Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Harus Dibeli Beserta Jumlahnya

8 bulan lalu, by duniabunda

daftar perlengkapan bayi baru lahir

Kelahiran buah hati yang dinanti-nantikan semakin dekat nih. Tentunya Ayah dan Bunda sudah sibuk menyiapkan berbagai perlengkapan untuk menyambut kehadiran si buah hati. Perlengkapan apa aja nih yang sudah Ayah dan Bunda siapkan? Benar-benar dibutuhkan atau hanya sekedar untuk punya-punya saja? Nah, terkadang Ayah dan Bunda suka lapar mata nih kalau belanja, terutama untuk kelahiran anak pertama. Kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai barang-barang apa aja yang harus Parents siapkan untuk si kecil. Jangan sampai karena keasikan belanja, malah lupa menyiapkan perlengkapan yang benar-benar diperlukan. Kami akan memberikan daftar perlengkapan bayi baru lahir yang mendasar yang wajib dibeli dan beberapa perlengkapan tambahan yang tidak wajib untuk dibeli.

Jika Ayah Bunda berjalan-jalan ke baby shop tentunya sangat banyak perlengkapan bayi baru lahir yang ditawarkan, ratusan bahkan ribuan barang dan jika dituruti cukup menghabiskan banyak biaya. Nah, tips pertama dari Dunia Bunda sebelum mulai belanja Ayah dan Bunda bisa menentukan budget untuk perlengkapan bayi dan buatlah daftar belanja prioritas. Tips kedua agar tidak terburu-buru dan panik, siapkan perlengkapan bayi 1 sampai 2 bulan sebelum perkiraan hari lahir. Mengingat si kecil tumbuh dengan cepat, maka siapkan pakaian bayi secukupnya saja ya khususnya untuk bulan-bulan pertama.

Perlengkapan Dasar

1. Baju

Nah, daftar perlengkapan bayi baru lahir yang pertama adalah baju bayi tentunya. Pastikan bahan baju yang Bunda pilih halus, nyaman dan tidak panas untuk si kecil, mengingat kulit bayi baru lahir masih sensitif dan sangat mudah iritasi. Siapkan beberapa baju lengan panjang dan pendek ya Bund, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan si kecil. Hindari juga memilih model-model yang dapat mengganggu kenyamanan bayi. Kami sarankan menggunakan model jumper ya Bund atau baju-baju dengan kancing depan agar memudahkan Bunda ketika memakaikan atau melepaskan baju, serta belilah ukuran baju yang sedikit lebih besar agar bisa digunakan lebih lama.

Baju lengan panjang akan digunakan oleh bayi malam hari atau cuaca dingin. Disamping itu bunda bisa juga menyiapkan baju tanpa lengan ya bun. Untuk masing masing model baju tersebut bunda bisa  membeli 10 buah.

2. Celana

Sama seperti baju, pilihlah bahan yang nyaman, halus dan tidak panas ya Bund. Jangan juga memilih karet pinggang yang terlalu kencang. Siapkan beberapa celana panjang dan pendek.

Bunda bisa menyiapkan 10 buah masing masing celana panjang dan pendek.

3. Kaos kaki bayi

Pilihlah kaos kaki dengan karet yang tidak terlalu kencang, bahan dengan sirkulasi udara yang baik. Belilah 5-7 pasang kaos kaki bayi ya bun.

4. Sarung tangan

Sarung tangan dengan bahan katun lebih disarankan dibandingkan bahan lain, seperti wol. Biasanya sarung tangan digunakan ketika cuaca dingin saja, selain itu sarung tangan juga berfungsi menghindari luka cakaran pada kulit bayi. Untuk sarung tangan bunda bisa juga menyiapkan 5-7 pasang.

5. Topi bayi

Topi untuk bayi akan digunakan saat cuaca dingin atau ketika harus berpergian untuk imunisasi misalnya, agar tidak masuk angin. Bunda  bisa menyiapkan 2-3 buah ya bun.

6. Kain bedong bayi

Kain bedong digunakan untuk membungkus bayi baru lahir agar lebih hangat dan nyaman, tapi hindari ketika cuaca sedang panas ya Bund, serta jangan digunakan terlalu kencang karena dapat membahayakan si kecil. Kain untuk membedong bayi bisa dibeli sebanyak 5-10 buah ya  bun

7. Selimut bayi

Untuk selimut bayi bisa disiapkan sebanyak 2 buah

8. Popok

Pilih popok bayi (newborn) yang halus ya Bund. Pemilihan popok yang tidak tepat, seringkali menyebabkan iritasi dan ruam popok. Bunda juga bisa memilih untuk memakaikan popok kain di 1 bulan pertama karena terkadang kulit bayi baru lahir cenderung sensitif terhadap popok biasa. Jika bunda menggunakan popok biasa bunda bisa membeli 1-2 pak terlebih dahulu (isinya 50-80 pcs per pak). Karena bayi baru lahir akan sering berganti popok karena BAB (buang air besar) dan BAK (buang air kecil). Jadi dalam sehari bunda akan memerlukan minimal 5 buah popok. Jika memakai popok kain bunda bisa membeli sebanyak 20 buah.

9. Perlak atau alas tahan air.

Selain untuk mandi, perlak juga diperlukan agar Bunda tidak kerepotan membersihkan tempat tidur jika si kecil ngompol. Siapkan 2 perlak ya Bun agar bisa digunakan bergantian.

10. Tempat tidur (box bayi), bantal dan guling bayi

Untuk tempat tidur bayi cukup 1 buah. Sedangkan untuk bantal dan guling bayi bisa dibeli 2 set.

11. Kelambu

Kelambu diperlukan agar si kecil terhindar dari gigitan nyamuk

12. Celemek atau slabber

Celemek digunakan agar baju bayi tidak basah ketika gumoh atau jika bayi ileran, selain itu celemek juga bisa digunakan jangka panjang ketika si kecil belajar makan.  Bunda bisa menyiapkan 2 -3 celemek

 

Baju, celana, kaos kaki, sarung tangan dan perlengkapan bayi lainnya harus dicuci terlebih dahulu ya Bund. Jika akan menggunakan detergen, gunakan detergen khusus bayi ya dan hindari penggunaan pewangi. Setelah bersih, simpan perlengkapan bayi di tempat yang bersih.

Perlengkapan Mandi

perlengkapan mandi bayi baru lahir

perlengkapan mandi bayi baru lahir – Photo by Pinterest.com

Daftar perlengkapan bayi baru lahir berikutnya adalah perlengkapan mandinya. Perlengkapan mandi merupakan kebutuhan yang tidak kalah penting dengan perlengkapan dasar, jadi jangan lupa untuk disiapkan juga ya Bund.

1. Bak mandi khusus bayi

Siapkan 1 buah bak saja ya bun. Kalau bisa pilihlah yang bentuknya ergonomis dan permukaannya tidak terlalu licin. Karena kulit bayi baru lahir sangat lembut dan licin sehingga memudahkan bunda dalam memandikannya.

2. Washlap

Washlap digunakan untuk memandikan bayi. Siapkan washlap sebanyak 2-3 buah ya bun.

3. Handuk bayi

Pilihlah bahan yang halus dan mudah menyerap air. Untuk handuk bayi bisa dibeli sebanyak 2 buah.

4. Kain kasa dan kapas steril

Kain kasa dan kapas diperlukan untuk membungkus dan membersihkan tali pusar bayi. Biasanya kasa steril yang mengandung alkohol untuk tali pusar diberikan saat akan pulang dari rumah sakit. Selain untuk membersihkan tali pusar bayi, kapas steril juga digunakan untuk membersihkan pantat bayi setelah selesai BAK dan BAB agar kulitnya tidak iritasi.

5. Cotton buds

Cotton buds ukurang kecil diperlukan untuk membersihkan kotoran hidung. Jika Bunda takut menggunakan cotton buds, saat ini sudah tersedia alat pembersih hidung khusus untuk bayi, namun harganya cukup mahal.

6. Gunting kuku

Siapkan gunting kuku khusus bayi ya Bunda, potong kuku si kecil secara rutin agar tidak melukai kulit bayi dan tidak menjadi tempat pertumbuhan bakteri

7. Sabun dan shampoo bayi

Pemilihan sabun dan shampo bayi gampang-gampang susah nih Bunda, karena beberapa merk dapat menimbulkan alergi pada si kecil yang sensitif. Agar lebih praktis bunda bisa beli shampo dan sabun dalam 1 produk atau 2 in 1. Jadi tidak perlu membeli sabun dan shampo secara terpisah. Cukup beli 1 buah botol yang ukuran besar ya bun.

Beberapa tips untuk memilih sabun dan shampoo bayi:

1. Pilihlah produk dengan bahan-bahan yang alami dan aman. Hindari produk yang mengandung banyak bahan kimia, seperti Dipropylene glycol (DPG) atau paraben, karena dapat berbahaya jika tidak sengaja masuk ke dalam tubuh bayi. Bahan alami, seperti kemiri, aloe vera, madu, minyak zaitun, dan lain-lain memiliki risiko yang kecil untuk menimbulkan risiko alergi.

2. Lulus uji Hypoallergenic
Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi bayi, beberapa produk sudah melakukan uji hypoallergenic. Hypoallergenic berarti produk tersebut merupakan produk telah teruji tidak menyebabkan alergi pada kulit.

Pemilihan sabun batang atau sabun cair sama saja ya Bund, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kulit bayi Bunda. Namun, jika Bunda memilih sabun batang, pastikan setelah selesai digunakan simpan di tempat yang bersih dan hindari penggunaan bersama dengan anak lain ya. Bunda juga bisa memilih produk sabun yang bisa sekaligus digunakan sebagai shampoo, pastikan produk tidak pedih di mata juga ya.

Bedak bayi? Perlu atau tidak?

Sejak dulu, kita sudah sangat terbiasa dengan penggunaan bedak untuk bayi. Namun, ternyata hal ini tidak diperlukan loh Bund. Selain itu memiliki efek khusus pada bayi, penggunaan bedak bayi malah dapat menyebabkan efek yang tidak baik bagi bayi, seperti gangguan pernapasan akibat bubuk halus yang terhirup dan masuk ke dalam paru-paru si kecil. Beberapa penelitian juga telah mengaitkan kebiasaan para ibu menaburkan bedak bayi pada alat kelamin atau bokong bayi dapat menyebabkan risiko kanker.

Lalu bagaimana dengan penggunaan minyak telon?

Minyak telon masih digunakan pada sebagian besar Bunda, dengan tujuan untuk menghangatkan badan bayi. Sebenarnya tidak mengapa, tetapi pada beberapa bayi penggunaan minyak telon dan kosmetik bayi lainnya dapat menyebabkan risiko alergi seperti terjadinya dermatitis. Jadi, jika Bunda memutuskan untuk menggunakan minyak telon, tetap perhatikan apakah ada reaksi yang muncul ya.

Perlengkapan untuk Menyusui

1. Botol susu

Botol susu merupakan daftar perlengkapan bayi baru lahir yang tak kalah penting. Biasanya botol susu diperlukan jika Bunda bekerja, sehingga tidak bisa memberikan air susu (ASI) sepanjang hari atau si kecil yang mendapatkan susu formula. Namun, jika Bunda bisa bersama terus dengan si kecil, botol susu tidak wajib dibeli, tapi tidak ada salahnya untuk menyiapkan beberapa botol untuk jaga-jaga. Pilihan botol dengan BPA free dan dot yang lembut.
Perlu diingat juga ya Bund, air susu Bunda merupakan makanan yang paling sempurna untuk si kecil, tidak ada susu formula yang bisa menyamai kandungan nutrisi dari ASI. Jadi, berusahalah untuk selalu mengASIhi si kecil ya Bund, minimal 6 bulan untuk ASI eksklusif.

Jika bayi bunda full asi, bunda bisa menyiapkan 1-2 botol susu ya bun. Untuk jaga jaga jika bunda harus keluar rumah dan mempompa asi.

2. Sikat botol

Siapkan minimal 1 sikat botol ya bun.

3. Sabun pembersih botol khusus bayi

4. Alat sterilisasi botol

Setelah selesai dicuci, botol bayi juga wajib untuk disterilkan ya Bunda. Selain menggunakan alat sterilisasi khusus, Bunda juga dapat melakukannya secara manual, yaitu dengan merendam botol dengan air panas.

5. Pompa ASI

ASI memang lebih baik jika bisa diberikan dalam kondisi segar dan langsung dari tubuh Bunda, namun untuk para Bunda yang bekerja dapat disiasati dengan memerah dan menyimpan air susu. Namun, harus diperhatikan cara penyimpanan ASI ya Bund agar tidak rusak. Tempat yang baik untuk menyimpan ASI adalah kantong plastik atau botol berbahan kaca dan kedap udara. Saat ini, juga sudah banyak tersedia kantong ASI yang dapat Bunda beli di toko perlengkapan bayi.

Beberapa tips untuk menyimpan ASI:

• Jika Bunda menggunakan botol kaca, bersihkan dan sterilkan, serta keringkan botol kaca sebelum akan digunakan
• Jangan menggunakan plastik yang tidak khusus untuk ASI karena dapat pecah saat penyimpanan di freezer
• Selalu catat tanggal dan jam penyimpanan ASI
• Jangan mengisi ASI terlalu penuh pada wadah penyimpanan. Sisakan ruangan kosong sekitar 2,5 cm.
• ASI perah dapat bertahan hingga 6 jam pada suhu ruang (sekitar 25°C), 24 jam pada kotak pendingin yang diberikan ice pack, 5 hari pada lemari es (suhu minimal 4°C), serta 6 bulan bila disimpan di dalam freezer dengan suhu minimal minus 18°C.
• Kulkas untuk menyimpan ASI tidak boleh digabung dengan bahan makanan
• Gunakan ASI dengan tanggal perah yang lebih lama terlebih dahulu

6. Kulkas ASI

Penyimpanan ASI perah harus dipisahkan dengan bahan makanan, karena dapat bahan makanan dapat mengontaminasi ASI perah Bunda.

7. Apron

Apron atau kain penutup untuk menyusui diperlukan ketika berpergian dan akan menyusui di tempat umum

Perlengkapan Lain

1. Krim diaper

Krim diaper diperlukan untuk bayi yang mengalami ruam popok.

2. Tas bayi

Meningat perlengkapan bayi yang cukup banyak, maka saat akan keluar rumah, sebaiknya Bunda menyiapkan satu tas untuk mengisi segala perlengkapan si kecil

3. Gendongan bayi

4. Bantal menyusui

5. Tissue basah bebas alkohol dan pewangi

6. Kereta bayi atau stroller

Tidak wajib ya Bunda, bisa disesuaikan dengan kebutuhan si kecil dan Bunda

Perlengkapan bayi yang tidak wajib memang bukan tidak diperlukan. Saat ini, sudah banyak tersedia jasa penyewaan perlengkapan bayi, khususnya untuk perlengkapan yang digunakan dalam jangka pendek, seperti pompa ASI, kulkas ASI atau ayunan bayi. Jadi, agar uang yang digunakan efisien, beberapa perlengkapan tambahan yang tidak wajib tersebut bisa disewa saja ya Parents.

Gimana Ayah Bunda sudah siap dong untuk menyambut kelahiran si kecil. Jangan lupa untuk membuat daftar belanja perlengkapan bayi baru lahir prioritas sesuai dengan budget, agar tidak ada perlengkapan yang tertinggal atau malah mubazir. Semoga Ayah, Bunda dan si kecil sehat selalu ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *