penting untuk bunda ketahui bahwa anak umur 1 tahun ke atas perlu diberikan banyak kegiatan yang melibatkan fisik seperti berlari, melompat, memanjat dan lain lainya. Hal ini untuk menyalurkan energinya disamping itu untuk melatih kecerdasan otot motoriknya. Sehingga melatih stamina dan kesehatan fisiknya. Dan si kecil pasti sangat gembira daripada menghabiskan waktu hanya didalam ruangan saja yang tentunya sangat membosankan baginya.

Jangan lupa Bunda harus memperkenalkan dia dengan alam dan lingkungan sekitar.

2.Upgrade kemampuan masak Bunda.

Bunda terkadang merasa yakin dan percaya diri dengan rasa masakan sendiri. Tapi mengapa anak seperti enggan untuk melahapnya. Bisa jadi cita rasa masakan bunda yang kurang disukai buah hati menjadi penyebab ia menjadi susah makan.

Untuk itu, cara mengatasi anak yang susah makan karena rasa yang kurang ia sukai adalah dengan cara meminta pendapat kepada orang orang terdekat Bunda seperti suami, saudara atau mertua mengenai masakan yang bunda buat. Ajak mereka untuk mencicipi masakan yang Bunda masak dan tanyakan pendapat mereka.

Jika ternyata kurang enak, maka bisa jadi rasa masakan bunda yang menjadi penyebabnya. Bunda tidak usah berkecil hati karena banyak juga kok bunda bunda lain yang mengalami kendala ini. Yang penting kita ada kemauan untuk belajar memasak.

Ada banyak sumber untuk bunda belajar. Seperti video youtube atau disosial media seperti Pinterest/ Instagram atau situs situs tentang resep masakan. Dari sana Bunda tidak akan kehabisan ide.

Atau ada baiknya bunda bertanya kepada Ibu mertua atau Ibu kandung bunda sendiri untuk mengajari Bunda memasak.  Bunda tidak usah malu, ini demi si kecil juga.

3.Ajak anak makan ditempat yang tidak biasanya.

Dimanakah biasanya bunda memberi makan pada si kecil setiap hari? Apakah di dalam ruang makan atau ruang tamu?

Jika iya, coba deh bunda pindah lokasi makannya. Misalkan di teras atau halaman rumah, sambil melihat lihat tanaman, langit yang biru dan suasana disekitar. Ajak si kecil bercakap cakap tentang tanaman atau mungkin ada hewan peliharaan yang lewat. Biarkan dia melakukan aktivitas yang dia suka. Sambil bunda menyuapi dia dengan makanan.

Tenang kok bun, bukan berarti bunda harus memberi makan si kecil di halaman rumah tiap hari.  Ini hanya sementara sampai nafsu makan si kecil kembali normal. Selebihnya aktifitas makan bisa dilakukan dimeja makan seperti biasanya.

4.Jika baru sembuh dari sakit, wajar jika si kecil akan kehilangan selera makan.

Hal ini disebabkan karena lidahnya masih pahit. Berikan si kecil banyak buah buahan, jus alpukat, jelly/ puding , bubur atau apapun yang dia suka, ini untuk menetralisir lidah yang masih pahit. Dengan catatan tetap harus makanan sehat. Jangan dulu paksa si kecil untuk makan nasi karena mungkin masih susah untuk menelan.

5.Hindari gangguan seperti Gadget, TV dan kegaduhan selama acara makan

Jika saat acara makan seringnya dibarengi dengan TV atau musik yang dinyalakan dengan kencang. Bunda bisa coba mematikan semua itu, karena  beberapa anak lebih menyukai suasana makan yang tenang. Banyaknya interupsi bisa menyebabkan nafsu makannya teralihkan.

6.Berikan dia ruang dan waktu untuk bermain.

Seberapa sering sih  bunda mengajak si kecil untuk bermain di luar atau dihalaman? Apakah kebanyakan aktifitas yang bunda lakukan bersama si kecil berada di dalam ruangan?

Bunda yang cantik, anak anak pada usia 1-3 tahun sedang dalam tahap tahapnya senang mengeksplor dan bermain. Sehingga acara makan bagi dia tidak begitu menarik saking sibuknya bermain.

Jadi lebih baik kita sediakan dia ruang dan waktu yang cukup untuk dia bermain dan mengeksplor sepuas puasnya terlebih dahulu. Si kecil pasti merasa senang dan merasa dimengerti. Dan keuntungan lainnya, makannya pasti lebih lahap karena lapar setelah bermain.

7.Jadilah teladan yang baik bagi si kecil

Nah seberapa keraspun anda berusaha mengubah si kecil agar lahap makannya, akan sia sia jika bunda sendiri pun tidak mengubah kebiasaan bunda. Jika bunda tipe yang juga susah makan dan lebih suka makan cemilan, maka seperti itulah anak bunda. Karena anak adalah cerminan dari orang tuanya. K

ebiasaan bunda yang tidak terlalu suka makan dan lebih suka nyemil itu tentu akan ditiru oleh si kecil. Jadi bunda harus jadi role model yang baik dirumah, tunjukkan kalo anda senang dan lahap untuk menyantap makanan didepan sikecil.

8.Buat jadwal makan yang teratur

Anak anak menyukai keteraturan dalam melakukan aktivitas keseharian. Sehingga dia tidak terkaget kaget dengan aktivitas yang akan dilakukan selanjutnya. Aktivitas yang teratur membuat dia merasa aman.

Keteraturan yang dimaksud disini adalah tidak merubah rubah jadwal atau kegiatan. Misalkan setelah bangun tidur jam 7, si kecil mandi , lalu makan jam 8 dan bermain bola diluar  jam 9, kemudian dilanjutkan mewarnai jam 10. Jadi kegiatan tersebut harus teratur dilakukan setiap harinya sesuai dengan jamnya.

Jika takut anak bosan, anda bisa mengubah kegiatan bermain dengan jenis permainan yang berbeda, tetapi ingat untuk selalu memberitahu si kecil sebelumnya kalau hari ini kita akan bermain apa.

Pola yang teratur tersebut dapat membuat anak terbiasa dan mengetahui dengan jam makannya.

9.Perhatikan potongan dan tekstur makanan untuk si kecil ketika memasak.

Ada kalanya si kecil akan melepeh makanan yang kita suapi. Jika demikian coba bunda perhatikan tekstur makanannnya kemungkinan potongan daging atau sayurnya terlalu besar sehingga susah di kunyah oleh mulut mungilnya.

Atau mungkin daging yang bunda sajikan terlalu berserat sehingga susah untuk ditelan. Untuk daging dagingan sebaiknya bunda cincang terlebih dahulu.

Dan untuk sayur sayuran seperti wortel, kentang, labu siam dan buncis, bisa bunda potong kecil kecil dan dimasak sehingga agak lembek, tetapi tidak lenyek. Dengan ini selain mempermudah si kecil untuk melahap makanan, juga mempercepat proses makan tersebut.

10.Mungkin perut si kecil panas

Jika tiba tiba si kecil menunjukkan gejala susah makan, salah satu penyebabnya mungkin saja karena perut si kecil panas. Perut panas disini maksudnya adalah karena terlalu banyak makan coklat dan kurang asupan buah dan serat. Bisa ditandai dengan fesesnya yang keras.

Coba ajak si kecil berendam dalam ember selama beberapa lama sambil bermain main sehingga si kecil tidak merasa bosan. Setelah beberapa lama ajak si kecil untuk makan.

Selalu jaga kecukupan asupan cairan, buah dan serat untuk si kecil ya, bun.

Akan selalu ada saat kita merasa stress dan kesal dengan tingkah laku si kecil yang menolak ketika kita suapi, melepeh makanan yang sudah masuk ke mulut, merendam makanan lama lama dimulutnya  dan ketika kita harus berlari lari mengejar si kecil untuk disuapi.

Kalau bisa jangan marah dan tahan emosi ya, bun. Seberapapun kesalnya bunda. Berikut tips tips dan kebiasaan yang harus dihindari dalam menghadapi masalah makan pada si kecil

Tips Menghadapi Masalah Makan pada Si Kecil

1.Jangan Pernah Memaksa Anak Makan

tips-menghadapi-anak-susah-makan

jangan memaksa anak makan – Photo via pexels.com

Jangan pernah memaksa anak untuk makan ya bun, apalagi sampai di cekoki dengan makanan. Hal ini malah bisa menimbulkan trauma yang akan terbawa sampai dia dewasa. Lebih baik bunda taruh piringnya dulu dan tawarkan lagi nanti.

2.Jangan Marah marah saat memberi makan si kecil

Jangan juga marah marah ya bun. Tips jika bunda sudah dalam tahap emosi yang meledak ledak adalah menjauh dari si kecil untuk sementara. Bunda segera masuk kamar dan tarik nafas, mungkin bisa juga mencuci muka sebentar, untuk memberikan rasa adem di kepala.

3.Jangan berselisih dengan anak lebih baik berpura pura tidak peduli

Sebaiknya bunda jangan berselisih dan memaksa anak untuk menghabiskan makanannya. Semakin bunda memaksa, justru anak akan semakin gigih menolaknya karena dia merasa mendapatkan perhatian atas prilaku susah makan ini. Lebih baik bunda sabar dan cobalah untuk bersifat netral, seolah olah tidak peduli jika dia mau menghabiskan makanannya atau tidak. Hal ini akan berangsur angsur mengubah sifat anak karena merasa sudah tidak mendapatkan perhatian atas hal ini

4.Jangan pernah mengeluhkan tentang nafsu makan anak didepan orang lain

Nah ini yang harus bunda catat. Terkadang saat mengajak anak bermain diluar, bunda pasti akan bertemu ibu ibu yang lain yang juga mengalami permasalahan yang sama dan pastinya akan saling bercerita dan berkeluh kesah. Jangan sampai bunda mengeluhkan tentang masalah nafsu makan anak didepan orang lain ya bun.

Nah Bunda, mudah mudahan penjelasan diatas dapat menginspirasi bunda dalam mengatasi susah makan pada anak. Dan bunda jangan khawatir si kecil akan kekurangan nutrisi karena kondisi tersebut. Selama berat badan si kecil masih dalam kurva normal dan tetap akfit dan berenergi, hal ini bukanlah masalah.

Susah makan adalah lumrah terjadi pada anak umur 1-3 tahun sebagai tahap perkembangan rasa keingin tahuan dan kemandiriannya. Sehingga dia mulai bisa menunjukkan sikap suka dan tidak suka. Hal ini akan hilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia anak.

Nah dalam fase ini tidak apa apa memberi makanan berat pada si kecil 1-2 kali saja dulu dalam sehari. Bunda juga tidak perlu memaksa anak untuk makan 3 kali sehari dulu. Agar si kecil tidak bosan dengan rutinitas makan yang dilakukan terus menerus. Yang penting bunda juga menyiapkan camilan sehat pada si kecil. Tetap semangat ya Bun…

Itu dia Bunda beberapa tips cara mengatasi anak susah makan versi Dunia Bunda. Dibutuhkan kesabaran untuk menghadapinya. Semoga menginspirasi ya Bun…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *