Pentingnya Memperhatikan Gizi dan Kesehatan Ibu Saat Hamil

1 tahun lalu, by duniabunda

pentingnya gisi pada ibu hamil

Gizi dan kesehatan untuk ibu hamil perlu mendapatkan perhatian dua kali lebih banyak, ketimbang kondisi normal saat tidak hamil. Alasannya tentu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin, serta menjaga tubuh agar tetap fit hingga proses kelahiran berlangsung. Jika tidak akan berisiko besar terjadi kelainan dan bahaya lain pada ibu dan janin.

Untuk itu ada beberapa hal penting tentang gizi dan kesehatan untuk ibu hamil yang perlu diketahui. Mulai dari mengenal zat gizi yang diperlukan hingga dampak kesehatan jika kekurangan gizi. Lebih jelasnya, simak ulasan dari Dunia Bunda berikut ini.

Zat Gizi Penting untuk Ibu Hamil

– Kebutuhan Kalori

Ibu hamil memerlukan kalori yang terus bertambah seiring pertumbuhan janin dalam rahim. Kalori yang cukup bisa jadi cadangan energi untuk perubahan metabolisme, pertumbuhan janin, plasenta dan payudara. Sumber kalori bisa didapat dari nasi, lemak nabati dan hewani yang baik, protein, umbi-umbian dan buah-buahan segar.

– Kebutuhan Protein

Selain menghasilkan kalori, protein juga berfungsi sebagai zat pembangun tubuh, pergantian sel tubuh, pembentukan sel darah, pembentukan jaringan tubuh dan janin. Selama kehamilan berlangsung, ibu hamil memerlukan protein 10 gr lebih tinggi dibanding saat belum hamil. Sumber protein biasanya ada pada telur, tahu, tempe, kacang-kacangan dan daging.

– Kebutuhan Asam Folat

Asam folat sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan jaringan serta syaraf janin. Jika kekurangan bisa berisiko lahir cacat seperti bibir sumbing, bayi tanpa batok kepala dan sebagainya. Asam folat dibutuhkan sekitar 500 mikrogram sehari dan sumbernya bisa diperoleh dari buah, sayuran hijau dan beras merah.

– Kebutuhan Lemak dan Karbohidrat

Lemak baik dan karbohidrat juga sangat penting untuk membantu menghasilkan energi selama kehamilan. Lemak memiliki fungsi mendukung persiapan saat menyusuia usai proses kelahiran nanti. Sementara karbohidrat kaya akan serat yang berguna memperlancar buang air besar atau mencegah konstipasi.

– Kebutuhan Kalsium

Kecukupan kalsium akan membantu pembentukan tulang dan gigi janin. Tak hanya itu, kalsium bisa menghindari gejala osteoporosis pada sang ibu. Sumber kalsium umumny ada pada susu dan sejumlah makanan olahan.

Selain itu, gizi dan kesehatan ibu hamil juga perlu mencukupi kebutuhan sejumlah vitamin (A, B, C, D plus zat besi) dan mineral. Semua zat gizi tersebut sangat membantu proses kehamilan, mulai dari pertumbuhan, kesehatan hingga jelang kelahiran nanti.

Dampak Kekurangan Gizi Pada Ibu Hamil

Bila tak memperhatikan kebutuhan gizi, ibu hamil bisa mengalami kelainan, memicu penyakit hingga terjadi komplikasi pada tubuh, seperti:

– Berisiko tinggi terjadi pendarahan

– Berisiko mudah tertular virus dan terjadi infeksi

– Memicu gejala anemia selama proses kehamilan

– Berat badan tidak bertambah seperti yang seharusnya terjadi

Dampak Kekurangan Gizi Pada Janin

Seperti dijabarkan sebelumnya gizi sangat berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan janin. Jika asupannya tidak diperhatikan akan mengakibatkan berbagai kondisi. Di antaranya seperti, kelainan pertumbuhan, keguguran, risiko cacat bawaan, berat bayi yang lahir di bawah batas ideal, anemia bayi, bayi lahir mati, kematian dalam kandungan dan sebagaiya.

Selain itu, dampak buruk kurang memperhatikan gizi dan kesehatan ibu saat hamil juga akan mempersulit proses persalinan. Seperti pendarahan berat dan bayi lahir prematur. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan memberikan informasi yang tepat, agar saat hamil selalu memberhatikan kebutuhan gizi dan kesehatan ibu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *