Cara Menyiasati Ibu Hamil Tidak Terbangun Kelaparan di Malam Hari

3 bulan lalu, by duniabunda

cara menyiasati ibu hamil terbangun karena lapar di malam hari

Salah satu keunikan dan ciri khas dari ibu hamil adalah kebiasaan untuk menyantap makanan dalam jumlah lebih banyak ketimbang biasanya. Kebiasaan ini sudah termasuk makanan berat maupun cemilan yang dikonsumsi ibu hamil. Hal ini disebabkan kebutuhan kalori yang meningkat seiring dengan pertumbuhan janin. Namun hal ini kerap mengganggu terutama pada jam istirahat di malam hari. Karena durasi waktu istirahat yang panjang, sehingga asupan makanan terkadang diperlukan di sela-selanya. Nah hal inilah yang menyebabkan ibu hamil kerap terbangun dimalam hari karena perut lapar.

Situasi ini cukup mengganggu karena ibu hamil memerlukan istirahat yang cukup. Selain itu terdapat beberapa kondisi ibu hamil susah untuk terlelap kembali setelah terbangun. Kurang tidur dapat mengganggu kondisi fisik ibu hamil.

Oleh karena itu, Bunda memerlukan siasat yang tepat untuk memenuhi dan mengatasi kondisi yang satu ini.

Kapan Ibu Hamil Sering Merasa Kelaparan?

Dilansir dari whattoexpect, ibu hamil merasakan adanya sering lapar ketika sudah melewati trimester pertama kehamilan. Tapi, masih banyak ditemui Bunda yang mengalami adanya transisi ketika memasuki trimester kedua. Tepatnya setelah morning sickness mulai berkurang hingga berakhir.

Selama mengandung, Bunda berpotensi untuk kelaparan setiap saat, terutama pada malam hari atau pagi-pagi sekali. Hal ini disebabkan oleh penurunan kadar gula darah bertahap akibat periode lebih lama di sela-sela waktu makan.

Mengapa Ibu Hamil Sering Merasa Kelaparan?

Jika disederhanakan, sebenarnya nafsu makan pada ibu hamil meningkat selama kehamilan berlangsung. Si kecil sedang bertumbuh dan menuntut lebih banyak makanan. Janin memberikan sinyal kepada Bunda untuk menambah asupan makanan.

Memasuki trimester kedua, Bunda harus menambah berat badan secara signifikan dan bertahap. Tujuannya agar kebutuhan nutrisi janin bisa terpenuhi secara optimal.

Ibu hamil dengan berat badan awal normal perlu menambah berat badan hingga 4-6 Kilogram selama trimester dua dan 3-4 Kilogram pada trimester ketiga.

Kondisi tersebut bisa tercapai bila Bunda menambahkan 300 sampai 350 kalori per hari dalam masa trimester kedua serta 500 kalori selama trimester ketiga sedang berlangsung.

Trimester pertama memang menjadi masa di mana janin masih kecil sehingga Bunda cukup sesuaikan dengan kemampuan asupan sehari-hari.

Cara Menyiasati Ibu Hamil Tidak Terbangun Karena Kelaparan di Malam Hari

 cara mengatasi lapar pada ibu hamil

cara mengatasi lapar pada ibu hamil

Memenuhi kebutuhan nafsu makan Bunda selama hamil memang mengalami kenaikan yang sungguh terlihat dari hari ke hari. Bunda harus menjaga ketenangan dan tetap bijak ketika menghadapi situasi ini. Ketahui dan tetap ingat bahwa setiap kali makan, ada si kecil di dalam perut yang ikut menikmatinya.

Berikut ini beberapa tips yang bisa Bunda coba terkait mengontrol kondisi tubuh agar tidak terbangun karena lapar di malam hari:

1. Periksa kebutuhan kalori Bunda saat hamil

Sebagian ibu hamil tidak memerlukan kalori tambahan yang terlalu banyak saat berada di trimester pertama. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kebutuhan kalori dan berat badan harus bisa dipenuhi pada setiap trimester kehamilan.

Bunda bisa menggunakan alat bantu berupa aplikasi penghitung kalori. Makanan dalam satu hari bisa dicatat dan dihitung sebagai sarana acuan makan selama kehamilan. Kalori yang terkontrol bisa menjaga Bunda kenyang seharian sembari memaksimalkan istirahat di malam hari.

2. Jaga tubuh agar tetap terhidrasi

Selama hamil, Bunda membutuhkan asupan cairan yang juga lebih banyak daripada biasanya. Janin yang sedang berkembang ikut berdampak pada hubungan antara rasa lapar sekaligus dehidrasi. Kecukupan hidrasi bisa dipenuhi dengan rutin minum 8 sampai 10 gelas air mineral dalam satu hari

Volumenya mampu disesuaikan apabila Bunda punya aktivitas fisik tertentu yang menunjang kehamilan, seperti olahraga maupun senam ibu hamil. Ketika berada di bawah cuaca panas dan banyak berkeringat, bawalah botol air minum yang mudah dibawa serta dikonsumsi di mana saja. Selain itu Ibu hamil juga bisa menkonsumsi air kelapa. Terdapat berbagai manfaat air kelapa bagi ibu hamil.

Namun, Bunda perlu menjauhi sumber hidrasi berupa minuman bersoda. Salah satu dampaknya adalah peningkatan gula dan rasa lapar tanpa memberikan zat gizi esensial bagi ibu hamil. Kalori yang dihasilkan juga tidak sebanding dengan yang sebenarnya Bunda butuhkan setiap hari.

3. Jaga asupan makan tetap sehat dan bernutrisi

Pastikan bahwa makanan yang dikonsumsi memberikan nilai gizi terbaik untuk ibu hamil daripada hanya mengenyangkan. Bunda bisa mengombinasikan karbohidrat yang tinggi serat bersama protein maupun lemak sehat. Contohnya adalah buah dan biji-bijian dengan produk susu atau kacang-kacangan.

Di samping itu, maksimalkan bahan pangan utuh dan cukup sesuaikan porsi makanan olahan. Salad sayur dan buah memberikan kecukupan serat yang padat mengenyangkan daripada sepiring pasta dengan bumbu dan perasa.

Tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan dan mengonsumsi bahan pangan organik yang bebas pestisida, antibiotik, maupun zat aditif. Produk organik dikenal mampu memberikan ketenangan psikologis dan rasa kenyang optimal.

4. Makan dalam porsi kecil, tetapi frekuensi sering

ibu hamil sebaiknya makan dalam porsi kecil tapi sering

ibu hamil sebaiknya makan dalam porsi kecil tapi sering

Coba Bunda pertimbangkan jadwal makan lima sampai enam kali sehari dalam selang waktu tiga jam. Hal ini bisa jadi lebih efektif ketimbang makan tiga kali sehari dalam jumlah besar. Terlalu banyak makan dalam sekali duduk hanya akan menimbulkan kekenyangan.

Bunda berpeluang mengalami perut kembung, penuh gas, maupun kondisi gastrointestinal yang menyebabkan ketidaknyamanan lainnya. Jika dalam konteks yang parah, tentu hal ini bisa merugikan Bunda dan janin dalam kandungan.

Saat Bunda mau makan sedikit dan diselingi setiap beberapa jam, Bunda tidak akan merasa kekenyangan atau terlalu lapar secara berlebihan.

5. Sediakan cadangan bahan pangan

Manfaatkan kulkas Bunda dengan mengisi berbagai macam makanan pokok maupun cemilan sehat untuk mengatasi kelaparan yang datang tiba-tiba. Pantry dan freezer bisa dipenuhi dengan makanan sehat dan bernutrisi untuk ibu hamil.

Buah-buahan dan sayuran boleh disimpan secara bijak sekaligus dikonsumsi sebagai makanan kecil setiap beberapa jam sekali. Pastikan Bunda menatanya secara teratur dan terlihat supaya tidak lupa bahwa ada stok makanan yang boleh dikonsumsi untuk menjaga perut terisi dengan nutrisi.

6. Hindari godaan

Jika Bunda sedang berbelanja bulanan, hindari membeli stok makanan yang kurang direkomendasikan untuk nutrisi selama hamil. Mudahnya, Bunda harus bisa menghindari godaan dari junk food atau makanan sejenis karena nilai gizinya justru kurang baik bagi kesehatan.

Tidak ada salahnya untuk makan makanan favorit satu minggu sekali. Selain itu, untuk membiasakan tidak makan junk food atau manis-manis, Bunda coba pindahkan stok jenis makanan tersebut ke dalam lemari dan bisa dimakan sesuai jadwal saja.

Cara ini mungkin efektif dalam mengontrol keinginan dan tidak mudah dilanggar ketimbang hanya diletakkan di atas meja. Jika dibiarkan di atas meja, tentu Bunda bisa mengambilnya kapan saja dan tidak mampu menahan godaan untuk memakannya.

7. Konsumsi makanan yang mampu meregulasi waktu tidur

Tidak sedikit ibu hamil yang rutin minum susu sebelum tidur untuk mempersiapkan kondisi lebih rileks dan lebih nyaman. Di samping itu, Bunda tidak mudah terbangun pada malam hari hanya karena merasa kelaparan lagi.

Dilansir dari momjunction.com, makanan yang kaya akan triptofan akan merangsang kadar melatonin dan serotonin di dalam tubuh untuk mengatur siklus tidur yang lebih maksimal.

Alternatif lain yang bisa dicoba adalah mengutamakan makanan kaya karbohidrat. Bunda boleh makan roti sebelum tidur agar istirahat menjadi lebih nyenyak serta berkualitas. Susu maupun roti dapat mengisi perut dengan kepadatan yang menutrisi untuk menjaga kadar kenyang semalaman.

8.  Siapkan cemilan dengan kandungan protein tinggi

Dewasa ini, makanan khusus ibu hamil ikut mengalami perkembangan dan inovasi untuk memenuhi kebutuhan Bunda serta janin. Begitu juga dengan cemilan yang diproduksi kaya akan serat dan protein. Kondisi ini dapat menunjang Bunda yang suka terbangun karena kelaparan di malam hari.

Tidak ada salahnya untuk mengonsumsi makanan ringan dengan komposisi protein tinggi sebelum tidur. Kandungan serat yang tahan lama mampu menjaga dan mempertahankan keadaan tekanan darah. Sangat penting bagi Bunda yang sering merasa sakit kepala atau sering melewati gangguan tidur.

9. Pilih posisi tidur yang nyaman selama hamil

Selain menguntungkan bagi Bunda, kenyamanan dalam tidur juga berpengaruh bagi kondisi janin semalaman. Posisi tidur yang baik untuk ibu hamil yang direkomendasikan adalah posisi miring untuk memaksimalkan transfer darah maupun nutrisi dari tempat perkembangan plasenta.

Bunda kombinasikan dengan tambahan bantal atau guling pada bagian kaki supaya semakin rileks. Tidak hanya itu, bantal tambahan digunakan untuk menopang punggung selama berbaring di tempat tidur. Dengan begitu, tidur menjadi lebih nyenyak dan Bunda tidak perlu khawatir terbangun di tengah malam.

10. Makan secara perlahan

Mengunyah makanan terlalu cepat malah membuat tubuh Bunda tidak sadar bahwa sudah ada rasa kenyang. Sebaliknya, mengunyah dan menikmati makanan secara perlahan mampu memberikan sinyal kepada hormon pencernaan bahwa Bunda punya rasa kenyang dan cukup.

Cobalah untuk merasakan dan berhenti sejenak pada setiap gigitannya. Fokus pada makanan dan upayakan untuk memotongnya menjadi kecil-kecil agar rasanya makanan menjadi lebih banyak di atas piring. Bunda tidak akan terkena risiko perut mulas, kembung, atau tidak nyaman.

11. Perhatikan dan jangan lewatkan konsumsi lemak

Jangan tinggalkan lemak, namun perbaiki dengan jenis paling tepat untuk melengkapi kepuasan rasa lapar Bunda ketika makan. Jauhi lemak jenuh yang memperoleh olahan hidrogenasi, contohnya makanan kemasan seperti keripik.

Omega 3 adalah jenis lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang cocok dikonsumsi sebagai kandungan pada makanan. Umumnya, makanan dengan lemak tak jenuh bisa menjaga Bunda agar kenyang lebih lama.

Beberapa contoh makanan dengan lemak tak jenuh adalah alpukat, salmon, minyak zaitun, minyak kedelai, minyak biji rami, sarden, dan kacang tanah.

12. Sertakan sup dan salad buatan sendiri

Sup serta salad buatan sendiri memang cenderung punya nilai gizi yang tinggi disertai sedikit lemak jenuh maupun gula. Cobalah untuk mengkreasikan resep sup maupun salad sesuai bahan pangan favorit Bunda. Untuk salad, pakai minyak zaitun murni atau cuka sari apel sebagai saus alami yang lebih sehat.

Manfaatkan ragam sayur segar untuk diolah menjadi sup hangat dan sedap. Jika sudah cocok, Bunda masukkan ke dalam jadwal harian makan agar lebih teratur mengonsumsinya. Setidaknya, Bunda sudah punya pegangan resep sup dan salah yang efektif, mudah dimasak, dan sudah pasti lezat.

 

Kelaparan di malam hari tentu terasa agak menyusahkan bagi sebagian ibu hamil. Meskipun demikian, Bunda bisa mempraktikkan beberapa cara di atas untuk menjaga keseimbangan asupan sekaligus mempertahankan tidur malam yang lebih nyaman. Tentunya, tanpa kelaparan secara mendadak.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *