14 Cara Yang Tepat Untuk Mengatasi Masalah Biang Keringat Pada Bayi

7 bulan lalu, by duniabunda

cara mencegah biang keringat pada bayi

Iklim tropis ditambah dengan cuaca yang tak menentu menyebabkan bayi dan anak anak rentan terkena biang keringat. Bahkan biang keringat juga dapat terjadi pada bayi yang baru lahir.  Dunia Bunda kali ini akan mengulas secara lengkap tentang cara mengatasi biang keringat pada bayi dengan perawatan dan penanganan yang benar.

Apa sih sebenarnya penyebab munculnya biang keringat?

Ada beberapa penyebab munculnya biang keringat pada bayi dan anak anak. Penyebab utamanya adalah karena bayi bunda kepanasan. Hal ini bisa disebabkan oleh cuaca yang lembab dan panas. Dan si kecil mengenakan pakaian yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat, alas tempat tidur yang kurang nyaman atau kamar tidur bayi tidak dilengkapi ventilasi udara yang baik.

Selain itu penyebab-penyebab lainnya adalah karena si kecil sedang sakit demam sehingga berkeringat, si kecil mempunyai bakat alergi dan dikarenakan durasi tidur yang panjang. Jadi hal hal tersebut bisa menjadi pencetus biang keringat juga lho.

Biang keringat dapat terjadi pada orang dewasa, anak anak dan bayi. Akan tetapi bayi memiliki resiko yang lebih tinggi terpapar biang keringat, karena kelenjar keringat bayi belum berfungsi sempurna layaknya orang dewasa.

Disamping itu ukuran pori pori kulit bayi lebih kecil sehingga lebih rentan terdapat penyumbatan oleh sel sel kulit mati atau kotoran lainnya, sehingga keringat terjebak didalam dan tidak keluar.

Apa saja gejala gejala biang keringat yang umumnya terjadi?

Gejala umum yang biasanya terlihat pada kulit anak anak apabila terdapat biang keringat adalah munculnya bintik – bintik berwarna kemerahan dan ruam. Pada kondisi tertentu dapat menyebabkan rasa gatal dan perih.

Biang keringat muncul pada bagian bagian tubuh yang mudah berkeringat seperti di wajah, leher, punggung, kepala, dahi, dada, selangkangan, lipatan tangan dan ketiak.

Nah biang keringat ini sendiri bukanlah kondisi yang serius, akan tetapi tetap harus cepat di atasi agar tidak digaruk oleh bayi dan meninggalkan infeksi. Selain itu rasa gatal dan perih menyebabkan ketidaknyamanan dan rewel pada bayi.

Jika ingin memberikan obat, ada baiknya dengan mempertimbangkan kondisi kulit bayi. Kulit bayi cenderung sensitif. Jadi jangan sembarangan memberikan obat , salep atau bedak. Pilihlah produk yang khusus diperuntukkan untuk bayi ya Bun.

Apabila ditangani dengan baik, biang keringat akan sembuh dalam sendirinya dalam beberapa hari.

Jenis jenis biang keringat

Apakah biang keringat yang muncul pada semua bayi berbeda?

Apakah jenis Jenis Biang keringat?

Kondisi biang keringat yang paling umum ditemukan pada bayi adalah berupa ruam dan bintik bintik kemerahan.

Namun ada juga jenis lainnya yang ditandai dengan kulit kemerahan seperti terbakar.

Nah sebelum kita mengulas lebih lanjut tentang cara mengatasi biang keringat pada bayi, terlebih dahulu kita jabarkan jenis jenis biang keringat dari tingkat yang paling ringan ( paling banyak ditemukan), sedang dan berat.

1. Miliaria Ruba

Biang keringat jenis ini adalah jenis yang ringan dan paling banyak kasusnya pada bayi dan balita. Gejalanya berupa ruam dan bintik kemerahan biasanya muncul didaerah, dahi, punggung , dada dan selangkangan bayi.

2. Miliaria Crystallina

Kondisi ini sedikit berbeda karena ditandai dengan lepuhan lepuhan pada kulit berwarna
putih.

3. Miliaria Profunda

Biang keringat ini jarang ditemui pada bayi, akan tetapi jika muncul akan ditandai dengan kulit yang memerah seperti terbakar dan disertai lepuhan menyerupai jerawat dan biasanya dapat terjadi infeksi.

4. Miliaria Pustuloca

Nah biang keringat jenis ini juga berupa lepuhan lepuhan yang akan meninggalkan kerak
pada kulit bayi.

Bagaimana Cara Efektif untuk Mengatasi Biang Keringat Pada Bayi?

sering mengelap bayi untuk mengatasi biang keringat

sering mengelap bayi untuk mengatasi biang keringat

Bunda tidak usah khawatir jika si kecil rewel karena biang keringat, berikut cara cara untuk mengatasinya. Dengan penangananan yang telaten, biang keringat akan berangsur angsur menghilang dalam beberapa hari.

1. Rajin Mengelap Tubuh Si Kecil Ketika Berkeringat

Baringkan si kecil pada alas tempat tidur yang nyaman dan buka bajunya. Kemudian lap tubuh bayi dengan kain washlap atau katun yang telah dibasahi dengan air biasa. Jangan langsung pakaikan baju kembali setelah selesai mengelap, melainkan biarkan sisa sisa air ditubuh bayi mengering sendiri. Nah setelah itu Bunda bisa oleskan bedak tipis tipis saja.

2. Sering sering mengganti pakaian si kecil

Biasakan untuk mengganti baju si kecil sesering mungkin ya Bun. Terutama pada siang hari, dan dimalam harinya juga sebelum si kecil tidur. Pilihlah baju dengan bahan ringan dan menyerap keringat seperti kain katun yang nyaman untuk si kecil

3. Hindari Sinar Matahari Langsung

Untuk sementara waktu, hindarkan si kecil dari sinar matahari langsung, untuk mencegah bayi kepanasan dan berkeringat. Keringat yang berlebihan akan memperparah kondisi biang keringat dan tentunya dapat memakan waktu yang lebih lama untuk proses penyembuhannya.

4.Siapkan ruangan dengan sirkulasi udara yang baik

Pastikan ruangan untuk bayi memiliki ventilasi dan sirkulasi udara yang baik agar tidak pengap. Penyejuk ruangan bisa menjadi solusi jika ventilasi didalam ruangan kurang memadai. Suhunya diatur senormal mungkin dan tidak terlalu dingin, agar anak tidak pilek.

5.Tips Pemakaian Bedak

Banyak pro dan kontra tentang pemakaian bedak. Sebenarnya pemakaian bedak diperbolehkan, akan tetapi dianjurkan untuk di gunakan dalam jumlah yang sewajarnya. Bedak berguna untuk menyejukkan dan menjaga kulit bayi yang sensitive tetap kering dan mencegah iritasi.

Nah, ada beberapa tips dalam memakaikan bedak kepada si kecil, agar si kecil merasa tetap nyaman dan kulitnya terlindungi.

Ketika hendak menaburkan bedak setelah bayi selesai dimandikan, sebaiknya bunda memastikan terlebih dahulu kulit bayi sudah dalam keadaan yang benar benar kering. Jadi tidak ada sisa air yang menempel di kulit bayi. Hal ini disebabkan bedak yang ditaburkan dalam kulit yang masih basah, justru akan menyumbat pori pori bayi dan menimbulkan biang keringat.

Bedak bayi hanya cocok diaplikasikan untuk jenis biang keringat yang kering saja, jadi bukan jenis yang bergelembung dan basah.

6.Hati hati dalam memilih produk untuk pengobatan biang keringat

Kulit bayi yang sensitive, mengharuskan bunda agar lebih teliti dan berhati hati dalam memilih bedak dan salep untuk mengobati biang keringat. Pilihlah yang dikhususkan untuk bayi dan kulit sensitive.

7.Potong Kuku Bayi secara teratur

Terkadang bayi akan rewel karena rasa gatal yang ditimbulkan dan menggaruk garuk bagian yang gatal dan menimbulkan luka. Dan lebih parah lagi jika luka tersebut digaruk kembali. Maka untuk mencegah hal tersebut terjadi Bunda harus rajin rajin memperhatikan kuku si kecil dan memotong kukunya jika terlihat cukup panjang.

8.Gunakan losion Calamine untku meringankan rasa gatal

Untuk meringankan rasa gatal yang ditimbulkan bunda bisa mengoleskan losion calamine yang menyejukkan dan mencegah iritasi.

9. Jaga Ruam agar tetap kering

Selalu jaga agar ruam tetap dalam keadaan kering. Hal ini untuk mempercepat proses pemulihan biang keringat.

10. Perhatikan suhu air mandi bayi

Air mandi untuk bayi jangan dibuatkan terlalu panas ya Bun. Cukup hangat hangat kuku saja. Air yang terlalu panas malah akan membuat bayi kepanasan dan berkeringat.

11. Menghentikan pemakaian lotion bayi untuk sementara.

Sementara hindari menggunakan lotion bayi, minyak bayi yang berlebihan atau apapun itu karena dapat memperparah kondisi biang keringat. Bila memang diperlukan gunakan tipis tipis saja

12. Terapi Asi

Berikan asi yang cukup dan air putih jika bayi berusia di atas 6 bulan, hal ini untuk mengganti cairan yang hilang melalui keringat dan untuk menghindari dehidrasi.

13. Pilih sabun bayi khusus untuk kulit sensitive

Pakai sabun bayi yang tidak menyebabkan iritasi atau kulit kering, bisa memakai sabun bayi untuk kulit sensitive atau saat ini tersedia sabun untuk biang keringat

14. Jika biang keringat tak kunjung sembuh dan muncul nanah, segera konsultasikan ke dokter

Umumnya biang keringat akan pulih dalam hitungan hari. Akan tetapi ada beberapa kasus biang keringat tidak sembuh sembuh. Biasanya disebabkan karena terjadinya infeksi karena penanganan yang kurang telaten atau jenis biang keringatnya lebih parah. Pada kasus tertentu dapat muncul nanah.

Segera konsultasikan dengan dokter anak untuk penanganan secepatnya Bunda.

Obat Alami untuk Mengatasi Biang Keringat

air cendana untuk mengatasi biang keringat pada bayi

air cendana untuk mengatasi biang keringat pada bayi

Membeli obat bebas untuk bayi bukanlah perkara mudah, karena cukup berisiko apalagi bayi masih rentan sakit. Bunda bisa mencoba menggunakan cara alami dan obat tradisional untuk mengatasi biang keringat.

1. Lidah Buaya

Bunda tentu tidak asing dengan segudang manfaat yang terdapat pada lidah buaya. Lidah buaya kaya akan antioksidan, vitamin A, Vitamin E, Asam Folat dan Kolin. Nah manfaat dari kandungan lidah buaya tersebut salah satunya adalah untuk mengobati gejala iritasi pada kulit yang disebabkan luka bakar, eksim, rosacea maupun ruam karena biang keringat.

Campurkan ekstrak lidah buaya dan air mawar lalu oleskan pada ruam pada kulit bayi.

2. Kayu Cendana

Manfaat kayu cendana sudah terkenal sejak dahulu sebagai bahan obat obatan tradisional. Minyak cendana mengandung senyawa santalol pada batang dan akarnya. Hal inilah yang menyebabkan kayu cendana berbau harum. Air kayu cendana dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai peradangan dan bersifat antibakteri.

Oleskan air kayu cendana pada infeksi atau ruam yang meradang. Ruam akan berangsur membaik dalam 1 – 3 hari.

Cara mendapatkan air dari kayu cendana ini adalah dengan menggosok-gosok kayu cendana pada tembikar yang sudah di isi sedikit air. Air yang berisi sari cendana inilah yang nantinya dioleskan pada kulit yang meradang.

3. Lemon

Bunda bisa mencampurkan perasan lemon ke dalam air mandi si bayi. Tetapi jangan terlalu banyak ya Bun. Lemon berkhasiat untuk mengontrol produksi minyak pada kulit bayi. Dengan berkurangnya produksi minyak di harapkan akan mengurangi gejala biang keringat tersebut.

4.Es Batu

Bunda bisa memanfaatkan es batu atau air dingin untuk meredakan iritasi dan rasa tidak nyaman yang disebabkan oleh gatal oleh biang keringat.

Bungkus es batu dengan kain handuk kecil, lalu tepuk-tepukkan berlahan pada ruam.

Atau basahi handuk dengan air dingin dan tepuk tepuk berlahan pada kulit yang teriritasi.

5. Tepung Jagung

Jagung merupakan salah satu bahan alami yang digunakan dalam industri kecantikan kulit. Saripati tepung jagung bersifat menyamankan dan dapat meredakan iritasi pada kulit.

Campurkan air pada tepung jagung sehingga berbentuk seperti pasta, kemudian oleskan pada ruam. Setelah mengering, bilas dengan air dingin.

6. Madu

Madu ternyata bermanfaat juga untuk mengatasi biang keringat lho bun. Cukup oleskan pada biang keringat, lalu diamkan selama 20 menit. Kemudian bilas dengan air dingin.

7.Mentimun

Timun berkhasiat sebagai anti inflamasi dan juga menenangkan. Khasiat ini sangat baik untuk mengobati iritasi yang disebabkan oleh biang keringat.

Tempelkan irisan tipis mentimun pada bagian tubuh bayi yang terkena biang keringat ya bun. Diamkan selama beberapa saat.

8. Teh Chamomile

Seperti Mentimun, khasiat teh chamomile juga memberikan sensasi dingin dan menenangkan kulit.

Tempelkan pada biang keringat agar dapat meringankan gejala biang keringat.

Bagaimana Mencegah Munculnya Kembali Biang Keringat Pada Bayi

Kulit bayi sangat sensitive sehingga sangat mudah terkena masalah kulit. Karenanya, kita sebagai orang tua harus hati hati dan telaten dalam merawat bayi. Tentunya penting untuk melakukan upaya pencegahan agar si kecil terhindari dari masalah-masalah kesehatan.

Biang keringat dapat dicegah dengan memperhatikan lingkungan dan kebiasaan sehari hari yang tanpa bunda ketahui ternyata dapat menyebabkan biang keringat.

Beberapa cara untuk mencegah biang keringat pada bayi:

1. Jangan memakaikan pakaian terlalu ketat

Hindari memakaikan bayi pakaian yang terlalu ketat. Pilihlah pakaian yang longgar saja dan terbuat dari kain yang sejuk. Hindari kain sintetis seperti nilon karena jenis kain ini memerangkap panas.

2. Pilihkan popok bayi yang nyaman

Jika kulit bayi sensitive, pilihlah popok yang berkualitas dan dapat menyerap keringat dengan baik sehingga mencegah iritasi. Bunda boleh melepas popok si bayi sekali sekali saat bayi baru saja selesai BAB atau BAK

3. Pakai alas tidur atau seprai yang menyerap keringat

Nah selain pakaian dan popok bayi, kebersihan dan kenyamanan alas tidur dan sarung bantal bayi juga tidak boleh luput dari perhatian Bunda ya. Pastikan bahan seprai terbuat dari bahan yang sejuk dan menyerap keringat

4. Pastikan suhu kamar tidak terlalu panas

Penyebab utama bayi biang keringat adalah karena kepanasan. Oleh karenanya, bunda harus memastikan ruangan tempat tidur bayi memiliki suhu yang sejuk dan nyaman. Pastikan juga ruangan bayi memiliki suhu udara yang baik.

5. Hindari Aksesoris berlebihan pada bayi

Bila bunda hendak berpergian bersama si kecil. Hindari untuk memakaikan aksesoris yang berlebihan pada bayi dalam waktu yang lama dan saat cuaca sedang panas-panasnya. Akan tetapi, apabila bunda tetap ingin memakaikan aksesoris, pilihlah aksesoris yang berbahan lembut dan tidak panas.

Nah bunda demikian ulasan mengenai cara untuk mengatasi biang keringat pada bayi. Semoga saja tips tips diatas berguna untuk bunda bisa praktekkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *