Keajaiban Inisiasi Menyusu Dini (IMD)

2 minggu lalu, by duniabunda

inisiasi menyusui dini

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan proses membiarkan bayi mencari dan minum ASI sendiri segera setelah lahir. Ini merupakan kodrat dan anugrah dari Tuhan yang sudah disusun untuk kita.

Di luar negeri sudah menyadari hal ini sejak 1987 . Namun dilansir dari poltekkesjakarta1.ac.id, IMD baru dikenalkan di masyarakat Indonesia pada tahun 2007.

Proses Inisiasi Menyusu Dini merupakan proses alami yang seharusnya dilakukan setelah seorang ibu melahirkan bayinya.

Bagaimana Cara melakukan IMD ?

Berikut ada beberapa hal yang akan terjadi selama proses ini:

1. Bayi di letakkan di dada ibu begitu lahir

Bayi langsung ditidurkan di dada ibu begitu ari-arinya dipotong, tanpa terlebih dahulu dibersihkan, kecuali pada bagian tangannya. Sehingga kulitnya bersentuhan langsung dengan kulit ibu.

Uniknya suhu badan ibu akan secara otomatis naik sekitar 2 derajat. jika sang bayi kedinginan. Begitu pun ketika sang bayi kepanasan, maka suhu badan ibu akan otomatis turun sekitar 1 derajat.

Jadi Tuhan sudah mengatur bahwa ibu yang akan membawa bayi beradaptasi dengan kehidupan barunya.

Bayi akan terdiam selama 20-30 menit begitu di tidurkan di dada Ibu, hal ini disebabkan trauma akibat melahirkan, sehingga bayi sedang menetralisir keadaannya.

2. Bayi bergerak-gerak seperti akan merangkak

Bayi merasa lebih tenang, otomatis kaki bayi mulai bergerak-gerak seperti hendak merangkak.

Gerakan ini pun bukanlah gerakan tanpa makna karena kaki bayi itu pasti hanya akan menginjak-injak perut ibunya di atas rahim. Gerakan ini bertujuan untuk menghentikan pendarahan ibu. Lama dari proses ini tergantung dari bayi.

3. Bayi mencium tangannya.

Bau tangan bayi sama dengan bau air ketuban. Dan wilayah sekitar puting ibu juga memiliki bau yang sama, jadi dengan mencium bau tangannya, membantu mengarahkan kemana dia akan bergerak.

Bayi akan langsung menjilati dada Ibu, begitu mendekati putting ibu. Fungsi dari hal ini adalah untuk menetralisir bakteri jahat. Bakteri jahat tersebut akan berubah menjadi bakteri baik begitu masuk kedalam tubuh bayi.

Bayi sendiri yang mengetahui seberapa lama proses menjilati dada ibu untuk membersihan dari bakteri jahat tersebut.

4. Bayi meremas-remas puting ibu

Puting susu ibu akan secara naluriah diremas oleh bayi untuk menstimulasi Asi segera keluar. Lamanya kegiatan ini juga tergantung dari bayi.

5. Mulailah bayi menyusu.

Tuhan memang Maha Sempurna. Dia sudah menciptakan siklus kehidupan yang begitu indah, namun ternyata diputus oleh manusia selama bertahun-tahun.

Disarankan untuk meminta kepada rumah sakit yang akan membantu kelahiran supaya diperbolehkan melakukan inisiasi menyusu dini ini minimal 1 jam, karena kelima proses di atas ini bisa berlangsung sekitar 1-2 jam.

Tidak semua RS berani melakukan ini, dan kita sebagai orangtua harus berani meminta ini dilakukan.

Dengan melakukan hal ini, akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit, kanker syaraf, leukimia, dan beberapa penyakit lainnya. Dikatakan juga menekan angka kematian bayi baru melahirkan sebesar 22%.

Sebuah rumah sakit yang benar-benar mendukung ibu dan anak tidak akan menyediakan ruangan khusus bayi, karena dengan memisahkan ibu dan bayi menurunkan daya tahan tubuh bayi sampai 25%.

Bayi wajib di tempatkan disisi Ibu sedari sejak dilahirkan selama 24 jam penuh. Sehingga ibu bisa melindungi bayinya. Bayi yang menangis 95 persen disebabkan karena ia dipisahkan dari Ibunya jadi bukan karena kelaparan saja.

Karena berdasarkan penelitian, seorang bayi yang baru lahir, dibekali dari rahim ibunya untuk bertahan selama 2-3 hari tanpa makanan.
Jadi jangan terburu-buru minta diberikan susu formula untuk bayi, walau air susu ibu belum keluar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *