Ibu Hamil di Larang Makan Mie Instan. Ini lho alasannya bunda

1 bulan lalu, by duniabunda

Ibu Hamil Makan Mie Instan

Bunda apakah sedang ingin menkonsumsi mie instan? Sebaiknya dipikir pikir dulu ya, bun. Berikut ini alasan mengapa ibu hamil sebaiknya tidak makan mie instan.

Mie instan adalah salah satu makanan yang biasanya rajin dikonsumsi oleh anak kos, terutama di akhir bulan.

Pembuatannya cenderung mudah, cepat, dan tersedia dalam berbagai varian rasa yang berkembang dari waktu ke waktu. Mulai dari soto hingga rendang dan ayam geprek, semua disukai oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Tidak hanya itu, Bunda pasti menyediakan stok mie instan lebih banyak di rumah untuk dikonsumsi ketika sedang bersantai atau sebagai sarana penghangat badan saat hujan.

Tapi, tahukah Bunda kalau di dalam sebungkus mie instan terdapat kandungan nutrisi kalori yang cenderung sedikit?

Kandungan Mie Instan

Dilansir dari healthline.com, mie instan memiliki kandungan kalori yang jauh di bawah olahan pasta. Sehingga, beberapa mungkin mulai menggunakan asupan mie instan untuk makanan sehari-hari sebagai pendukung program diet.

Berikut adalah kandungan pada satu bungkus mie instan

  • 219 kalori
  • 3,3 gram lemak
  • 40 gram karbohidrat
  • 7,22 protein
  • 46 mg kolesterol
  • Vitamin A sebesar 1%
  • Kalsium sebesar 3%
  • Zat besi 13%
  • Sodium sebanyak 77%
  • Potasium 3%

Namun, hal tersebut tidak serta merta membuat Bunda berkonklusi kalau mie instan aman untuk program diet.

Konsumsi harian mie instan hanya akan membawa ketidakseimbangan nutrisi di dalam tubuh manusia.

Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

Begitu pula dengan mie instan. Konsumsi yang berlebihan akan menimbulkan berbagai macam penyakit, misalnya adalah kanker otak.

Lalu, bagaimana ya Bun kalau ibu hamil suka makan dan mengonsumsi mie instan? Apakah akan berbahaya bagi ibu dan janinnya?

Selain penggunaan zat kimia yang cukup tinggi, komposisi nutrisi dalam mie instan tentu sudah dikurangi secara signifikan. Padahal, ibu hamil membutuhkan nutrisi yang tinggi untuk pembentukan dan pertumbuhan janin dalam kandungan.

Ibu hamil juga cenderung mengidam berbagai jenis makanan yang tidak terduga, entah itu pedas, manis, gurih, asam, hingga asin.

Belum lagi kalau ternyata Bunda malah mengidam mie instan dan ingin makan lebih dari sebungkus. Tentu akan merepotkan, ya Bun.

Kalau Bunda saat ini sedang mengandung dan menyukai mie instan sebagai makanan pokok atau camilan penunda lapar, Bunda bisa menyimak beberapa penjelasan di bawah ini.

Apa Saja Efek Samping dan Kandungan Mie Instan?

1. Menghilangkan Lapar untuk Waktu yang Tidak Lama

Asupan mie instan selama kehamilan boleh jadi praktis dan enak untuk Bunda karena tersedia varian rasa yang mampu menyesuaikan lidah.

Tetapi, konsumsinya cenderung kurang aman untuk Bunda. Mengapa?

Dikutip dari parenting.firstcry.com, mie instan tidak menawarkan nutrisi yang tinggi dan hanya memuaskan rasa kenyang Bunda dalam waktu yang singkat.

Teksturnya yang lunak ketika dihidangkan dan nihilnya kandungan serat pangan tidak akan memenuhi kebutuhan Bunda dan si kecil dalam kandungan.

Karbohidrat pada mie instan bisa jadi tinggi dan menaikkan gula darah dengan cepat, namun pencernaannya membutuhkan waktu yang lama.

Hal ini menjadi salah satu alasan supaya ibu hamil harus menghindari makan mie instan.

2. Bahan Dasar Mie Instan

Mie instan terbuat dari tepung tapioka, terpung terigu, dan bahan pendukung lainnya.

Meskipun terlihat lunak dan mudah dikunyah apabila matang, mie akan masuk ke dalam tubuh dan membutuhkan waktu yang lama untuk mencernanya.

Tentu ibu hamil yang makan mie instan perlu pikir-pikir lagi apa yang akan tubuh lakukan untuk mencerna secara sempurna, yaitu dengan proses yang panjang, namun tidak mengenyangkan.

3. Bahan MSG dan Efek Sampingnya Terhadap Kandungan

Monosodium Glutamat atau sering disebut dengan MSG adalah bahan makanan yang umum digunakan sebagai penguat rasa. Beberapa jenis makanan menghindari rasa hambar dengan menaburkan sedikit MSG ke dalamnya.

Dikutip dari beingtheparent.com, sedikit MSG mungkin sudah cukup, namun kuantitas yang berlebihan perlu dipertimbangkan kembali karena berbahaya bagi ibu dan bayi.

Berikut efek samping yang ditimbulkan dari Monosodium Glutamat

  • Kerusakan plasenta janin dan dapat memengaruhi pembentukan sel otak
  • Sakit kepala berujung migrain
  • Risiko insomnia
  • Nausea atau mual muntah
  • Kontraksi jantung yang berlebihan, berdebar-debar

Efek samping tersebut tentu berisiko tinggi bagi kelangsungan kesehatan dua pihak, yaitu Bunda dan bayi.

4. Kandungan Garam yang Tinggi

Setiap 100 gram mie instan setara dengan 2500 miligram sodium. Kebutuhan harian sodium atau garam harian cenderung sedikit dan tidak boleh berlebihan.

Asupan harian mie instan akan memengaruhi hipertensi pada Bunda yang sedang mengandung.

Belum lagi dengan risiko apabila Bunda termasuk sensitif dengan makanan bergaram tinggi.

Dilansir dari parents.com, intake sodium yang terlalu banyak pada ibu hamil, terutama saat memasuki trimester 3, akan menyebabkan retensi cairan yang berlebihan.

Hipertensi akan mengundang terjadinya preeklamsia pada kehamilan dan adanya kandungan protein pada urine. Tidak jarang akan terjadi kelahiran prematur sebagai solusi terhadap pencegahan komplikasi.

5. Bahan Pengawet dan Pewarna Dalam Pembuatan Mie Instan

Ibu Hamil Sebaiknya Mengurangi Konsumsi Mie Instan

Ibu Hamil Sebaiknya Mengurangi Konsumsi Mie Instan

Seluruh produk bahan pangan pasti menginginkan barang-barangnya bisa berdiam dalam waktu yang lama di pasaran. Tentunya untuk menyiasati hal ini, Bunda pasti memahami fungsi dari bahan pengawet.

Bahan pengawet juga dimasukkan ke dalam mie instan dengan takaran yang tidak sedikit, begitu pula dengan pewarna buatan dan zat perasa aditif. Sifatnya kimia dan sintetis, jauh dari alami.

Salah satu pengawetnya, yaitu TBHQ adalah bahan kimia yang bersifat toksik dan dimasukkan ke dalam kandungan mie instan. Industri lain seperti cat, kosmetik, dan pestisida juga menggunakan bahan pengawet dari TBHQ.

TBHQ adalah derivate petroleum yang berbahaya bagi ibu dan janin untuk penggunaan jangka panjang.

Bunda pasti memahami, apabila kandungan pengawet dan pewarna buatan tidak aman dan harus segera dihindari.

Perkembangan fetus akan terganggu dan bisa jadi akan mempengaruhi kesehatan Bunda nantinya.

6. Kandungan Lemak Trans Tinggi

Mie instan akan menggunakan lemak trans sebagai salah satu komposisinya. Penggunaan ini justru akan meningkatkan kadar kolesterol pada ibu hamil.

Kolesterol akan meningkat secara alami, terutama pada trimester kedua kehamilan.

Namun, apabila seiring perjalanannya ibu hamil mengalami tingkat kolesterol yang berlebihan, maka akan berpotensi terjadi hipertensi dan berbahaya bagi kelangsungan janin dalam kandungan.

Perlu dilakukan pengobatan khusus karena seharusnya ibu hamil tidak menumpuk kolesterol yang sudah meningkat secara alami.

7. Meningkatkan Gula Darah

Karbohidrat yang tidak berserat pada mie instan akan meingkatkan gula darah. Kondisi ini menimbulkan gejala cepat lapar, sehingga ibu hamil terangsang untuk terus mengonsumsinya.

Tentu hal ini akan meningkatkan risiko terjadinya diabetes pada ibu hamil.

Dilansir dari webmd.com, peningkatan gula darah pada ibu hamil yang sering makan mie instan akan berpeluang terjadi diabetes gestasional. Insulin tidak dapat bekerja dengan baik ketika plasenta memproduksi hormon glukosa yang normal selama kehamilan.

Alternatif Selain Mie Instan

Setelah mengetahui beberapa kandungan dan efek samping dari mie instan, Bunda pasti masih bingung bagaimana mengatasi keinginan untuk makan mie instan dan solusinya. Bunda bisa mencoba beberapa cara berikut

1. Campurkan Mie Instan Dengan Sayuran Favorit Bunda

Bunda yang tengah hamil tiba-tiba kelaparan pada tengah malam dan butuh sesuatu yang praktis untuk dimasak. Ternyata, Bunda memiliki persediaan mie instan di rak dapur.

Bunda bisa memanfaatkan mienya saja dan membuat bumbu sendiri, seperti campuran kecap dan saus yang lebih sehat.

Tambahkan sayuran segar untuk menambah kandungan gizi pada makan malam darurat yang sudah Bunda masak. Sayuran tersebut dapat berupa wortel, sawi, bayam, pokchoy, dan tomat.

Pastikan mie instan juga sudah dimasak dengan matang. Makanan yang tidak makan akan menyebabkan pencernaan menjadi terganggu.

Tetap diingat ya, Bun. Tidak boleh sering-sering karena konsumsi terlalu banyak juga tidak baik.

2. Menggantinya Dengan Camilan yang Lebih Sehat

Mie instan bisa jadi adalah makanan yang candu bagi sebagian orang. Tidak heran, bumbunya memiliki cita rasa yang kuat dan nikmat, apalagi kalau dikonsumsi panas-panas.

Bunda pasti juga menyukainya.

Tetapi, kalau Bunda sedang mengandung, cobalah mengganti camilan mie instan dengan yang lebih sehat. Konsumsi camilan harus mengandung beberapa gizi berikut

  • Protein
  • Serat
  • Zat besi
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Potasium
  • Asam Folat
  • Vitamin

Beberapa camilan yang memenuhi gizi tersebut dapat berupa buah-buahan segar, yogurt, ubi, smoothies, hingga salad sayur.

3. Kalau Perlu, Tidak Usah Menyiapkan Persediaan Mie Instan di Rumah, Bun!

Selain berdampak baik pada Bunda yang mengandung, keluarga yang lain jadi tidak tergoda dan malah menerapkan hidup sehat.

Mereka akan cenderung senang mengingatkan Bunda untuk tetap makan makanan yang lebih sehat dan bermanfaat selama menjalani seluruh trimester kehamilan.

Bunda bisa menyediakan makanan dan camilan lain yang mengenyangkan, sehingga tidak perlu memasak mie instan lagi.

Mencegah lebih baik daripada mengobati, benar begitu, Bun?

Apa Kata Ahli Gizi?

Dokter dan ahli gizi tentu tidak menyarankan konsumsi mie instan untuk ibu hamil karena tidak ada dampak nutrisi yang positif dan menunjang kesehatan Bunda dan bayi.

Konsumsi dalam jumlah tertentu akan memberikan dampak toksik atau racun serta dapat membahayakan nyawa si kecil.

Jadi, Apakah Mie Instan Aman Untuk Ibu Hamil?

Tentu tidak aman, ya Bun. Kandungan di dalam mie instan tidak akan memberikan manfaat pada kesehatan Bunda dan perkembangan janin.

Konsumsinya hanya akan berpengaruh pada munculnya penyakit tertentu yang tidak diharapkan oleh Bunda sendiri. Tidak hanya Bunda, bayi dalam kandungan akan terkena dampak negatif dari kandungan mie instan yang merusak tubuh.

Apabila Bunda benar-benar ingin makan mie instan, selalu ingat bahwa makanan yang tidak sehat tidak akan memberikan intake yang baik untuk tubuh.

Ketika sudah sampai di tahap mengidam, usahakan untuk mencari makanan gurih yang sejenis. Makanan gurih dan sedap tidak hanya mie instan, bukan?

Selalu ingat kedua hal berikut, ya Bun

  • Hindari makanan yang tidak sehat selama kehamilan, mie instan merupakan produk junk food yang terbukti tidak efektif menjadi sarana asupan untuk ibu hamil.
  • Bunda dapat kembali mengonsumsi mie instan setelah melahirkan dengan jeda waktu yang agak lama karena Bunda masih harus menjalani masa nifas.

Jangan sampai Bunda lengah untuk menjaga kesehatan dan kelangsungan perkembangan janin yang lebih penting dari sekadar mencicipi lezatnya semangkuk mie instan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *