11 Cara Efektif Menghilangkan Panu Pada Anak Dengan Bahan Alami

3 minggu lalu, by duniabunda

cara efektif menghilangkan panu pada anak

Panu adalah salah satu masalah pada kulit yang bisa menyerang siapa saja, tidak terkecuali anak-anak. Ada banyak cara untuk menghilangkan panu pada anak.  Salah satunya dengan menggunakan obat penghilang panu yang dapat dibeli bebas diapotik.

Namun, selain menggunakan obat-obatan, ternyata Bunda tidak boleh meremehkan khasiat dari bahan-bahan alami. Selain harga yang cenderung lebih terjangkau dan mudah didapat, penggunaan bahan alami lebih aman karena bebas efek samping. Hal ini yang menyebabkan bahan alami menjadi alternatif terbaik untuk mengatasi panu pada si kecil.

Apa Itu Panu?

Merupakan sebuah infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur dan hidup pada jaringan mati dari kulit, rambut, maupun kuku. Bahkan, tidak jarang panu menyerang area kulit kepala.

Nyatanya, panu sendiri bisa dialami oleh manusia maupun hewan. Infeksi ini awalnya muncul sebagai bercak berwarna lebih muda daripada permukaan kulit kemudian menyebar ke daerah lainnya. Maka dari itu, tidak heran kalau panu bisa mencakup area tubuh yang luas.

Gejala Panu

Kini, Bunda bisa memahami kalau panu bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa. Ada beberapa gejala panu yang menyerang kesehatan kulit secara perlahan. Apa sajakah itu?

  • Bercak-bercak dengan warna lebih muda pada kulit yang berwarna gelap. Pada kulit terang, bercak-bercak ini justru berwarna lebih gelap.
  • Terasa sisik yang tipis dan halus ketika diraba perlahan
  • Dibarengi dengan keluhan gatal-gatal ketika berkeringat
  • Berbentuk bulat maupun tidak bulat, terkadang memiliki batas tegas serta tidak tegas
  • Bercak-bercak ini bisa dilihat pada tempat-tempat tertentu, seperti lipatan paha, kaki, perut, kulit kepala, leher, hingga wajah maupun tangan.

Penyebab Panu Pada Anak

Sebelum mencari tahu cara menghilangkan panu pada anak menggunakan bahan alami, sebaiknya kenali dahulu penyebab munculnya masalah kulit yang satu ini.

Tidak dapat dipungkiri bahwa panu disebabkan oleh jamur yang hinggap dan tinggal di area penuh kelembapan. Beberapa kondisi anak Bunda bisa mendukung pertumbuhan Malassezia furfur sebagai biang dari panu.

1.  Mandi yang kurang bersih

Pernahkah Bunda melihat si kecil yang mandi cepat-cepat atau suka terburu-buru hanya karena tidak ingin melewatkan acara kartun TV favoritnya?

Ketika hal tersebut berlangsung dalam jangka waktu yang lama, Bunda juga ikut melihat kalau perlahan-lahan kulit anak mengindikasikan adanya panu dari hari ke hari.

Mandi bebek atau asal-asalan menyebabkan beberapa lipatan tubuh tidak tersentuh oleh sabun dengan baik. Hal ini memicu lingkungan yang lembap dan mudah dihinggapi oleh jamur.

Baca juga Rekomendasi Sabun Mandi Yang Bagus Untuk Bayi dan Balita berikut

2.  Tidak langsung mengganti pakaian sepulang sekolah

Anak-anak juga punya kebiasaan lain yang mudah memicu tumbuhnya panu pada kulit. Kebiasaan ini biasanya terjadi setelah mereka pulang dari sekolah atau bermain di luar rumah.

Mereka merasa malas untuk segera mandi atau sekadar ganti baju. Padahal, aktivitas di sekolah maupun bermain bersama teman-temannya mampu menghasilkan banyak keringat.

Apabila sudah telanjur dan dibiarkan saja, semakin hari panu bekerja memperparah kondisi kulit anak-anak. Keadaan kotor dan lembap pada kulit merupakan lingkungan yang amat disukai oleh jamur Malassezia.

3. Lingkungan dan cuaca tidak mendukung

Satu waktu Bunda pasti pernah memperhatikan bahwa cuaca sempat terasa lebih panas daripada biasanya. Pada saat yang bersamaan, si kecil sedang asyik bermain di luar rumah.

Cuaca yang terlalu panas bisa-bisa memancing debu dan kotoran untuk hinggap di tubuh anak-anak. Apabila tidak rajin-rajin untuk mandi setelah menghadapi cuaca panas yang kebetulan lebih ekstrem, hati-hati dengan kondisi kulit rawan terkena panu.

Lingkungan yang tidak mendukung untuk anak dan malah mendukung pertumbuhan jamur sebaiknya harus diwaspadai dengan pencegahan, seperti rajin mandi dan mengganti pakaian.

4. Sistem imunitas menurun

Di samping cuaca ekstrem yang tiba-tiba menyerang anak-anak selama beraktivitas, pertumbuhan panu pada kulitnya bisa dibarengi dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Adanya jamur Malassezia nyatanya menekan sistem imun si kecil menjadi semakin rentan mengalami panu yang mengganggu.

Apalagi anak-anak di awal sudah tidak enak badan dan harus berkompromi melawan jamur penyebab panu. Tentu harus butuh kekebalan yang ekstra, bukan? Namun, sayangnya imunitas harus mengalah terlebih dahulu untuk membiarkan panu semakin bertumbuh.

Cara Menghilangkan Panu Pada Anak Dengan Bahan Alami

 cara alami untuk menghilangkan panu pada anak


cara alami untuk menghilangkan panu pada anak

1.  Jeruk nipis

Bahan yang satu ini memiliki kandungan senyawa vitamin C sekaligus flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan paling kuat.

Keduanya bekerja secara sinergis untuk melawan jamur ataupun bakteri yang membandel pada kulit si kecil. Selain itu, kandungannya membantu mengencangkan dan menghaluskan kulit.

Menggunakan jeruk nipis untuk mengatasi panu memang sudah biasa digunakan sejak lama. Maka dari itu, pengobatannya aman untuk anak-anak.

Berikut cara meracik obat panu dari jeruk nipis:

  • Siapkan bahan-bahan berupa belerang serta jeruk nipis. Belerang bisa dibeli lewat apotek maupun sumbernya.
  • Campurkan 1 sendok makan belerang dan 1 sendok makan air perasan dari jeruk nipis.
  • Aduk sampai rata dan teksturnya menjadi krim.
  • Oleskan pada bagian-bagian yang membutuhkan.
  • Diamkan beberapa saat sampai obat menjadi kering kemudian basuh dengan air hangat.

2. Lengkuas

Selain bermanfaat sebagai bumbu dan rempah masakan yang paling banyak digunakan, lengkuas mampu menjadi obat yang ampuh dalam mengatasi panu.

Di dalam lengkuas terdapat kandungan emodin, zat besi, quercetin, fitonutrien, vitamin A, galangin, sekaligus beta sitosterol.

Seluruh senyawa di atas akan berdampak pada produksi keringat yang sedikit supaya jamur tidak bisa berkembang biak di permukaan kulit.

Cara membuat racikan obat lengkuas juga cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya:

  • Lengkuas 2 ruas jari dihaluskan bersama garam sebanyak 1 sendok teh.
  • Racikan ini dioleskan pada area yang terkena panu.
  • Tunggu sebentar dan biarkan mengering. Bilas dengan air hangat.

Atau, Bunda bisa menggunakan cara berikut:

  • Lengkuas dikupas kemudian dihaluskan.
  • Usap-usap secara langsung pada bagian tubuh anak yang terdapat panu selama 5 menit.
  • Gunakan hingga 2 kali sehari supaya senyawa di dalamnya dapat membasmi lebih cepat dan maksimal.

3. Kunyit

Rempah-rempah yang satu ini memang bisa Bunda temukan dengan mudah di seluruh wilayah Indonesia. Menjadi obat khas leluhur untuk mengobat panu yang membandel pada anak.

Mengandung curcumin dan minyak volatile yang bekerja membunuh jamur serta antioksidan dalam menangkal radikal bebas.

Kunyit dapat dipakai untuk mengobati panu coklat atau putih. Bunda bisa membuat racikannya dengan cara berikut:

  • Kunyit sebanyak 1 ruas jari dikupas dan dicuci.
  • Usap-usap pada bagian yang ditumbuhi jamur hingga 5 menit.
  • Biarkan beberapa saat sampai kering kemudian bilas dengan air hangat.

4.  Bawang putih

Dikenal sebagai salah satu obat panu yang manjur karena sifatnya sebagai antibakteri sekaligus antiinflamasi. Beragam kandungannya dapat mengatasi panu pada anak.

Karena sifatnya agak panas, sebaiknya jangan gunakan bawang putih terlalu banyak pada anak-anak. Ambil secukupnya untuk diracik dan digunakan pada kulit yang berjamur.

Cara menghilangkan panu pada anak dengan bawang putih dilakukan melalui langkah-langkah berikut:

  • Haluskan satu keping atau satu siung bawang putih.
  • Sari-sarinya kemudian bisa dioleskan pada area tertentu dengan panu.
  • Biarkan 15 sampai 20 menit kemudian bilas area tersebut dengan air hangat.

5. Lidah buaya

Mengandung senyawa antiinflamasi yang bekerja aktif dalam mengobati panu supaya tidak lagi mengganggu anak-anak.

Dengan sensasi yang dingin, anak-anak akan jauh lebih rileks ketika diobati dengan lidah buaya. Selain itu, lingkungan dingin dapat menghentikan pertumbuhan jamur.

Penggunaan lidah buaya dapat menurunkan produksi keringat sekaligus membantu memperbaiki pori-pori dalam menghindari lingkungan lembap.

Berikut cara mengolahnya sebagai obat panu:

  • Haluskan daging lidah buaya yang sudah dipisahkan dari kulitnya.
  • Oleskan cairan gel tersebut pada bagian-bagian yang terdapat panu.
  • Biarkan dan tunggu selama 10 menit, lalu bilas menggunakan air panas atau hangat.
  • Dengan selang waktu hingga 2 hari, lakukan sebanyak 2 kali seminggu.

6.  Belimbing wuluh

Menjadi bahan yang manjur dan bekerja efektif melawan panu dengan memanfaatkan sifatnya yang antijamur.

Nah, sifat antijamur ini mampu menghambat perkembangbiakan jamur sekaligus membunuhnya untuk mengatasi masalah kulit.

Daripada bahan-bahan lainnya, belimbing wuluh bisa dipakai secara rutin dan lebih sering. Untuk itu, Bunda harus ketahui cara membuat racikannya, yaitu:

  • Belimbing wuluh dipotong kecil-kecil kemudian ditempelkan pada bagian tubuh dengan panu.
  • Panu dipijat serta diusap dengan potongan tadi selama 5 menit.
  • Biarkan selama 2 menit sampai kering.
  • Basuh dengan air hangat sampai bersih.

7. Greek Yoghurt

Nah, cara menghilangkan panu pada anak  berikutnya adalah  dengan menggunakan Greek Yoghurt. Sebelum memulai pembuatan racikan obat, pastikan bahwa yoghurt yang Bunda pakai adalah Greek yoghurt atau plain yoghurt.

Hal ini disebabkan karena plain yoghurt mengandung probiotik dalam jumlah tinggi. Probiotik bekerja sebagai pembunuh bakteri atau kuman yang menyerang kulit.

Pertumbuhan jamur juga mampu dicegah dan dihambat apabila racikan dipakai secara rutin. Berikut cara membuatnya:

  • Beli yoghurt plain atau Greek yoghurt di toko terdekat.
  • Simpan di dalam kulkas sampai berubah menjadi lebih dingin.
  • Yoghurt bisa dioleskan pada panu dan didiamkan 25 sampai 30 menit.
  • Setelah itu, bilas sampai bersih dengan air hangat.

8. Tea tree oil

Tea tree oil bisa berasal dari pohon teh dengan bagian daun yang biasanya dipakai untuk mengobati penyakit kulit.

Dengan senyawa antiseptik sebagai kandungan utamanya, kinerjanya sangat aktif dan efektif dalam membunuh bakteri, virus, dan jamur.

Selain mengobati panu, si kecil akan merasa lebih rileks ketika memakai tea tree oil dalam mengatasi masalah kulitnya. Berikut cara meracik obat alami dari tea tree oil:

  • Campurkan 5 tetes minyak lavender, 1 sendok teh minyak kelapa, serta 5 tetes tea trea oil kemudian diaduk sampai rata.
  • Dengan menggunakan kapas, usapkan racikan tadi pada panu.
  • Supaya lebih maksimal, Bunda bisa menaburkan sedikit oregano ke dalam obat panu.

9. Minyak zaitun

Bahan alami satu ini juga banyak digunakan untuk mengatasi panu pada anak tanpa obat-obatan yang harus dibeli di apotek.

Mengandung antioksidan dan antiinflamasi yang mampu melawan radikal bebas, sehingga bagus untuk melawan jamur, bakteri, maupun virus pada kulit.

Hal ini akan meemperbaiki kerutan pada kulit supaya terlihat lebih kenyal dan kencang. Berikut cara meracik obat panu dari minyak zaitun:

  • Campurkan 1 sendok makan minyak zaitun dan 1 sendok makan madu.
  • Aduk sampai rata kemudian oleskan pada kulit yang terserang jamur panu.
  • Diamkan beberapa saat sampai mengering, lalu bilas dengan air hangat.

10.  Minyak oregano

Daun dan bunga dari tumbuhannya menghasilkan minyak sebagai salah satu sarana mengobati panu. Selain sedap untuk masakan, nyatanya pemakaian bahan ini dapar bermanfaat bagi penyakit.

Mengandung carvacrol yang mampu membasmi dan membunuh infeksi jamur, bakteri, maupun virus pengganggu kulit sehat.

Selain itu, anak dengan alergi pada kulit bisa menggunakan bahan ini untuk memperoleh hasil maksimal. Untuk penggunaannya, tidak perlu mencampurkannya dengan bahan lain.

Cukup oleskan ke bagian kulit yang terkena infeksi akibat panu. Diamkan beberapa saat sampai mengering kemudian bilas sampai bersih dengan air hangat.

11.  Minyak kelapa

Selain minyak oregano dan minyak zaitun, rupanya minyak kelapa juga menjadi bahan alami yang ampuh mengatasi panu pada anak.

Senyawa antibakterinya mampu melawan setiap organisme yang merugikan kulit dan berdampak pada kondisi panu.

Hal ini akan membasmi pertumbuhan jamur penyebab panu yang rentan menyebar ke permukaan kulit lainnya. Caranya, teteskan minyak kelapa pada bagian tubuh anak yang terkena panu secukupnya.

Diamkan minyak kelapa sampai betul-betul mengering dan bilas menggunakan air hangat untuk membersihkannya.

 

Cara menghilangkan panu pada anak bukan tidak mungkin lagi. Pasalnya, bahan-bahan di atas bisa jadi mudah ditemukan dan kandungannya mudah diserap secara langsung oleh tubuh.

Namun, tetap pastikan si kecil bisa diobati secara rutin. Bila keluhan tidak kunjung hilang atau semakin parah, sebaiknya segera hubungi dokter untuk berkonsultasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *