15 Cara Efektif Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi dan Anak Anak

2 bulan lalu, by duniabunda

cara mengatasi hidung tersumbat

Hidung tersumbat merupakan masalah yang sering ditemui pada si kecil. Apalagi ketika sudah memasuki musim penghujan seperti saat ini, banyak sekali ditemukan anak-anak yang mengalami batuk dan pilek yang tak kunjung sembuh. Gejala batuk pilek tentunya akan mengganggu si kecil saat beraktivitas dan khususnya pada malam hari. Si kecil menjadi lebih sulit untuk tertidur karena kesulitan bernapas akibat hidung yang tersumbat. Hal ini tentu membuat Ayah dan Bunda menjadi khawatir dan kebingungan, terutama jika si kecil belum bisa mengeluarkan cairan hidung atau ingusnya. Namun, kondisi hidung tersumbat tidak hanya disebabkan karena ingus si kecil yang menumpuk. Pilek juga dapat menyebabkan pembengkakan pada pembuluh darah di hidung sehingga menyebabkan si kecil menjadi sulit bernapas. Lalu bagaimana cara untuk mengatasi hidung tersumbat pada si kecil agar tidurnya kembali nyenyak bun?

Nah, kali ini kami akan memberikan beberapa tips untuk mengatasi keluhan hidung tersumbat pada si kecil ya Bund!

Bagaimana cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi dan anak anak

1.Bantu si kecil untuk membuang ingus

Jika si kecil sudah bisa membuang ingusnya sendiri tentu akan lebih mudah bagi Bunda untuk mengatasi hidung tersumbat. Namun, bagaimana jika si kecil masih bayi dan belum bisa mengeluarkan ingusnya?

Nah, Ayah dan Bunda harus membantunya ya. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Salah satunya Ayah dan Bunda bisa menghisap ingus dari hidung si kecil menggunakan alat penyedot ingus bayi. Alat ini bisa Bunda dapatkan di toko bayi atau toko online. Alat ini tersedia dengan berbagai model yang bisa Bunda pilih sesuai dengan kenyamanan si kecil dan Bunda. Umumnya, alat terdiri dari beberapa bagian, Bunda bisa memasukkan penyedot ingus ke hidung si kecil dan hisap lendirnya secara manual dengan bantuan selang.

Jangan khawatir jika ingus dapat masuk ke mulut Ayah atau Bunda, karena biasanya alat ini dilengkapi dengan filter untuk mencegah hal itu terjadi. Model lain yang bisa Bunda gunakan adalah bulb syringe, cara kerjanya mirip seperti pipet pada umumnya. Yaitu, tekan bagian yang mengelembung pada alat, dan masukkan pipet ke dalam hidung si kecil dan lepaskan bagian yang mengelembung untuk menarik ingus di dalam lubang hidungnya.

2.Bersihkan sisa ingus yang mengeras

Biasanya setelah beberapa waktu, ingus di dalam hidung si kecil akan mengeras dan menutupi jalan napasnya. Bunda dapat membantu membersihkannya dengan menggunakan cotton buds atau alat khusus untuk mengeluarkan kotoran hidung si kecil. Ketika Bunda menggunakan cotton buds, pastikan gunakan cotton buds dengan kualitas yang baik ya, agar kapas tidak terlepas dan tertinggal di dalam lubang hidung si kecil.

3.Berikan obat sesuai dengan resep dokter

Jika Bunda membawa si kecil ke dokter, biasanya dokter akan memberikan beberapa obat yang bisa membantu mengurangi produksi ingus sehingga meringankan gejala hidung tersumbat. Gunakan obat secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Tidak jarang juga dokter akan meresepkan tetes hidung atau obat semprot untuk meringankan proses peradangan dan membantu membuka jalan napas. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menggunakan tetes hidung atau obat semprot untuk si kecil:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
  • Berikan obat tetes atau obat semprot dalam posisi berbaring
  • Tengadahkan sedikit kepala dan semprotkan obat melalui lubang hidung si kecil. Cara yang sama juga dilakukan jika si kecil mendapatkan obat tetes. Bedanya Bunda harus meneteskan obat ke dalam lubang hidung si kecil. Jumlah semprotan atau jumlah tetesan obat disesuaikan dengan instruksi dokter ya Bund.
  • Simpan kembali obat di tempat yang aman dan terlindung dari cahaya matahari langsung

4.Tepuk punggung si kecil

Cara ini bisa Bunda gunakan untuk membantu lendir-lendir yang menyumbat dapat keluar, selain itu cara ini bisa membuat si kecil merasa lebih nyaman.

5.Tidurkan si kecil dengan posisi yang nyaman

Biasanya posisi yang nyaman ketika si kecil mengalami hidung tersumbat adalah dengan meninggikan posisi kepalanya, sehingga si kecil lebih mudah untuk bernapas. Nah, namun jika sudah berusia lebih besar, biasanya posisi tidur miring ke salah satu arah juga dapat membantu anak untuk bernapas dengan lebih leluasa.

6.Oleskan minyak ke bagian tubuh si kecil

Bunda bisa mengoleskan minyak kayu putih, peppermint atau minyak esensial lainnya di dada, telapak kaki dan punggung si kecil untuk membantu melegakan pernapasan si kecil.

7.Berikan si kecil uap

Cara ini membutuhkan alat khusus yang disebut nebulizer. Alat ini dapat mengubah cairan menjadi uap. Cairan yang Bunda gunakan bisa dicampur dengan obat-obatan. Contohnya seperti Salbutamol yang berfungsi untuk melebarkan saluran napas sehingga gejala sesak dapat berkurang.  Atau obat yang membantu untuk mengencerkan lendir sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan. Berikut adalah cara untuk menggunakan nebulizer,

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
  • Siapkan obat yang akan digunakan. Terkadang tidak harus menambahkan obat tertentu, Bunda bisa saja menguap dengan menggunakan cairan saline atau sodium chloride 0,9%.
  • Hubungkan wadah obat ke mesin dan masker
  • Pasang masker sampai menutupi hidung dan mulut
  • Nyalakan mesin nebulizer dan biarkan si kecil bernapas seperti biasa
  • Jika uap sudah tidak keluar, tandanya obat sudah habis dan masker sudah bisa dilepaskan dari si kecil.

Namun, tidak semua anak betah menggunakan alat ini, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Bunda untuk mengalihkan perhatian si kecil agar tidak takut menggunakan alat ini. Nah, bagaimana jika Bunda tidak memiliki alat ini di rumah? Bunda bisa menguapinya dengan menggunakan air panas yang diletakkan di baskom dan berikan pada si kecil untuk dihirup.  Tapi hati-hati ya Bund, jangan sampai terkena kulit si kecil.

8.Nyalakan mesin pelembap udara atau humidifier

home humidifier

home humidifier

Cara lain yang bisa Bunda gunakan adalah dengan menggunakan mesin pelembap udara. Alat ini menghasilkan udara yang hangat dan lembap sehingga akan lebih mudah untuk mengeluarkan ingus si kecil. Namun terkadang tidak semua Bunda memiliki alat ini. Tidak masalah jika Bunda tidak memiliki humidifier. Sebagai alternatifnya, Bunda bisa menggunakan cara lain yang juga bisa membantu untuk mengatasi hidung tersumbat. Atau Bunda juga bisa menggunakan baskom yang sudah diisi dengan air panas dan ditetesi minyak telon atau minyak kayu putih. Letakkan baskom di sudut ruangan agar bisa dihirup oleh si kecil.

9.Jaga kebersihan rumah

Bersihkan rumah agar tidak banyak debu yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada si kecil dan pastikan si kecil tidak menghirup asap rokok. Asap rokok juga dapat menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan bayi dan menyebabkan sesak napas. Jika Bunda memiliki anak dengan alergi tertentu, seperti debu, pollen atau bahan iritan lainnya, usahakan agar bahan-bahan tersebut tidak ada di sekitar mereka.

10.Cukupi asupan cairan si kecil

Cairan yang cukup dapat membantu mengencerkan lendir sehingga akan lebih mudah untuk dikeluarkan. Berikan ASI pada bayi Bunda, namun jika si kecil sudah tidak menyusui Bunda dapat memberikan air hangat atau sup hangat agar asupan cairan si kecil dapat tercukupi.

11.Kompres si kecil dengan air hangat

Ternyata kompres tidak hanya digunakan jika si kecil sedang demam loh Bund, cara ini juga efektif untuk melegakan hidung anak. Bunda dapat meletakan handuk yang sebelumnya sudah Bunda basahi dengan air hangat di wajah si kecil selama beberapa menit. Uap panas yang dihasilkan dapat membantu mencairkan lendir di dalam hidug si kecil.

12.Kompres hidung si kecil dengan air hangat

Tidak hanya mengompres wajah si kecil, Bunda juga bisa meletakkan handuk yang sebelumnya telah dibasahi dengan air hangat di bagian hidung. Namun, sama seperti kompres di wajah, pastikan air yang Bunda gunakan tidak terlalu panas ya, agar tidak melukai kulit si kecil.

13.Menghangatkan tubuh si kecil

Terdapat beberapa cara untuk menghangatkan tubuh si kecil, seperti memandikannya dengan air hangat atau menjemur si kecil saat matahari pagi. Bunda juga tidak disarankan untuk mengatur suhu ruangan terlalu dingin, sebaiknya untuk sementara tidak menggunakan pendingin udara (AC) agar si kecil tetap hangat.

14.Berikan Pijatan pada si kecil

Cara ini juga bisa Bunda coba nih Bund. Lakukan pijat ringan untuk si kecil. Tidak hanya membantu melegakan pernapasan, juga dapat membuat si kecil merasa lebih nyaman. Gosok minyak di dada bayi dan gunakan kedua tangan Bunda untuk memijat dengan arah seperti menggambar bentuk hati. Gerakan tangan menyilang, dan gosok perlahan bagian atas hidung dan diarahkan melintasi bagian bawah mata, bagian belakang telinga dan leher.

15.Berikan asupan nutrisi

Ketika sedang sakit, tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang baik untuk membantu memberi energi dan meningkatkan daya tahan tubuh. Dan tentunya untuk melawan penyebab infeksi, sehingga si kecil lebih kuat dan lebih cepat sembuh.

Di musim hujan seperti ini, si kecil tentu rentan mengalami berbagai macam penyakit. Jadi Bunda bisa membantu untuk mecegah si kecil tertular batuk dan pilek dengan mengurangi si kecil bertemu dengan anak yang sedang sakit. Atau jika si kecil sudah bisa menggunakan masker, ajari anak untuk selalu menggunakan masker di tempat umum, serta jaga asupan nutrisi si kecil untuk menjaga daya tahan tubuhnya.

Periksakan si kecil ke dokter ya Bund,  apalagi jika si kecil mengalami batuk, pilek, demam, gangguan pernapasan, serta si kecil terlihat lemas. Saat ini, juga sedang marak penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh coronavirus, yaitu virus yang masih merupakan keluarga besar dari penyakit SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS (Middle East Respiratory Syndrome) yang sempat menggemparkan dunia beberapa tahun yang lalu. Namun kali ini coronavirus muncul dengan tipe baru, yaitu 2019-nCoV. Jadi, sebagai langkah antisipasi, segera periksakan si kecil ke dokter ya Bund jika mengalami gejala-gejala tersebut.

Nah, sudah sangat jelaskan kan Bund informasi mengenai cara mengatasi hidung tersumbat pada si kecil. Semoga tips-tips dari kami bermanfaat dan bisa Bunda gunakan untuk membantu si kecil agar dapat bernapas dengan lebih nyaman ya. Jangan lupa untuk terus mengikuti website kami untuk mendapatkan berbagai informasi bermanfaat lainnya.

Baca juga ulasan dari Dunia Bunda mengenai Cara Mengeluarkan Dahak Pada Bayi ini ya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *