14 Makanan Pelancar Asi yang Aman Untuk Ibu Menyusui

8 bulan lalu, by duniabunda

makanan pelancar asi

Menjadi seorang Ibu tentunya memberikan kebahagiaan yang luar biasa, segala tantangan pada masa kehamilan sudah berhasil dilewati. Saatnya kini merawat dan membesarkan si kecil dengan sebaik mungkin. Pada masa awal kehidupan si kecil di dunia, asupan nutrisi yang didapatkan hanya melalui susu. Susu formula? Hmmm… Lebih baik tidak ya Bund. Tuhan sudah menganugerahi air susu pada Bunda untuk memberikan nutrisi terbaik untuk si kecil. Semahal apapun susu formula yang dijual di pasaran, tetap tidak ada yang bisa menandingi nilai gizi dari air susu ibu (ASI). Nah agar bayi gemuk dan sehat ada baiknya bunda mengkonsumsi makanan pelancar asi, bahkan saat hamilpun makanan pelancar asi sudah bisa bunda konsumsi agar pasca melahirkan normal ataupun caesar, asi bunda lancar.

Air susu ibu begitu spesial untuk pertumbuhan si kecil, tidak hanya itu, ASI juga bisa menyesuaikan kandungan gizinya sesuai dengan usia bayi. Menakjubkan ya Bund! Oleh karena itu, tidak heran jika Badan Kesehatan Dunia atau yang dikenal dengan World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, sebelum si kecil bisa menerima makanan padat atau MPASI. Pada ASI eksklusif si kecil hanya menerima ASI tanpa makanan atau minuman tambahan, termasuk air putih). Namun, sungguh sangat disayangkan pada kenyataanya beberapa Bunda masih tidak ingin memberikan ASI pada si kecil dan lebih memilih susu formula.

MengASIhi merupakan bentuk cinta Bunda yang luar biasa kepada si kecil. Kenapa sih kok ASI bisa lebih baik daripada susu formula yang harganya bisa mencapai ratusan ribu per kalengnya? Yuk kita bahas dahulu mengenai manfaat dari ASI.

Manfaat luar biasa ASI untuk si kecil

1. Nutrisi terbaik untuk si kecil

Air susu ibu merupakan makanan alami si kecil yang menyediakan energi dan nutrisi yang dibutuhkan si kecil. Jangan khawatir ya Bund, karena ASI Bunda sudah cukup untuk memenuhi 100% nutrisi si kecil sampai usia 6 bulan.

2. Membantu perkembangan sensorik dan kognitif si kecil

Kandungan asam lemak pada ASI sangat bayi untuk perkembangan otak si kecil.

3. Mencegah infeksi dan penyakit kronis

Selain nutrisi ASI juga memiliki dapat meningkatkan sistem imun si kecil. Terutama saat ASI pertama, banyak mengandung kolostrum (cairan dengan warna kekuningan). WHO merekomendasikan kolostrum ini sebagai makanan pertama untuk bayi baru lahir. Kolostrum mengandung protein, vitamin, mineral, dan imunoglobulin. Imunoglobulin inilah yang dapat meningkatkan imunitas pada si kecil.

4. Menurunkan angka kematian bayi akibat penyakit yang sering terjangkit pada anak

Sistem kekebalan dan fungsi organ tubuh bayi tentunya masih belum sesempurna orang dewasa, oleh karena itu si kecil jadi mudah terserang atau tertular penyakit. Air susu ibu mengandung antibodi yang dapat membantu si kecil terhindar dari berbagai penyakit, seperti diare, pneumonia, alergi, asma dan penyakit lainnya.

5. Membantu mempercepat proses penyembuhan ketika sakit

Ketika si kecil sakit, proses menyusui yang terus menerus akan membantu mempercepat proses penyembuhan pada si kecil.  Karena asupan nutrisi dan cairan yang membantu jalannya pemulihan pasca sakit.

6. Memperkuat ikatan Bunda dan si kecil

Tidak dapat disangkal bahwa menyusui merupakan proses yang dapat meningkatkan ikatan antara Bunda dan si kecil. Melalui proses menyentuh dan menatap tentunya akan meningkatkan hubungan emosional antara si kecil dan Bunda. Selain itu, si kecil akan merasa lebih nyaman berada di pelukan Bunda.

Manfaat MengASIhi bagi Bunda

1.Hemat

Dengan menyusui si kecil Bunda sudah memberikan asupan nutrisi terbaik baginya tanpa harus merogok kocek lebih dalam. Bayangkan deh, berapa banyak uang yang bisa Bunda hemat untuk membeli susu formula.

2.Bebas repot

Pada usia awal, bayi harus diberikan susu tiap 2 jam sekali, sungguh merepotkan bukan, jika Bunda harus membuat susu, mencuci botol, serta mensterilkan botol susu si kecil. Apalagi jika malam hari, saat semuanya tidur, Bunda harus bangun membuatkan susu. Dengan ASI Bunda tidak perlu repot, karena Bunda bisa menyusui si kecil secara langsung tanpa perlu menggunakan botol susu, praktis deh Bund.

3. Kontrasepsi alami

Menyusui juga mampu menjadi salah satu metode kontrasepsi loh Bund. Saat proses menyusui, hormon prolaktin (hormon yang berfungsi merangsang produksi ASI) akan menekan produksi hormon yang mengatur pelepasan sel telur atau ovulasi. Namun, metode ini hanya bisa dilakukan jika Bunda belum mengalami menstruasi kembali dan menggunakan metode menyusui secara langsung. Jika Bunda sudah menstruasi makan disarankan untuk menggunakan metode kontrasepsi yang aman untuk ibu menyusui.

4. Mengurangi pendarahan paska melahirkan

Saat menyusui, tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin yang membantu rahim untuk berkontraksi, sehingga dapat mengurangi pendarahan setelah melahirkan. Selain itu, menyusui juga dapat mempercepat rahim kembali seperti sebelum hamil.

5. Mengurangi risiko depresi

Tidak hanya membantu kontraksi rahim, hormon oksitosin yang dihasilkan saat menyusui juga dapat memberikan efek anti kecemasan, sehingga tubuh akan terasa lebih rileks.

6.Mengurangi risiko kanker ovarium dan kanker payudara

Keuntungan menyusui bagi kesehatan bunda adalah menghindarkan dari resiko kanker ovarium dan kanker payudara sebanyak 20%. Hal ini disebabkan terjadi perubahan mikroskopis pada proses pengiriman air susu yang mencegah terjangkitnya sel kanker pada payudara.

7.Membantu menurunkan berat badan

Nah kalau manfaat yang satu ini pasti Bunda tertarik kan. Memiliki berat badan seperti sebelum hamil pasti merupakan impian Bunda. Ternyata, berdasarkan penelitian menyusui dapat membantu Bunda menurunkan berat badan dengan lebih cepat loh. Menyusui dapat membakar kalori Bunda sekitar 300 sampai 500 kalori dalam sehari. Namun, selain itu juga harus diikuti dengan olahraga dan hindari makanan cepat saji ya Bund.

Makanan Pelancar ASI

pepaya untuk melancarkan asi

pepaya untuk melancarkan asi

Setelah mengetahui manfaat ASI, diharapkan Bunda menjadi semangat lagi untuk mengASIhi. Namun, terkadang semangat Bunda bisa kendor, karena ASI yang keluar hanya sedikit, apalagi mendengar omongan teman atau kerabat yang tidak pro ASI. Wah, Bunda bisa tambah stres nih, menyerah dan memutuskan untuk memberikan susu formula. Kali ini, kami juga akan memberikan beberapa makanan yang bisa Bunda konsumsi untuk memperbanyak jumlah ASI. Dalam proses menyusui yang terpenting adalah kepercayaan diri dan semangat Bunda. Bunda harus yakin bahwa ASI Bunda pasti cukup untuk si kecil.
Nah berikut ini adalah rekomendasi makanan pelancar asi yang dapat bunda coba. Beberapa dari makanan ini dapat bunda konsumsi langsung, direbus atau dibuat jus buah.

1.Daun katuk

Siapa sih yang tidak kenal bahwa daun katuk dapat memperbanyak jumlah ASI. Daun katuk mengandung galactogogue yang berperan penting untuk meningkatkan produksi ASI. Selain memperlancar ASI, daun katuk juga mengandung banyak vitamin, zat besi dan kalsium yang dapat memperkaya kandungan ASI Bunda.

2.Jagung rebus

Tidak hanya enak dan mudah didapat, jagung rebus juga bisa menjadi pilihan Bunda untuk memperlancar ASI. Selain jagungnya, Bunda juga disarankan untuk meminum air rebusan jagung agar hasilnya lebih maksimal.

3.Kacang-kacangan

Jenis kacang-kacangan juga dapat membantu memperlancar ASI, seperti kacang arah, edamame (kedelai jepang), kacang mete dan kacang almond. Jika Bunda tidak suka mengonsumsi kacang almond, Bunda bisa mencoba membeli kacang almond yang sudah diolah menjadi susu.

4.Daun kelor

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menyarankan Bunda untuk mengonsumsi daun kelor untuk memperlancar ASI.

5.Pare

Pare yang terkenal dengan rasa pahitnya ternyata memiliki manfaat lain bagi ibu menyusui. Berdasarkan pengalaman, disarankan untuk mengonsumsi pare mentah. Namun, jika itu terasa menyulitkan, Bunda bisa kok mengolah pare menjadi hidangan enak, sehingga akan lebih mudah untuk mengonsumsinya. Pare sering digunakan untuk membantu menurunkan kadar glukosa darah, jadi ketika Bunda mengonsumsi pare juga harus diperhatikan ya jika ada tanda-tanda penuruna gula darah, misalnya terasa lemas, keringat dingin, dan pusing.

6.Kacang hijau

Selain kaya akan kandungan protein, vitamin B, zat besi dan asam folat kacang hijau juga dapat membantu meningkatkan produksi ASI.

7.Pepaya

Pepaya mengandung vitamin A dan vitamin C, serta Kalium yang baik untuk menambah produksi ASI dan menjaga kesehatan Bunda.

8.Bayam

Bayam mengandung enzim phytoestrogens yang dapat meperlancar ASI. Selain itu, kandungan zat besi pada bayam juga dapat mencegah Bunda mengalami anemia. Namun, kandungan zat besi pada bayam kadang dapat membuat sembelit, jadi dikonsumsi dalam jumlah yang wajar ya Bund.

9.Bunga pepaya

Tidak hanya buah pepaya, tapi bunga pepaya juga mengandung vitamin C, vitamin A, fosfor dan kalsium. Selain itu, juga dapat membantu proses pencernaan Bunda.

10.Yogurth

Yogurth mengandung banyak bakteri baik untuk saluran pencernaan. Kandungan bermanfaat lainnya adalah protein, kalsium, kalium dan fosfor.

11.Daging, ayam atau ikan

Kandungan protein pada daging, ayam dan ikan (seperti ikan salmon) juga baik untuk memperlancar produksi ASI.

12.Oatmeal

Oatmeal dapat memicu hormon oksitosin yang dapat memperbanyak produksi ASI. Selain itu, oatmeal juga bermanfaat untuk mengurangi kolesterol dan menjaga tekanan darah.

13.Wortel

Wortel mengandung banyak vitamin A dan enzim phytoestrogens yang dapat memperlancar ASI. Bunda bisa menggunakan wortel sebagai bahan tambahan di masakan sehari-hari atau dapat diolah menjadi jus buah.

14.Ikan Salmon

Salmon terkenal dengan kandungan protein yang baik. Ikan ini juga mengandung DHA yang membantu perkembangan sistem saraf. Selain itu, salmon juga mengandung kalsium tinggi.

Obat Pelancar Asi

Selain makanan, mungkin dokter juga dapat memberikan obat-obatan pelancar ASI, yaitu Domperidone. Pada umumnya, Domperidone dikenal sebagai obat antimual. Namun, efek lain dari obat ini adalah dapat membantu produksi ASI, tentunya dengan dosis yang berbeda ya Bund. Sebelum mengonsumsi obat ini, Bunda harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, jadi jangan memutuskan untuk menggunakan Domperidone secara sepihak. Beberapa obat pelancar asi juga bisa didapat di apotek. Akan tetapi, Bunda juga harus hati hati menggunakan obat-obatan lain ataupun jamu-jamuan tanpa sepengetahuan dokter atau apoteker, karena tidak semua obat aman untuk dikonsumsi pada ibu menyusui. Beberapa obat dapat masuk ke dalam air susu Bunda, dan jika diminum oleh si kecil, dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan.

Penting juga untuk diingat bahwa pikiran Bunda juga merupakan salah satu faktor penting untuk menentukan keberhasilan dalam pemberian ASI. Jadi, disarankan Bunda untuk menghindari stres dan tidak mudah menyerah dalam memberikan ASI eksklusif. Selain itu, minta dukungan Ayah dan keluarga agar si kecil hanya diberikan ASI tanpa tambahan susu formula.

Tidak ada asupan terbaik lainnya bagi si kecil, ASI merupakan makanan terbaik dan terlengkap sesuai dengan kebutuhan si kecil. Salah satu cara Bunda untuk menunjukkan cinta Bunda kepada si kecil adalah dengan mengASIhi-nya. Jangan sia-siakan kesempatan untuk bisa memberikan nutrisi terbaik untuk buah hati ya Bund. Nah itulah tips cerdas memilih makanan pelancar asi dari Dunia Bunda. Semoga informasi kami kali ini bermanfaat, tetap semangat ya Bund untuk mengASIhi!

Baca juga Tips Memperbanyak Asi Secara Alami ini ya Bun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *