Tak Perlu Takut Lagi ke Toilet. Ini Cara Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil

1 bulan lalu, by duniabunda

cara mengatasi sembelit pada ibu hamil

Bunda apakah sedang mengalami trauma ke toilet akibat rasa sakit karena sembelit? Yuk disimak cara mengatasi sembelit pada ibu hamil berikut ini.

Peningkatan hormon yang bekerja pada masa kehamilan dapat mempengaruhi kondisi fisik dan psikologis ibu hamil. Salah satunya adalah menyebabkan terjadinya gangguan pada sistem pencernaan contohnya sembelit.

Nah, banyak ibu hamil yang bertanya, sembelit itu biasanya dialami pada trisemester berapa?

Sembelit atau keadaan susah buang air besar terjadi pada masa kehamilan yang berbeda-beda pada setiap ibu hamil. Sebagian wanita mengalami sembelit di awal masa kehamilan, ada juga yang baru mengalaminya di trimester akhir kehamilan. Semua itu tergantung kepada bagaimana hormon yang bekerja pada tubuh ibu hamil.

Apa saja ciri-ciri sembelit?

Ciri ciri sembelit adalah intensitas buang air besar yang jarang, lebih dari 2 hari sekali. Dan kondisi feses yang keras dan kering.

Umumnya, sembelit bukan kondisi yang berbahaya dan dapat diobati sendiri di rumah.

Kenapa Ibu Hamil Bisa Sembelit?

Dilansir dari americanpregnancy.com, penyebab terjadinya sembelit atau konstipasi pada ibu hamil adalah akibat dari otot pada saluran cerna yang mengendur karena peningkatan produksi hormon progesteron. Hal ini menyebabkan kerja usus lebih lambat dalam mencerna makanan dan lebih banyak air yang terserap.

Selain itu, penyebab lainnya adalah konsumsi vitamin prenatal dengan dosis yang terlalu tinggi. Ditambah saat hamil wanita pada umumnya malas berolahraga sehingga metabolisme tubuh terganggu dan mudah mengalami sembelit.

Sementara, pada trimester ketiga ibu hamil rentan mengalami sembelit disebabkan oleh adanya tekanan dari rahim yang membesar pada saluran cerna.

Stress pada ibu hamil juga berdampak pada terjadinya sembelit loh bun.

Jika Terjadi Sembelit Pada Ibu Hamil, Berbahayakah?

Jika dibiarkan dan tidak di tangani, sembelit bisa menjadi gangguan kesehatan yang berbahaya. Hal ini disebabkan terjadinya pembengkakan pada pembuluh darah kecil di anus, dan bisa saja pecah akibat tekanan dari feses yang mengeras. Sehingga dapat menyebabkan penyakit Wasir atau Ambeien.

Selain itu sisa makanan yang tidak terbuang lewat anus dapat membusuk dan diserap kembali oleh darah dari dinding usus. Zat ini tidaklah baik untuk janin yang bunda kandung.

Bagaimana Cara Mengatasi Sembelit Pada Ibu Hamil?

Bunda jangan khawatir, ada banyak cara untuk mengatasi sembelit. Yang terpenting bunda disiplin menjalankan pola hidup sehat.

1. Rajin Menyantap Hidangan yang Berserat

Bunda harus mulai rajin mengkonsumsi makanan yang berserat untuk memelihara kesehatan usus. Cobalah mengganti beras putih dengan beras merah. Karena sumber makanan berserat salah satunya adalah beras merah.

Selain itu bunda harus rajin menyantap hidangan buah segar dan sayur-sayuran. Tentunya jangan lupa untuk mencuci buah sebelum dikonsumsi. Dan hindari menyantap sayuran yang mentah selama kehamilan ya bun.

2. Meningkatkan Konsumsi Air Putih

minum air putih dapat mengatasi sembelit

minum air putih dapat mengatasi sembelit

Dua liter air dalam sehari cukup ya bun. Atau sekitar 8-12 gelas sehari. Air putih dapat membantu kelancaran pergerakan makanan menuju saluran pencernaan, dan tentunya dapat mengencerkan tekstur feses itu sendiri.

Bunda mungkin akan lebih sering berkemih, sabar dulu ya bun. Agar sembelitnya cepat pulih.

3. Memakai Obat Pelancar Bab Untuk Ibu Hamil

Jika sembelit susah untuk di sembuhkan. Bunda dapat memakai obat pelancar bab yang aman untuk ibu hamil, tentunya selalu atas anjuran dokter ya bun.

Umumnya bunda akan disarankan untuk memakai obat yang dimasukkan melalui anus, karena lebih aman untuk ibu hamil. Obat ini tidak perlu dikonsumi jadi aman untuk janin karena tidak masuk ke dalam darah.

Walaupun tidak masuk ke sistem cerna tubuh, tetap saja bunda tidak boleh sembarangan memakai obat ini. Pemakaian yang terlalu sering dapat merusak kemampuan sistem sekresi alami tubuh.

4. Menambah Asupan Magnesium ke Dalam Daftar Menu Harian

Tahukah Bunda, mineral bekerja penting untuk kesehatan sistem cerna khususnya usus. Ada beberapa jenis mineral, baik yang diproduksi langsung oleh tubuh maupun yang didapat dari sumber nutrisi dari luar tubuh.

Salah satu mineral yang berperan penting dalam kinerja usus adalah Magnesium. Buah-buahan seperti pisang, alpukat, sayur-sayuran dan kacang-kacangan sangat kaya akan magnesium.

Rajin-rajinlah mengkonsumsi buah buah diatas ya bun.

5. Minyak Hati Ikan Kod

Sumber nutrisi lainnya yang berfungsi untuk merawat sistem pencernaan adalah minyak hati ikan kod.

Omega 3 yang terkandung didalamnya berfungsi untuk mengobati peradangan pada usus, disamping itu dapat mengatur hormon prostaglandin yang berperan dalam pergerakan usus.

6. Minyak Kelapa

Cara mengatasi sembelit pada ibu hamil berikutnya adalah minyak kelapa.

Kelapa memiliki segudang manfaat. Semua bagian dari pohon kelapa dari akar sampai janur kaya akan manfaat. Salah satunya adalah minyak kelapa.

Sudah dikenal sejak jaman nenek moyang kita, kehebatan minyak kelapa untuk pengobatan tradisional. Minyak kelapa sangat efektif dalam meredakan sembelit dengan merangsang usus dan melunakkan tinja.

Minyak kelapa aman untuk dikonsumsi ibu hamil tapi dengan dosis tertentu ya bun.

Manfaat lainnya adalah untuk kesehatan kulit dan memperbaiki metabolisme tubuh.

7. Minuman Hangat

Jangan dipandang sebelah mata ya bun. Minum-minuman hangat ketika sembelit akan memberi efek relaksasi pada usus, hingga berangsur-angsur meringankan gejala sembelit.

Disamping itu, minuman hangat lebih menyehatkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil ketimbang air dingin karena baik untuk kesehatan lambung.

8. Vitamin Penambah Darah

Dilansir dari webmd.com, Ibu hamil membutuhkan sel darah merah yang lebih banyak untuk mendukung proses berkembangnya sang cabang bayi. Oleh karena itu ibu hamil sangat rentan terkena penyakit anemia.

Kondisi inilah yang memicu para dokter untuk memberikan supplemen penambah darah berupa zat besi. Hal ini semata mata untuk memenuhi asupan zat besi pada ibu hamil beserta janin.

Namun, supplemen ini dapat menyebabkan terjadinya sembelit di kemudian hari pada ibu hamil. Hal ini disebabkan banyaknya sisa zat besi yang tertinggal diusus akibat tidak maksimalnya proses penyerapan zat ini oleh sistem cerna.

Jadi penting bagi bunda untuk mengonsultasikan hal ini sebelumnya kepada dokter agar mendapatkan vitamin penambah darah yang tidak menyebabkan sembelit. Atau dengan mengurangi dosisnya.

9. Yogurt

Yogurt adalah probiotik yang aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Yogurt berfungsi untuk menjaga kesehatan pencernaan dengan membunuh bakteri penyebab infeksi di usus dan lambung.

Probiotik ini bekerja sangat baik untuk mengobati sembelit, diare dan perut kembung.

10. Mengatur Pola Makan

Dalam kondisi ini bunda dapat mengatur ulang pola makan, dengan cara makan dengan porsi yang lebih sedikit, tapi lebih sering.

Aktifitas makan yang terlalu banyak dalam sekali waktu dapat membuat usus bekerja lebih keras. Dan tentunya dalam kondisi sembelit akan lebih memperparah keadaannya karena terlalu penuhnya saluran cerna oleh makanan.

10. Tetap Semangat Beraktifitas Walaupun Sedang Hamil

Tak dipungkiri rasa lelah karena perut yang semakin membesar dan gangguan psikologis lainnya membuat bunda merasa malas untuk bergerak.

Tetapi jangan selalu dituruti rasa malas itu ya bun. Karena selain dapat mempengaruhi janin (mitos menyebutkan kalau bunda malas maka kelak si kecil pun jadi pemalas lho) dapat membuat badan kurang bugar dan berakibat pada gangguan metabolisme tubuh yang berujung pada terjadinya sembelit.

Tentu saja bunda tetap memerlukan istirahat, akan tetapi tetapkan diwaktu tertentu setiap harinya untuk melakukan olahraga ringan yang aman untuk dilakukan ibu hamil.

Beberapa olahraga ringan yang aman untuk dilakukan ibu hamil diantaranya adalah berjalan kaki, yoga, pilates, zumba, menari dan berenang.

Selain mengasyikkan untuk dilakukan kegiatan berolahraga ini akan membuat bunda lebih berpikir positive.

11. Hindari Kebiasaan Menahan Buang Air Besar

Kebiasaan menahan bab dapat merusak sistem saraf rektum, mengakibatkan otak tidak memberikan respons adanya keinginan untuk buang air besar. Sehingga bunda mengalami kesulitan dalam buang air besar.

Jadi, jangan ditahan jika ingin buang air besar ya bun.

5 Buah-buahan Lokal untuk Melancarkan Bab yang Aman Dikonsumsi Ibu Hamil

1. Alpukat yang Creamy

buah alpukat baik untuk mengatasi sembelit

buah alpukat baik untuk mengatasi sembelit

Dengan rasanya yang enak dan creamy, Alpukat salah satu kearifan lokal yang kaya akan sumber mineral seperti potasium dan folat, vitamin E dan lemak yang baik untuk tubuh.

Selain itu buah ini kaya akan serat, dalam tiap 100 gr buah alpukat terkandung 25% serat.

Kandungan serat dan lemak efektif untuk mengatasi sembelit.

Lemak berfungsi melumasi saluran pencernaan sehingga proses pembuangan kotoran berjalan lancar.

2. Buah Pir, Si Pencahar Alami

Mengkonsumsi satu buah pir saja sudah memenuhi sebanyak 22% kebutuhan tubuh terhadap serat alami.
Selain kaya akan serat alami, buah pear mengandung kadar fruktosa dan sorbitol alami dengan dosis yang lebih tinggi dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.

Fruktosa adalah senyawa gula alami yang tidak diserap oleh tubuh sehingga berakhir di usus dan dapat merangsang pergerakan usus. Sedangkan senyawa sorbitol yang terkandung didalam buah juga tidak terserap dengan baik diusus, sehingga kandungan airnya dapat terbawa sampai ke usus. Dapat dikatakan senyawa ini bekerja sebagai pencahar yang alami bagi tubuh.

Kedua senyawa di atas bekerja bersama sama dalam mengatasi sembelit.

3.Pepaya, Hidangan Pencuci Mulut

Di Indonesia buah ini dikenal sebagai salah satu hidangan pencuci mulut selain buah semangka.

Sementara buah ini sejatinya berasal dari India dan Meksiko.

Buah pepaya akan akan sumber vitamin C, betakarotin dan beberapa senyawa seperti pektin, karpaina dan enzim papain.

Pektin adalah serat yang larut dalam air, sementara senyawa karpaina dan enzim papain bekerja secara sinergis dalam mengatasi sembelit dan mengurangi pembengkakan dan serta radang pada rektum akibat sembelit.

Bunda dapat mengkonsumsi satu bidang buah pepaya setiap pagi untuk melancarkan bab.

4. Apel yang Kaya Nutrisi

Apel adalah daftar buah lainnya yang kaya akan kandungan serat. Sebanyak 17 % kebutuhan serat alami tubuh dapat dipenuhi oleh satu buah apel.

Seperti buah pepaya, buah apel mengandung senyawa pektin yang setelah berfementasi dengan bakteri dapat bekerja menambah volume air di usus besar. Hal ini akan berdampak pada melembeknya tekstur kotoran sehingga mempercepat pergerakannya di usus.

Hal inilah yang dapat mengurangi gejala sembelit.

Bunda dapat mengkonsumsi buah apel di berbagai kesempatan ya bun.

5. Pisang, Salah Satu Buah Favorit

Buah pisang yang matang mengandung serat larut yang dapat mengurangi sembelit.

Selain itu buah pisang adalah prebiotik alami yang melawan bakteri jahat didalam usus dan melindungi kesehatan saluran pencernaan.

Namun sebaiknya berhati hati dalam menkonsumsi pisang. Hindari pisang mentah karena justru dapat mengakibatkan sembelit.

Asupan Lainnya yang Berperan Dalam Mencegah Sembelit

Selain buah-buahan lokal diatas. Makanan lain yang dapat mengobati sembelit dan menjaga kesehatan usus adalah sayur-sayuran yang kaya serat dan dimasak dengan direbus, aneka biji-bijian seperti oatmeal dan kacang-kacangan seperti kacang almond dan polong.

 

Nah, bunda jadi sembelit itu umumnya adalah gejala kesehatan yang tidak berbahaya. Namun jika sudah terjadi pembengkakan hingga keluar darah sebaiknya bunda berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari resiko terhadap kehamilan. Semoga artikel cara mengatasi sembelit pada ibu hamil ini bermanfaat ya ,bun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *