9 Cara Menghilangkan Kutu Rambut Pada Anak Anak Secara Alami

2 bulan lalu, by duniabunda

cara menghilangkan kutu rambut secara alami

Si kecil mempunyai kutu rambut dan susah dihilangkan bunda? Jangan stress dulu ya bund, karena kutu rambut memang biasanya banyak ditemui pada anak anak karena tertular di sekolahnya. Ada banyak cara untuk menghilangkan kutu rambut baik secara alami maupun obat. Jika ditangani dengan tepat maka kutu rambut dan telurnya bisa hilang secara permanen tanpa merusak rambut.
Pengobatan secara alami biasanya tanpa menimbulkan efek samping. Ada beberapa pilihan untuk menghilangkan kutu rambut secara alami yaitu dari menggunakan daun sirih, jeruk nipis dan ada juga yang memakai garam.

Bagaimana Kutu Rambut dapat Menular Pada Anak Anak

Kutu rambut merupakan serangga yang dapat menghisap darah dari kulit kepala. Kutu betina dapat menghasilkan banyak telur (mencapai 6 buah sehari), sehingga jumlah kutu dapat meningkat dalam waktu yang singkat. Telur kutu akan menempel di rambut, dan menetas sekitar 8 hari kemudian. Pergaulan si kecil di masyarakat atau pun di sekolah tidak bisa Bunda batasi, oleh karena itu tidak jarang ditemukan kutu rambut pada anak-anak. Biasanya si kecil akan mengeluh gatal pada kulit kepala akibat air liur atau gigitan yang dihasilkan oleh kutu tersebut. Namun, apakah Bunda tahu bahaya dibalik kutu rambut?

Kutu rambut (Pulex irritans) adalah sejenis parasit yang mencari makan melalui kulit kepala atau leher dengan menghisap darah manusia. Serangga ini memiliki ukuran hampir sama seperti biji wijen. Cara penularannya pun sangat mudah dan cepat, karena ia dapat melompat dari kepala ke kepala melalui topi, jepit rambut, bantal, handuk, atau perlengkapan lainnya. Jadi, bukan hanya karena tidak menjaga kebersihan diri ya Bund. Selain gatal, tidak jarang adanya kutu rambut membuat si kecil menjadi minder. Kutu rambut harus segera dibasmi, karena dapat menimbulkan berbagai efek yang merugikan. Apa saja bahayanya? Yuk Bund, simak ulasan kami lebih lanjut.

Bahaya kutu rambut

  1. Risiko infeksi di kulit kepala. Rasa gatal akan memicu si kecil untuk menggaruk kulit kepala dan bisa menyebabkan luka pada kulit kepala. Luka ini dapat berisiko terinfeksi.
  2. Mudah menular pada orang lain atau keluarga.
  3. Tidur menjadi terganggu. Hal ini disebabkan aktivitas kutu rambut meningkat pada malam hari, sehingga si kecil akan merasa sangat gatal dan mengganggu tidurnya.
  4. Mengurangi kepercayaan diri

Apakah gejala jika si kecil terkena kutu rambut?

  1. Gatal, si kecil akan terlihat sering menggaruk kepalanya. Rasa gatal biasanya baru terasa setelah kutu rambut berada di kepala sekitar 2 sampai 6 minggu.
  2. Terasa ada yang bergerak atau berjalan-jalan di kulit kepala
  3. Kulit kepala atau kulit di sekitar leher berwarna merah, bahkan bisa terjadi pembengkakan apalagi jika kulit sudah terinfeksi akibat luka garukan.
  4. Nyeri
  5. Si kecil menjadi sulit tidur

Bagaimana cara menghilangkan kutu rambut pada si kecil?

Kutu ini tidak dapat hilang dengan sendirinya, oleh karena itu membutuhkan beberapa penanganan khusus. Kutu rambut harus dibasmi dengan cepat, karena jika tidak kutu rambut akan semakin merajalela. Bunda bisa menggunakan obat kutu yang sudah banyak di jual di apotek atau toko obat. Namun, jika Bunda kesulitan mendapatkan obat kutu, Bunda dapat menggunakan cara-cara alami untuk membasmi kutu rambut.

1.Menggunakan obat kutu yang dapat dibeli di apotek atau toko obat.

Salah satu merk obat kutu yang terkenal adalah Peditox yang mengandung bahan aktif Permethrin 1% yang merupakan golongan antiparasit. Obat ini cukup diaplikasikan satu kali untuk membunuh kutu dan telurnya, sehingga tidak boleh digunakan secara rutin.
Cara pakai Peditox:

  • Cucilah rambut si kecil dengan shampoo seperti biasanya dan keringkan dengan handuk
  • Usapkan Peditox ke seluruh rambut, kulit kepala dan daerah di belakang telinga dan leher bagian belakang.
  • Diamkan rambut selama 10 menit (tidak boleh lebih lama)
  • Bilas rambut dengan air atau air hangat, dan keringkan dengan handuk
  • Sisir rambut dengan sisir serit untuk membantu mengeluarkan kutu dan telur yang masih tertinggal di rambut

Penggunaan Peditox dapat diulangi dengan selang waktu 7 sampai 10 hari (lebih direkomendasikan hari ke-9, sesuai dengan siklus hidup kutu rambut) dari pemakaian pertama, jika masih terdapat kutu rambut yang masih hidup. Selama proses penggunaannya pastikan tidak terkena mata, hidung, atau membran mukosa si kecil ya Bund.
Efek samping yang mungkin muncul dari penggunaan obat ini adalah rasa tidak nyaman pada kulit kepala, rasa panas, mati rasa atau seperti sensasi kesemutan pada kulit. Pada kulit dapat menyebabkan gatal, atau kemerahan. Namun, tidak semua pengguna akan mengalami efek samping tersebut ya Bund.

2.Menyisir rambut dengan sisir kutu (sisir serit)

sisir serit untuk menghilangkan kutu rambut

sisir serit untuk menghilangkan kutu rambut

Menyisir dengan sisir serit ketika rambut masih basah dapat membantu menghilangkan telur yang menempel di helai rambut. Telur kutu dapat berwarna putih, kekuningan hingga coklat. Sekilas telur kutu nampak mirip dengan ketombe. Perbedaannya adalah ketombe dapat dengan mudah jatuh dari helaian rambut, sedangkan telur kutu disiapkan untuk menempel di helai rambut agar mendapatkan suhu yang cukup hangat untuk menetas. Hal ini menyebabkan telur kutu tidak akan lepas dengan keramas.

Apakah ada cara menghilangkan kutu rambut secara alami?

Jika Bunda kesulitan mendapatkan obat kutu di pasaran atau si kecil alergi dengan obat kutu, maka Bunda bisa mencoba cara alami untuk membasmi kutu rambut.

1.Minyak zaitun

Minyak zaitun dipercaya dapat membantu membasmi kutu rambut. Keramaslah terlebih dahulu dengan shampoo dan air, lalu keringkan. Oleskan minyak zaitun secukupnya pada kulit kepala dan berikan pijatan lembut. Tutup kepala si kecil menggunakan shower cap dan biarkan semalaman. Setelah bangun pagi, bersihkan rambut dengan shampoo.

2.Lemon

Seperti yang kita ketahui jeruk lemon memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Hal ini yang menyebabkan lemon memiliki sifat asam yang kuat dan bisa membasmi kutu. Peras air buah lemon sebanyak 2 buah dan dicampur dengan air bersih sebanyak 100 ml. Teteskan air lemon terebut pada kulit kepala si kecil sambil dipijat lembut sekitar 5 sampai 10 menit, lalu diamkan lagi selama 30 sampai 40 menit. Setelah itu keramaslah dengan air hangat. Bunda juga dapat mencampurkan jeruk lemon dengan bawang putih.

3.Bawang putih

Selain dijadikan bahan utama untuk memasak, ternyata bawang putih juga merupakan salah satu cara menghilangkan kutu rambut si kecil secara alami. Caranya mudah, kupas 10 siung bawah putih dan digiling hingga halus. Bawang putih yang telah halus dicampur dengan 3 sendok teh perasan air jeruk nipis. Oleskan pada kulit kepala hingga merata, dan tutup kepala si kecil dengan shower cap dan diamkan selama 30 menit. Setelah 30 menit, bersihkan rambut si kecil dengan shampoo. Jika menggunakan cara ini, mungkin si kecil agak tidak nyaman dengan baunya dan dapat menimbulkan rasa panas di kulit kepala.

4.Minyak kelapa

Ternyata minyak kelapa tidak hanya bermanfaat untuk merawat rambut kering, tapi juga bisa digunakan untuk membasmi kutu rambut. Hangatkan sekitar 2 sendok makan minyak kepala dan oleskan secukupnya pada kulit kepala anak sambil diberikan pijatan lembut di kulit kepala. Tutup kepala si kecil dengan shower cap dan diamkan semalaman. Setelah bangun tidur, bersihkan rambut si kecil dengan shampoo.

5.Minyak kayu putih dan jeruk nipis.

Bunda bisa mencoba cara ini dengan mencampurkan minyak kayu putih dan jeruk nipis. Setelah kedua bahan dicampur, usapkan ke rambut si kecil dan diamkan sekitar 2 jam. Bilas hingga bersih dan gunakan sisir serit untuk mengeluarkan kutu dari rambut.

6.Alkohol 70%

Tidak hanya sebagai antiseptik, alkohol 70% juga bisa digunakan untuk membasmi kutu rambut dan telurnya. Penggunaannya harus hati-hati ya Bund, jangan sampai terkena mata si kecil. Usapkan alkohol secukupnya pada kulit kepala si kecil dan pijit dengan lembut, diamkan sekitar 20 sampai 30 menit. Setelah itu, gunakan sisir serit untuk mengeluarkan kutu dari rambut dan bersihkan rambut dengan shampo. Penggunaan alkohol juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit, jadi jika kulit si kecil sensitif, sebaiknya Bunda tidak menggunakan cara ini.

7.Mayonnaise

Kandungan nabati pada mayonnaise dapat membasmi kutu rambut. Oleskan mayonnaise secukupnya ke kulit kepala si kecil sambil diberi pijatan lembut. Tutup kepala dengan shower cap dan diamkan kurang lebih selama 30 menit. Setelah itu, bersihkan rambut si kecil dengan shampoo.

8.Daun sirih

Nah cara menghilangkan kutu rambut secara alami dikenal sejak dahulu adalah daun sirih. Daun sirih dikenal mempunyai banyak manfaat, salah satunya adalah dapat membasmi kutu rambut. Caranya pun mudah, Bunda dapat menghaluskan daun sirih dan campurkan dengan minyak kelapa atau minyak zaitun. Usapkan ke kulit kepala si kecil dan diamkan beberapa saat sebelum dibilas.

9.Petroleum jelly

Bunda dapat mengoleskan petroleum jelly ke kulit kepala si kecil sambil dipijat ringan. Setelah merata, tutup rambut menggunakan shower cap dan diamkan semalaman. Keesokan harinya, cuci rambut si kecil dengan shampoo.

Apakah Aman Menggunakan Kapur Ajaib untuk menghilangkan Kutu Rambut?

Kapur Ajaib sejatinya digunakan untuk membunuh kecoa dan serangga yang mengganggu dan tentunya terdapat kandungan yang akan berbahaya jika tertelan oleh manusia. Jadi menurut Dunia Bunda sendiri sebaiknya tidak menggunakan bahan ini untuk mengobati kutu rambut apalagi pada anak anak karena dikhawatirkan akan tertelan oleh mereka dan membahayakan.

Lalu, bagaimana cara mencegah agar si kecil tidak tertular lagi?

  1. Rutin melakukan pengecekan pada kepala si kecil agar kutu tidak berkembang biak lebih banyak lagi
  2. Telur kutu dapat menempel pada pakaian atau perlengkapan yang digunakan si kecil. Bersihkan secara menyeluruh mulai dari baju, topi, seprai, handuk, sisir, dan aksesoris rambut yang digunakan si kecil dengan air panas untuk membunuh kutu dan telurnya. Namun, untuk barang-barang yang tidak dapat dicuci, maka Bunda dapat memasukkannya dalam kantong plastik klip dan ditutup minimal selama 4 minggu atau lebih.
  3. Beritahu si kecil untuk tidak menggunakan topi, sisir atau aksesoris rambut milik anak lain.
  4. Hindari menggunakan perlengkapan mandi secara bersama-sama
  5. Jika ada salah satu anggota keluarga yang terkena kutu, maka Bunda wajib melakukan pemeriksaan pada anggota keluarga yang lainnya dan obatilah sampai tuntas untuk mencegah penularannya kembali.
  6. Jika si kecil sudah sekolah, Bunda bisa melaporkan ke pihak sekolah untuk melakukan pengecekan kepada anak lain agar tidak terjadi penularan lagi.

Penyebaran kutu rambut memang terjadi sangat cepat dan mudah, apalagi jika anak sudah memasuki usia sekolah. Jika ditemukan kutu rambut pada si kecil, harus segera diobati ya Bund. Bunda dapat menggunakan obat kutu atau mencoba dengan bahan-bahan alami yang mudah Bunda dapatkan. Namun, jika cara-cara tersebut belum berhasil, maka kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Semoga informasi kali ini bermanfaat ya Bund. Ikuti terus website kami untuk mendapatkan informasi bermanfaat dan menarik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *