Makan Makanan Pedas dan Asam Selama Kehamilan. Apakah Boleh?

1 bulan lalu, by duniabunda

makan makanan pedas selama kehamilan

Apakah ibu hamil boleh menkonsumsi makanan pedas dan asam selama kehamilan?

Boleh-boleh saja kok, yang terpenting, pandai-pandailah menilai batas kemampuan diri Bunda. Saat hamil, kadang makanan yang rasanya asam membuat makanan terasa menyegarkan dan membantu mengurangi keluhan mual pada trimester pertama. Sementara rasa pedas membuat Bunda merasa semangat dan memberi sensasi tersendiri saat makan.

Saat hamil muda umumnya Bunda merasakan keluhan mual dan muntah, sehingga tidak jarang ibu hamil menginginkan sesuatu yang terasa segar di mulut. Salah satunya makanan asam dan pedas.

Makanlah sewajarnya jangan berlebihan

Makanan makanan yang pedas dan asam memang boleh, asalkan dikonsumsi sewajarnya, jadi tetap harus dibatasi jangan tiap hari makan-makanan yang terlalu pedas atau terlalu asam. Mengapa? Hal ini dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Makanan yang pedas memang tidak secara langsung berpengaruh pada janin Bunda, namun berpengaruh pada pencernaan (lambung) Bunda. Misalnya Bunda dalam sehari terlalu banyak makan-makanan yang pedas dan asam, hal ini bisa menimbulkan diare yang bisa berlanjut menjadi gangguan dehidrasi sehingga membahayakan kehamilannya.

Tiap wanita memiliki kondisi kesehatan yang berbeda, misalnya wanita yang mengalami gangguan pencernaan seperti maag tentu berbeda dengan yang tidak punya riwayat maag. Oleh karena itu, agar kehamilan berjalan sehat dan nyaman, kenali diri sendiri.

Pentingnya pemahaman yang benar

Sayangnya, tidak sedikit ibu hamil yang hanya mengikuti dorongan nafsunya dan menyampingkan akal sehat. Memang tidak mudah menahan keinginan apalagi saat ngidam, namun tetap kendalikanlah diri Bunda agar tidak terlalu banyak makan makanan yang pedas, demi kesehatan usus Bunda. Hal serupa juga berlaku juga untuk makanan dan minuman yang asam. Terlalu banyak mengonsumsi makanan/minuman yang asam juga akan membuat lambung tak nyaman. Bahkan bukan tidak mungkin akan menyebabkan perlukaan di usus bila rasa asam itu berasal dari cuka atau bahan-bahan nonbiologis lainnya. Terutama bagi mereka yang sebelumnya sudah menderita gangguan maag.

Mitos-mitos kehamilan

Banyak ibu hamil yang dibingungkan dengan adanya mitos-mitos seperti, kalau makan makanan asam, terutama cuka, bisa membuat rahim mengerut. Padahal, kalau memang benar demikian, seharusnya bukan rahim saja yang mengalami pengerutan, melainkan seluruh organ tubuh ibu. Karena apa yang dimakan akan diserap oleh seluruh tubuh.
sama halnya dengan mitos mengonsumsi makanan pedas menyebabkan ibu yang hamil tua jadi cepat melahirkan atau bisa menyebabkan anak jadi nakal.

Sebenarnya, ibu hamil tidak punya pantangan makanan tertentu. Tapi, ada makanan yang sebaiknya dihindari, seperti makan yang berasal dari telur yang setengah matang, keju yang sangat lembek atau keju dari susu mentah.Makanan ini umumnya cepat mengalami pembusukan, dan dikhawatirkan mengandung bakteri listeria.
Bakteri inilah yang sering dihubungkan dengan kemungkinan penyebab keguguran atau persalinan dini.

Jika makanan pedas dan berbumbu tajam/merangsang membuat Bunda merasa lebih mual lebih baik makanan ini dihindari saja, sekali lagi, Bunda yang tahu kondisi Bunda sendiri

Kekhawatiran yang berlebihan pada saat hamil justru bisa berefek buruk pada psikologis janin, ikuti saja petunjuk dokter atau bidan dan tidak perlu terlalu percaya dengan mitos yang belum tentu benar dan bahkan dapat merugikan ibu dan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *