Cara Menghilangkan Keloid Dengan Cepat Secara Alami

1 tahun lalu, by duniabunda

cara menghilangkan keloid

Masalah keloid sering muncul pada orang dengan riwayat luka, bekas luka yang menjadi keloid dapat mempengaruhi penampilan. Apalagi jika lokasinya mudah terlihat. Meskipun keloid tidak berbahaya, namun tentunya keloid dapat membuat kepercayaan diri menurun, khususnya bagi para wanita. Tidak hanya dari bekas luka akibat tergores atau terjatuh, tapi bekas operasi sesar juga berpotensi menjadi keloid. Apa sih sebenarnya keloid dan bagaimana cara menghilangkan keloid? Simak yuk pembahasan Dunia Bunda berikut ini!

Apa itu Keloid?

apa itu keloid

Bagaimana Keloid Bisa Terjadi ?

Keloid merupakan salah satu jenis gangguan kulit yang terjadi akibat bekas luka yang sembuh secara tidak normal atau tumbuh berlebihan, melebihi ukuran awal luka. Hal ini disebabkan oleh respon tubuh yang berlebihan pada penyembuhan luka. Tidak semua orang dengan bekas luka akan mengalami keloid, tapi pada orang-orang dengan bakat keloid (rawan keloid) sebagian besar luka akan menyebabkan terbentuknya jaringan parut yang tidak normal. Tidak hanya luka goresan, luka bakar, luka akibat mengalami cacar air dan luka operasi, bahkan jerawat, bekas tindik telinga, bekas tato, dan bekas vaksinasi pun juga bisa berpotensi menjadi keloid.

Keloid Diawali Dengan Luka

Keloid diawali dengan luka yang berwarna merah muda, merah atau ungu, dan akan cenderung lebih gelap hingga kecoklatan seiring dengan berjalannya waktu dan menimbulkan perbatasan antara keloid dengan kulit di sekitarnya. Keloid akan nampak melebar dan menonjol di permukaan kulit. Bila disentuh, keloid terasa lebih lembut, dibandingkan kulit di sekitarnya, bertekstur keras atau kenyal dan tidak beraturan, serta memiliki warna bervariasi.

Keloid Tumbuh Dalam Beberapa Bulan

Keloid tumbuh secara perlahan biasanya dalam waktu 2-12 bulan, atau bahkan dapat sampai bertahun-tahun. Tidak hanya mempengaruhi penampilan, keloid juga sering disertai dengan keluhan gatal, nyeri ketika disentuh dan mudah mengalami iritasi apabila terkena gesekan yang tentunya sangat mengganggu penderitanya. Keluhan gatal mulai akan berhenti ketika keloid berhenti bertumbuh.

Beberapa bagian tubuh yang sering mengalami keloid adalah bahu, dada bagian tengah, lengan bagian atas, punggung atas, bagian belakang leher dan telinga, namun tidak menutup kemungkinan untuk terjadi di bagian tubuh lainnya.

Penyebab Terjadinya Keloid

Sampai saat ini masih belum ditemukan penyebab pasti munculnya keloid pada orang-orang tertentu. Memang tidak semua orang akan mengalami pertumbuhan keloid. Ada beberapa faktor risiko untuk timbulnya keloid, yaitu :

  • Keturunan
    Keturunan juga disebut dapat meningkatkan risiko seseorang terkena keloid, seperti pada keturunan Afrika, Asia atau Amerika Latin. Jika Bunda memiliki riwayat keluarga yang mengalami keloid, maka juga Bunda berpotensi atau memiliki bakat untuk mengalami keloid.
  • Usia lebih muda dari 30 tahun
  • Kehamilan

Cara Mengobati Keloid

Salah Satu Cara Mengobati Keloid Dengan Laser Treatment

Salah Satu Cara Mengobati Keloid Dengan Terapi Laser

Ada beberapa cara untuk menghilangkan keloid. Bunda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan biopsi jika diperlukan untuk memastikan apakah benjolan di kulit tersebut merupakan tumor atau keloid. Terapi yang diberikan bergantung pada lokasi, ukuran dan kedalaman keloid Bunda.

1. Pembedahan

Pembedahan merupakan cara yang efektif untuk menghilangkan keloid secara cepat. Dokter akan melakukan pemotongan keloid tersebut. Namun, karena keloid merupakan respon alami tubuh untuk memperbaiki luka, meskipun cara ini dapat menghilangkan keloid, tapi prosedur operasi juga dapat meningkatkan risiko untuk munculnya keloid yang baru. Hampir sekitar 100% kasus keloid muncul kembali setelah melakukan pembedahan. Biasanya dokter akan memberikan perawatan tambahan atau kombinasi obat injeksi untuk mencegah keloid muncul kembali.

Setelah melakukan pengangkatan keloid, dokter mungkin akan meminta Bunda untuk melakukan penekanan di area keloid yang telah diangkat dengan balutan, atau perban. Hal ini bertujuan untuk mengurangi aliran darah dan diharapkan mencegah keloid muncul kembali. Cara ini cukup efektif loh Bund, Sekitar 90 sampai 100% pasien yang menjalani pembedahan berhasil mencegah munculnya keloid kembali. Namun, cara ini sering membuat penggunanya menjadi tidak nyaman dan dibutuhkan kesabaran untuk rutin menggunakannya.

Hasil maksimal dapat diperoleh dengan pemakaian hingga 16 jam per hari, selama 6 hingga 12 bulan. Penggunaan anting khusus juga direkomendasikan pada pasien setelah menjalani pengangkatan keloid pada bekas tindik di telinga.

2. Radiasi

Radiasi biasa dilakukan setelah melakukan pembedahan keloid. Radiasi dapat dilakukan segera setelah pembedahan, keesokan harinya atau seminggu kemudian. Terapi radiasi dikatakan efektif dan cukup aman untuk menyembuhkan dan memperbaiki keloid dan mencegahnya muncul kembali. Radiasi bisa digunakan sebagai perawatan tunggal, namun hasilnya lebih baik jika digunakan setelah pembedahan.

3. Pemberian kortikosteroid injeksi

Kortikosteroid dikenal dengan obat antiinflamasi atau antiperadangan. Terapi juga dikatakan cukup efektif untuk mengatasi keloid, sekitar 50 sampai 80% keloid menyusut setelah mendapatkan suntikan kortikosteroid, sayangnya dapat tumbuh kembali dalam waktu 5 tahun. Biasanya penyuntikan dilakukan setiap 4 sampai 8 minggu sekali. Suntikan langsung diberikan ke dalam keloid. Namun, yang perlu diketahui penggunaan kortikosteroid dapat meruba warnah keloid menjadi lebih merah akibat stimulasi pembentukan pembuluh darah yang baru. Pastikan Bunda melakukan perawatan ini hanya dengan dokter spesialis bedah plastik ya.

4. Laser

Cara ini aman dan tidak menimbulkan nyeri dibandingkan dengan suntikan kortikosteroid, namun diperlukan beberapa sesi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Laser dapat mengurangi ketinggian dan memudarkan warna dari keloid. Dokter mungkin juga akan memberikan perawatan kombinasi untuk memaksimalkan hasil terapi.

5.Cyrotherapy

Cyrotherapy merupakan salah satu cara yang digunakan untuk merusak sel-sel keloid dengan membekukannya menggunakan nitrogen cair, sehingga akan mempengaruhi pembuluh darah di sekitarnya dan menyebabkan sel kolagen mati. Perawatan ini biasanya bisa dipilih pada ukuran keloid yang berukuran kecil. Melakukan Cyrotherapy sebelum atau sesudah menerima suntikan kortikosteroid dapat mengurangi ukuran dari keloid dan membuat injeksi dapat bekerja lebih efektif. Hasil yang maksimal biasanya diperoleh setelah melakukan 3 kali atau lebih Cyrotherapy.
Namun, lagi-lagi perawatan ini juga dapat menimbulkan efek samping berupa bekas luka berwarna gelap pada permukaan kulit atau hilangnya zat warna kulit (depigmentasi). Rasa nyeri juga dirasakan selama proses tindakan Cyrotherapy.

6.Penggunaan Silikon gel

Silikon gel merupakan lembaran tipis yang terbuat dari silikon gel yang dikatakan mampu menghilangkan bekas lupa termasuk keloid. American Academy of Dermatology menyatakan 34% pengguna mendapatkan hasil jaringan parut yang rata, jika silikon gel digunakan setiap hari selama 6 bulan. Namun, beberapa dokter mengatakan penggunaan silikon gel ini belum efektif untuk mengobati keloid.

Cara Mencegah Keloid

cara menghilangkan keloid secara alami

cara menghilangkan keloid secara alami

Lebih baik mencegah daripada mengobati, tentunya Bunda sudah sering mendengar nasihat ini. Tidak terkecuali untuk keloid, lebih baik mencegah munculnya keloid dibandingkan harus mengobatinya, karena sampai saat ini cukup sulit untuk mengobati keloid. Meskipun keloid merupakan kondisi yang tidak membahayakan kesehatan Bunda, tapi mungkin akan mengganggu penampilan Bunda. Simak beberapa tips yang bisa Bunda terapkan untuk mencegah munculnya keloid, khususnya bagi Bunda yang memiliki bakat keloid.

  • Cegah agar kulit tidak terluka

Hindari melakukan tindik telinga, atau membuat tato pada tubuh. Kegiatan tersebut memicu tubuh untuk memperbaiki jaringan yang luka dan berisiko menimbulkan jaringan parut atau keloid. Jika akan melakukan tindik telinga, gunakan anting khusus (anting bertekanan) untuk mengurangi munculnya keloid pada bekas tindikan di telinga.

  • Lakukan Perawatan Luka Segera

Bagi para Bunda yang rentan mengalami keloid, jika ada luka segeralah berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan perawatan luka yang tepat agar tidak menjadi keloid.

  • Konsultasi Dengan Dokter 

Beritahu dokter jika Bunda memiliki bakat keloid ketika berencana untuk melakukan operasi

  • Hindari paparan sinar matahari langsung

Jika Bunda memiliki luka, rawat luka dengan baik dan hindari paparan sinar matahari langsung. Paparan luka dengan sinar matahari dapat mengubah warna jaringan parut tersebut, sehingga akan nampak lebih gelap dibandingkan warna kulit di sekitarnya.

Tips Menghilangkan Keloid Secara Alami

Meskipun belum ada penelitian khusus yang membahas penggunaan bahan alami untuk mengatasi keloid, tapi tidak ada salahnya untuk dicoba ya Bund, siapa tahu cara ini bekerja baik di kulit Bunda.

1. Bawang putih

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Bawang Putih

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Bawang Putih

Tips pertama Bunda bisa mencoba cara menghilangkan keloid dengan bawang putih. Tidak hanya dijadikan bumbu masak di dapur, ternyata bawang putih dipercaya dapat membantu mengurangi keloid. Caranya dengan mengoleskan 1 sampai 2 siung bawang putih yang telah dihancurkan pada bekas luka dan biarkan selama 15 menit dan cuci dengan air hangat. Sebaiknya dilakukan 2 kali dalam sehari.

2. Madu

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Madu

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Madu

Madu memiliki kandungan vitamin C yang dapat membantu proses penyembuhan luka dan menyamarkan bekas luka. Madu juga bertindak sebagai pelembap dan dapat mengatasi iritasi kulit, selain itu madu juga dikatakan dapat mencegah sel-sel mati terakumulasi pada daerah luka. Oleskan madu segar pada bekas luka, pijat lembut dan biarkan sekitar 30 menit, lalu bials dengan air hangat. Bunda bisa mengoleskan madu dua kali sehari selama beberapa minggu.

3. Bawang merah

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Bawang Merah

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Bawang Merah

Bawang merah dikatakan dapat menghentikan sel yang berperan dalam menghasilkan jaringan parut. Potong bawang merah dan peras air bawang merah, Bunda dapat menggunakan bantuan kain bersih. Oleskan air perasan bawang merah pada area keloid, diamkan beberapa saat dan bilas dengan air bersih. Ulangi sebanyak 3 sampai 4 kali dalam sehari.

4. Lidah Buaya

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Lidah Buaya

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Lidah Buaya

Tidak hanya baik untuk rambut, ternyata lidah buaya juga sangat bagus untuk kulit. Penggunaan lendir atau gel lidah buaya secara rutin dapat membantu meregenerasi kulit yang rusak.

5. Jeruk lemon

Menghilangkan Keloid Dengan Lemon

Menghilangkan Keloid Dengan Lemon

Jeruk lemon mengandung Vitamin C yang ampuh untuk mengurangi ukuran keloid. Caranya dengan mengoleskan sari lemon di atas keloid dan diamkan selama 30 menit dan bilas dengan air hangat. Bunda mungkin akan merasakan gatal ketika proses pendiaman, hal itu merupakan reaksi yang wajar jika air lemon mengenai kulit.

6. Cuka apel

Mengobati Keloid Dengan Cuka Apel

Mengobati Keloid Dengan Cuka Apel

Cuka apel juga dipercaya dapat membantu menghilangkan keloid. Campurkan 2 sendok teh cuka apel dan 1 sendok teh air, dan oleskan ke area keloid. Lakukan 3 sampai 4 kali dalam sehari

7.  Minyak Zaitun

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Minyak Zaitun

Cara Menghilangkan Keloid Dengan Minyak Zaitun

Berikutnya Bunda bisa mencoba cara menghilangkan keloid dengan minyak zaitun. Cara alami ini sudah digunakan sejak dulu untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Minyak zaitun kaya akan asam oleat yang berfungsi sebagai anti peradangan, sangat baik untuk mengatasi masalah keloid pada kulit.

Berdasarkan sebuah studi dari International Journal of Cosmetic Science, pengaplikasian minyak zaitun secara teratur selama 8 minggu dapat menyamarkan bekas luka.

Selain itu, minyak zaitun mengoptimalkan produksi collagen yang berperan penting dalam mengembalikan elastisitas kulit sekaligus melembabkan dan melindungi sehingga mempercepat penyembuhan bekas luka.

Tips Memilih Produk Minyak Zaitun : 

Ada banyak merk minyak zaitun terbaik dipasaran saat ini yang bisa bunda coba, namun pastikan Bunda memilih produk berlabel “Extra Virgin Olive Oil”.  Karena ini adalah jenis minyak zaitun dengan kualitas terbaik.  Hal ini disebabkan minyak dihasilkan  dengan proses pengolahan cold pressing sehingga kandungan nutrisinya tetap terjaga. Menghasilkan minyak yang murni dan kaya antioksidan.

Gimana Bunda, membantu bukan? Meskipun beberapa sumber mengatakan untuk menggunakan bahan alami, namun kami sarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis profesional terlebih dahulu. Penanganan medis merupakan pilihan pertama dari berbagai cara untuk menghilangkan keloid. Pastikan juga Bunda menerapkan tips-tips untuk mencegah timbulnya keloid. Semoga informasi kami kali ini bermanfaat ya Bund. Ikuti terus website kami untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *