Cara Mengetahui Bakat Anak di Usia Balita dan Cara Mengembangkannya

1 bulan lalu, by duniabunda

cara mengetahui bakat anak

Dengan mengetahui bakat anak sejak dini,  anak akan lebih mudah mencapai kesuksesannya kelak. Selain itu, aktivitasnya menjadi lebih terarah dan anak akan tumbuh lebih bahagia. Yuk cari tahu bagaimana cara mengetahui bakat anak dan bagaimana mengembangkannya.

Bakat adalah kemampuan atau potensi yang sudah melekat secara alami dan biasanya bersifat menurun. Hal ini kemudian mampu mendorong pribadi tersebut untuk mempelajari sesuatu dengan lebih cepat dibandingkan orang-orang biasa.

Bunda bisa melihat bakat anak-anak sejak dini dan membantu mereka untuk mengembangkannya. Ada yang suka menari, menyanyi, bermain musik, hingga jago olahraga.

Tidak ada salahnya untuk mencari tahu bakat si kecil sejak masih balita.

Mengapa Bunda Harus Mencari Tahu Bakat Anak Sejak Dini?

Usia balita merupakan salah satu waktu di mana anak sedang aktif melakukan pertumbuhan dan perkembangan kognitif. Mengapa begitu penting?

1. Anak lebih percaya diri

Akan lebih baik jika Bunda telah mengetahui bakat si kecil sebelum usia sekolah dan berusaha untuk membantu mengembangkannya.

Dikutip dari lifehack.org, ketika Bunda memutuskan untuk mengembangkan bakatnya sejak usia dini, seperti balita, anak-anak akan menyadari sebuah fakta bahwa mereka sangat berpotensi pada sebuah bidang.

Mereka lebih percaya diri untuk belajar serta mengasah bakat yang mereka miliki sebagai hal yang bermanfaat di masa depan.

2. Kesempatan untuk sukses lebih besar

Seiring beranjak dewasa, si kecil bisa fokus untuk mengotak-atik bakat yang dimiliki karena merasa hal tersebut sangatlah penting.Sebagian mengembangkannya semenjak balita hingga menjadi mahasiswa, sebagian lagi berlari dengan bakat yang berganti menjadi jalan karir.

Bunda bisa mencegah keterlambatan atau waktu yang terbuang dengan membimbing si kecil sejak balita untuk menemukan bakat terpendam yang ada di dalam diri mereka.

Apabila mereka benar-benar didukung, Bunda tentu tidak pernah keberatan untuk merogoh kocek untuk memenuhi lingkungan yang suportif.  Anak akan belajar mengenal bakatnya dari hari ke hari dan berpeluang lebih sukses dengan mengusung sesuatu yang positif.

3. Investasi paling berharga

Membesarkan anak tentu tidak mudah, apalagi di era modern seperti saat ini. Banyak sekali cara yang bisa Bunda lakukan untuk mendidik anak menjadi pribadi yang dewasa dari waktu ke waktu. Namun, poin utama yang harus dipahami adalah bakat anak-anak merupakan investasi paling berharga dalam kehidupan.

Bunda tidak harus memaksa si kecil untuk melakukan semua kegiatan. Biarkan anak memilih yang ia sukai, tekuni, dan eksplorasi lebih lanjut. Bakat akan membawanya menuju masa depan yang sangat baik.

Tips Mencari Tahu Bakat Anak di Usia Balita

cara mengetahui bakat anak bermain musik

cara mengetahui bakat anak bermain musik

Berikut adalah tips yang bisa Bunda praktikkan untuk mencari tahu bakat si kecil dalam keseharian.

1. Perhatikan sesuatu yang disukai anak

Suatu hari, anak akan cenderung mulai tertarik untuk mengerjakan sesuatu secara dominan. Entah itu kebiasaan atau hobi yang sering dilakukan. Cara mengetahui bakat anak bisa Bunda mulai dengan memperhatikan seluruh aktivitas yang dilakukan si kecil.

Bunda akan melihat salah satu kegiatan yang berpotensi menjadi sebuah bakat yang bisa dikembangkan.

2. Kenalkan dengan bermacam-macam bidang

Tidak hanya memperhatikan sesuatu yang ia sukai, Bunda juga perlu menambah wawasan si kecil sejak dini dengan berbagai bidang, yaitu seni, olahraga, sains, hingga teknologi. Wawasan tersebut dapat direalisasikan dalam bentuk permainan edukatif yang sesuai dengan bidang.

Anak cenderung memusatkan perhatian dan pikiran pada salah satu bidang yang sesuai serta menyenangkan untuk diselesaikan.

3. Biarkan mereka bereksplorasi

Berikan kesempatan kepada anak balita Bunda melakukan kegiatan dan permainan yang positif serta mendidik. Mereka membutuhkan beberapa waktu untuk mendalami bakat terpendam melalui eksplorasi akan hal-hal yang menarik perhatiannya.

Hambatan dalam bereksplorasi justru akan membuat Bunda sulit untuk menebak atau mengetahui bakat apa yang sebenarnya ia miliki. Sangat disayangkan, bukan?

4. Arahkan mereka untuk suka bersosialisasi

Si kecil sudah pasti sering menghabiskan waktunya bersama teman-teman bermain.Pada kesempatan inilah, Bunda bisa menilai kemampuan si kecil yang perlu terus terasah ketika melakukan hubungan sosial dengan anak balita sebayanya.

Mereka akan saling berbagi, bercerita, dan menunjukkan kegemaran hingga kesukaannya selama ini. Hal ini tidak selalu berkaitan dengan personal antara Bunda dan si kecil, melainkan juga bakat lain yang berhubungan dengan interaksi dan komunikasi sosial.

5. Komunikasi yang selaras dan positif

Bertukar pikiran dan memberi pengertian adalah bentuk komunikasi positif yang bisa Bunda terapkan untuk menggali lebih lanjut bakat si kecil. Jangan salah sangka terlebih dahulu mengenai apa yang tidak ia sukai karena bisa jadi sebenarnya itu adalah kendala yang menghambatnya untuk mengenali bakat tersebut.

Sering-seringlah berinteraksi dengan anak seputar kegiatan yang sudah ia lakukan. Amati dan tanyakan apa yang seharusnya ia kembangkan, namun tidak bosan ketika dilakukan. Bangun komunikasi langsung dari hati ke hati dengan anak-anak Bunda.

6. Anak bebas untuk memilih

Usia balita termasuk usia yang masih memerlukan pendampingan dan bimbingan ekstra dari Bunda. Berbagai macam aktivitas dihabiskan bersama Bunda selama seharian.Untuk mengetahui bakat si kecil yang sebenarnya. Berikan ruang untuk memilih aktivitas dan permainan yang ia mau.

Dikutip dari selfsufficientkids.com, berikan waktu kepada si kecil untuk bermain secara bebas untuk menemukan dan memilih apa yang menarik perhatiannya.

Aktivitas yang ia mau akan memiliki waktu yang lebih banyak untuk dilakukan. Biarkan mereka mengerjakan dan mencoba aktivitas yang menurutnya tidak membosankan karena bisa jadi itulah bakat si kecil sesungguhnya.

7. Berkonsultasi dengan ahlinya

Tidak ada salahnya untuk mengajak si kecil untuk berkonsultasi dengan ahli mengenai bakat si balita. Bunda bisa mengkomunikasikan apa yang Bunda dapat melalui aktivitas anak sehari-hari.

Bunda akan mendapatkan beberapa masukkan dan tambahan yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk mengembangkan bakat yang mulai diperlihatkan oleh si kecil. Diskusikan juga kelebihan dan kekurangan anak sebagai dasar untuk memahami kebutuhan bakat anak.

8. Amati detail yang sangat diperhatikan oleh anak

Bunda bisa menerapkan tips ini ketika anak sedang menghabiskan waktunya untuk bermain atau beraktivitas lainnya. Perhatikan apabila mereka sangat teliti dan mampu mengatasi hal detail sekalipun. Tidak hanya mengatasi, namun juga seberapa sering mereka bertanya banyak hal kepada Bunda.

Itu adalah tanda bahwa mereka tertarik dengan apa yang dilihat, didengar, dan dikerjakan. Sembari meladeni si kecil, Bunda bisa mengetahui bakat terpendam apa yang harus dikembangkan darinya.

9. Kapan anak berperilaku nyaman?

Bunda juga harus peka kegiatan apa yang membuatnya nyaman dan senang untuk mengulanginya kembali. Apakah itu memasak, atau menari dan menyanyi bersama Bunda.

Perilaku ini menunjukkan peluang besar untuk memberitahu bakatnya secara tidak langsung, lho Bun.Biarkan anak balita Bunda banyak bertanya dan menikmati bidang yang disukai olehnya.

10. Jangan lupa untuk memperhatikan dan memahami karakternya

Dilansir dari crosswalk.com, gambaran bakat si kecil juga tercermin dari sifat dan karakter yang melekat padanya.

Tidak semua sifat negatif merupakan pertanda buruk, lho. Justru dari pendirian yang teguh, Bunda dapat menganalisis apa saja yang sebenarnya ia butuhkan untuk menunjukkan bakat sebenarnya.

Cara Mengembangkan Bakat Anak di Usia Balita

mengembangkan bakat anak sejak dini

pentingnya mengembangkan bakat anak sejak dini

Setelah membahas cara mengetahui bakat anak, kini tugas Bunda berikutnya adalah usaha yang dapat dilakukan untuk mengembangkannya secara optimal.

1. Berikan wawasan seluas-luasnya

Cara pertama dan dasar yang wajib Bunda lakukan adalah memberikan wawasan luas terhadap si kecil.Apabila mereka tertarik dan berbakat di dunia seni, cobalah untuk menjelaskan beberapa pengetahuan tambahan di bidang tersebut.

Jawablah setiap pertanyaan yang ditujukan kepada Bunda karena banyak bertanya berarti makin banyak pula wawasan seputar bakat yang akan ia tekuni sampai besar nanti.

2. Fasilitas yang mendukung

Apabila Bunda sudah mengetahui betul bakat anak sejak usia balita, Bunda bisa menunjang perkembangannya dengan memberikan beberapa fasilitas yang mendukung. Misalnya, dengan mendaftarkan anak ke tempat les menyanyi atau les tari.

Tidak semua orang tua memiliki sumber daya yang terbatas, namun Bunda masih bisa memikirkan dan mengolah banyak alternatif yang bisa diberikan kepada si kecil untuk memenuhi kebutuhannya.

3. Berikan banyak apresiasi

Si kecil memberikan ide dan kreativitasnya dalam melakukan sesuatu. Apresiasi sangat penting untuk mendorongnya mengasah bakat yang sedang ia kembangkan. Si balita kesayangan Bunda semakin bersemangat saat sedang belajar dan mendalami kegiatan favoritnya.

Menurut quest2fitness.info, apresiasi akan meningkatkan kepercayaan diri si kecil untuk menyelesaikan aktivitas yang ia lakukan. Tentu ia akan semakin senang, bangga, dan nyaman untuk tahu lebih banyak lagi.

4. Ajak menghasilkan karya

Mengembangkan bakat tidak hanya melalui media tekstual saja. Bunda bisa memotivasi mereka untuk melakukan aksi bakat yang ia sukai selama ini.Bimbing dan damping mereka agar dapat menguasai bakat secara maksimal.

Ajak mereka untuk menghasilkan sesuatu sesuai bakatnya, seperti tulisan, lukisan, video menari, atau hasil kerajinan.Jangan lupa dokumentasikan karya si kecil untuk memantau perkembangannya dari waktu ke waktu.

5. Ikutkan anak dalam perlombaan

Meskipun masih berusia balita, coba daftarkan si kecil untuk mengikuti lomba yang sesuai dengan bidang bakatnya.Jangan lupa perhatikan kategori umur, ya Bun.

Perlombaan akan membantu si kecil menambah teman dan pengalaman. Mereka akan belajar untuk mengembangkan bakatnya lebih lagi dan terpacu untuk menorehkan prestasi di usianya yang masih kecil.

6. Kombinasikan dengan wawasan yang lain

Semakin hari, kemampuan anak balita juga semakin berkembang.Bunda bisa mulai mengajarinya kombinasi hal-hal lain yang masih berkaitan dengan bakatnya.

Hal tersebut dapat berupa menonton film bersama, berjalan-jalan ke museum, hingga mengajaknya ke pelatihan atau seminar khusus anak-anak.

Apabila Bunda merasa kesulitan kalau harus mengajak anak ke seminar, Bunda bisa mencari seminar khusus orang tua yang akan menambah pengetahuan dan tips untuk mengenalkan bermacam-macam wawasan untuk perkembangan bakat anak Bunda.

7. Berikan kesempatan kepada anak untuk berlatih mandiri

Nah, cara mengetahui bakat anak yang terakhir adalah dengan mempercayakan sesuatu kepada anak sejak dini akan melatih tanggung jawabnya dalam menghadapi tantangan. Bunda bisa membiarkan anak melatih bakatnya sendiri, supaya ia mampu belajar dan melakukan eksplorasi lebih banyak secara mandiri.

Apabila dirasa sudah cukup, beri motivasi kepada anak untuk tetap semangat berlatih dan menghasilkan karya dari bakat yang ia punya.

 

Beberapa penjelasan di atas akan membantu Bunda untuk mencari tahu dan mengembangkan bakat terpendam dari anak Bunda yang masih balita.

Jangan khawatir terlalu dini, justru sejak usia balita anak-anak perlu bimbingan dan dukungan penuh dari orang tua agar mampu bertumbuh bersama bakat alami yang mereka miliki.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *