Kandungan Super Nutrisi dan Manfaat Daun Kelor Untuk Anak

2 bulan lalu, by duniabunda

manfaat daun kelor untuk anak

Tanaman kelor tentu tidak asing di telinga Bunda. Tanaman ini sering kita gunakan sebagai salah satu menu hidangan sehari hari dirumah. Tahukah Bunda, ternyata kelor memiliki kandungan super nutrisi yang jumlahnya berlipat lipat dari pada makanan lainnya? Nah, untuk menjawab rasa penasaran bunda, kali ini Dunia Bunda akan mengulas tentang apa saja manfaat daun kelor untuk anak anak.

Kelor sangat bermanfaat untuk semua kalangan, terutama anak anak. Hal ini dikarenakan anak anak dalam masa tumbuh kembangnya membutuhkan berbagai nutrisi yang cukup untuk menghindari resiko penyakit dan menjaga kesehatan. Salah satu manfaat daun kelor untuk anak adalah untuk melancarkan sistem metabolisme tubuh dan sistem pencernaan.

Didalam dunia pengobatan kelor dikenal dengan nama Moringa Oleifera. Kelor juga di beri julukan sebagai Miracle Tree atau Trees of life. Ini bukanlah julukan yang sembarangan di berikan ya Bun. Mengingat di dalam pengobatan tradisional india, kelor disebutkan dapat menyembuhan 300 jenis penyakit.

Nah semua hal di atas adalah fakta yang didapatkan melalui beragam hasil penelitian. Berikut ulasan lengkap mengenai jenis jenis nutrisi dan manfaat yang dimiliki oleh kelor beserta penyakit yang bisa di atasi, dilansir dari sebuah e-book yang disusun oleh A Dudi Krisnadi dari Moringa Organik Indonesia.

Apa saja kandungan nutrisi yang terdapat di dalam kelor?

Ada banyak sekali kandungan nutrisinya, Bunda. Yuk kita cari tahu lebih lanjut

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Daun Kelor Untuk Anak Anak

1. Asam Lemak

Asam lemak sangat diperlukan didalam pemenuhan nutrisi anak anak untuk menunjang proses pertumbuhan otak dan kepribadiannya.

Karena kekurangan asam lemak terutama jenis Omega 3 pada anak anak dapat menyebabkan anak menjadi hiperaktif, mengalami gangguan belajar dan timbulnya masalah perilaku.

Selain itu dapat menyebabkan timbulnya masalah kesehatan seperti alergi, eksim, disleksia dan masalah memori.

Jadi bunda harus benar benar memastikan adanya asupan asam lemak dalam menu sehari hari si kecil ya bun.

Secara garis besar manfaat fungsi asam lemak pada daun kelor untuk anak anak adalah sebagai berikut :

  • fungsi utamanya adalah untuk kesehatan otak
  • menjaga proses pertumbuhan yang optimal
  • menjaga integritas membran sel
  • menjaga kulit agar tetap sehat
  • mempertahankan kinerja sistem saraf
  • mengatur jalannya respon inflamasi tubuh dan tekanan darah

Kelor mengandung asam lemak jenis Omega (asam oleat), Omega 6 atau asam linoleic dan Omega 3 atau asam alpha-linolenat. Kandungan Omega 3 dalam kelor 10 kali lipat lebih banyak daripada ikan salmon.

2. Vitamin

manfaat daun kelor untuk kesehatan anak

manfaat daun kelor untuk kesehatan dan perkembangan anak

Saat ini banyak produk supplemen yang dijual di pasaran sebagai penunjang untuk pemenuhan sumber vitamin pada anak anak. Kelor sendiri mengandung semua jenis vitamin yang diperlukan oleh tubuh lho bun.

Manfaat vitamin ini diantaranya adalah untuk mengurangi gejala penuaan akibat efek radikal bebas. Sebagai support terhadap daya imunitas tubuh dan mengurangi penyakit degeneratif pada manula. Yang paling utama vitamin dapat menciptakan tubuh yang sehat pada anak anak.

Kelor mengandung vitamin A ( Alpha dan beta-carotene), B, B1, B2, B3, B5, B6, B12, C, D, E, K, Asam folat dan Biotin dalam jumlah berlimpah dan berkali kali lipat jika dibandingkan dengan sumber nutrisi lainnya.

Nah manfaat dari beragam vitamin tersebut :

a. Vitamin A

Berfungsi untuk pertumbuhan, pemeliharaan tulang dan jaringan serta meningkatkan kekebalan dan sebagai anti-oksidan.

Selain itu Vitamin A memiliki manfaat yang sangat penting untuk kesehatan mata.

Jika kekurangan vitamin A dapat meningkatkan resiko kebutaan pada anak anak.

Kelor sendiri mengandung Vitamin A 10 kali lipat lebih banyak dan senyawa Beta Carotene 4 kali lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan wortel.

b. Vitamin B1

Banyak ditemukan pada biji-bijian, kacang polong, kuning telur, daging, beras merah dan jeroan. Fungsinya antara lain untuk melindungi sistem saraf, merangsang nafsu makan dan mensupport fungsi otot dan jantung.

Jika dibandingkan dengan tepung terigu kandung Vitamin B pada kelor adalah 21 kali lipat lebih banyak.

c. Vitamin B2

Vitamin B2 berfungsi untuk membantu proses pencernaan dan melindungi kesehatan kulit dan mata. Vitamin ini dapat ditemukan pada susu, keju, telur, daging sardine, kubis, daging dan beras merah

Kelor mengandung vitamin B2, 50 kali lebih banyak dibandingkan daging sardines

d. Vitamin B3

Peranan Vitamin B3 ini sangat penting untuk menjaga kadar gula darah, tekanan darah tinggi, migrain, vertigo dan dapat menetralisir racun.

Makanan hewani seperti ikan dan daging unggas merupakan sumber vitamin B3. Selain itu, vitamin B3 juga terdapat pada kacang tanah.

Nah kadar vitamin B3 dalam kelor 50 kali lebih banyak dari pada kacang tanah

e. Vitamin B6

Penyakit yang ditimbulkan jika kekurangan vitamin ini adalah penyakit kulit yang biasanya ditemukan pada area mata, hidung dan mulut.

Makanan yang kaya akan vitamin B6 adalah alpukat, pisang, keruk, bayam, ikan, daging dan kacang kedelai.

Kandungan Vitamin B6 pada kelor adalah 29 kali lipat lebih banyak jika dibandingkan dengan apel loh bun.

f. Vitamin C

Manfaat vitamin C pada daun kelor untuk anak anak diantaranya :

  • menunjang pertumbuhan
  • membantu proses penyembuhan
  • meningkatkan kekebalan tubuh
  • mencegah penyakit flu
  • merangsang elastisitas kulit
  • memelihara tulang dan gigi
  • sebagai anti oksidan

Buah buahan merupakan sumber vitamin C, terutama ditemukan pada buah jeruk, kiwi, anggur, jambu biji, sirsak, mangga, pepaya, strawberi dan tomat

Vitamin C yang dikandung oleh kelor 10 kali lebih banyak dari buah anggur.

g. Vitamin D

Tubuh kita mendapatkan vitamin D saat kulit menerima ultraviolet dari paparan sinar matahari pagi.

Vitamin D sangat penting untuk anak anak pada masa pertumbuhannya. Karena berperan penting dalam pertumbuhan dan pemeliharaan tulang.

Jadi ,kekurangan Vitamin D pada anak anak dapat mengganggu proses pembentukan tulang.

Selain terdapat pada sinar matahari pagi, vitamin D juga terkandung dalam asupan susu lho bun.

Namun, jika dibanding kan dengan susu, daun kelor kering mengandung vitamin D 17 kali lebih banyak.

h. Vitamin E

Ada segudang manfaat vitamin C pada daun kelor untuk anak anak yaitu :

  • mengandung anti oksidan yang mencegah penuaan dini sel sel
  • dapat merangsang kekebalan tubuh melawan penyakit
  • mengurangi resiko terkena penyakit mata yaitu katarak
  • mencegah timbulnya penyakit jantung
  • mengurangi resiko terkena penyakit kanker
  • menjaga kesehatan dan elastisitas kulit

Biji bunga matahari, minyak wijen, jagung, kuning telur, bayam dan kacang kacangan adalah sumber nutrisi yang kaya akan Vitamin E

Namun Tahukan Bunda, kelor mengandung 3 kali lebih banyak Vitamin E jika dibandingkan dengan sayur bayam

i. Vitamin K

Proses penyembuhan luka ditentukan oleh pembekuan darah, dan Vitamin K berperan penting didalamnya.

Vitamin K banyak terdapat pada selada, kubis, kol, kangkung dan susu

Kelor juga mengandung Vitamin K bahkan 1,5 kali lipat lebih banyak dari Kubis

3. Anti Oksidan

Anti oksidan berfungsi untuk menetralisir radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel. Bunda tentu penasaran, apa sih itu radikal bebas?

Nah, radikal bebas adalah suatu kondisi dimana molekul molekul di dalam tubuh yang tidak stabil karena terjadinya oksidasi. Hal ini akan diperparah oleh kebiasaan kebiasaan buruk salah satunya seperti mengkonsumsi makanan junkfood dan merokok. Disebabkan dapat menurunkan sistem pertahanan tubuh dalam melawan radikal bebas.

Nah apa saja fungsi dari anti oksidan itu:

  •  meningkatkan daya imunitas tubuh melawan virus, flu dan infeksi
  •  menurunkan resiko segala jenis penyakit kanker
  •  menurunkan resiko terkena penyakit kolestrol dan jantung
  •  bersifat anti penuaan terhadap sel sel di seluruh tubuh

Rajin rajinlah memberi asupan kelor untk menjaga kekebalan tubuh si kecil untuk menghadapi virus virus disekitarnya.

4. Anti Inflamasi

Inflamasi adalah radang atau kerusakan sel yang timbul sebagai usaha tubuh untuk perlindungan diri. Jadi kelor mengandung senyawa anti inflamasi yang dapat menghilangkan radang karena infeksi atau cedera pada jaringan. Salah satunya adalah dengan menghilangkan nyeri dan menurunkan panas akibat infeksi.

Bunda bisa memanfaatkan kelor untuk meringankan nyeri dan demam ketika anak anak sakit.

5. Asam Amino

Kandungan ini biasanya banyak di temukan pada daging merah dan susu. Asam amino penting untuk regenerasi sel sel lho bunda. Apa sih asam amino itu?

Jadi asam amino adalah gugus protein yang berfungsi untuk menjaga sistem tubuh agar tetap kuat dan melindungi tubuh dari masalah kesehatan dan penuaan.

Kelor mengandung hampir semua jenis asam amino, baik asam amino yang dihasilkan oleh tubuh sendiri (non essensial) maupun asam amino yang di hasilkan dari sumber makanan lain (essensial).

Terdapat 8 jenis unsur asam amino essensial yang terkandung dalam kelor diantaranya adalah Valin, Tryptophan, Treonin, Phenylalaine, Metionin, Lisin, Leucine dan Isoleusin.

WHO sendiri menyatakan bahwa senyawa asam amino ini sangat penting untuk kebutuhan anak terutama di umur 2-5 tahun.

Jenis asam amino essensial tidak diproduksi dalam tubuh melainkan di dapatkan melalui sumber makanan yang dikonsumsi sehari hari. Akan fatal akibatnya jika tubuh kita kekurangan asam amino ini.

Nah selain mengandung 8 jenis asam amino essensial, kelor juga mengandung 10 jenis asam amino non essensial yaitu Arginine, Asam Aspartat, Alanin, Sistin, Asam Glutamat, Glycine, Histidin, Serine, Proline dan Tryrosine.

6. Mineral

Vitamin dan mineral bekerja berkesinambungan dalam memelihara kesehatan dan mencegah penyakit

Ada banyak jenis mineral yang memiliki fungsinya masing masing dan tentunya berperan vital dalam tubuh kita. Contohnya adalah kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, zinc, sodium, selenium dan lain lain.

Daun kelor sendiri mengandung semua mineral lengkap tersebut diatas.

7. Klorofil atau Zat Hijau Daun

Kelor adalah salah satu dari sedikit makanan yang mengandung klorofil. Fungsi klorofil sendiri cukup banyak yaitu :

  • berfungsi sebagai penyembuh alami
  • dapat menetralkan dan membuang racun dalam tubuh
  • membantu sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit
  • membantu meremajakan kulit
  • membantu pembentukan sel darah merah

Wheatgrass selama ini dianggap sebagai sumber makanan dengan kandungan klorofil terbanyak. Akan tetapi kelor ternyata mengandung 4 kali lebih banyak klorofil dari wheatgrass.

Manfaat Daun Kelor Untuk Pengobatan dan Kesehatan

manfaat bunga kelor untuk kesuburan

manfaat bunga kelor untuk pria dan wanita dengan masalah kesuburan

1. Meningkatkan Asi

Asi merupakan makanan alami dan terlengkap untuk bayi. Selain aman asi juga murah dan diperlukan untuk 6 bulan pertama kehidupan bayi.

Bayi asi sangat jarang menderita penyakit eksim, resiko alergi dan penyakit pernafasan.

Namun, keluhan asi sedikit ketika hari pertama menyusui pada ibu yang baru melahirkan tidak jarang membuat mereka memutuskan untuk memberikan susu formula

Didalam daun kelor terdapat kandungan Galactogogues yang berperan dalam meningkatkan volume dan memperlancar aliran asi serta meningkatkan kadar prolaktin serum pada ibu.

2. Manfaat Daun Kelor Untuk Kesehatan Rahim dan Kesuburan

Masalah kesuburan atau infertilitas adalah momok bagi sebagian pasangan suami istri yang memiliki kendala dalam mendapatkan keturunan.

Bunga kelor mempunyai manfaat herbal terbaik untuk mengatasi masalah kesuburan.

Cukup rebus 5-10 tangkai bunga kelor , dapat dicampur dengan madu agar rasanya lebih enak.

Minuman herbal bunga kelor dapat menyembuhkan masalah ketidaksuburan baik pada pria maupun wanita

3. Manfaat Daun Kelor Untuk Wajah dan Kulit

Memiliki kulit yang sehat, kencang dan awet muda adalan impian semua wanita. Sehingga para wanita rela mengeluarkan banyak uang untuk perawatan demi mengatasi masalah kulit yang dialami seperti jerawat, eksim, ruam dan keriput. Agar wajah tetap awet muda dan bebas jerawat.

Saat ini banyak pula hadir produk-produk kecantikan baik yang berbahan alami maupun kimia.

Penuaan adalah masalah kulit yang ditimbulkan oleh peradangan dan inflamasi karena faktor paparan sinar matahari, cuaca dan pemakaian produk produk tertentu.

Melakukan diet, konsumsi supplemen dan pemakaian krim dapat mengontrol penuaan pada kulit.

Penting untuk Bunda ketahui bahwa kelor mengandung 36 senyawa anti inflamasi.
Hormon sitokinin dalam kelor menginduksi pembelahan sel dan menunda penuaan sel. Sitokinin menghasilkan sifat anti penuaan pada manusia. Sebanyak 40.000 sel sel kulit mati tiap menitnya dan sitokinin membantu mempercepat pertumbuhan sel sel kulit yang baru.

Bunda dapat mengoleskan minyak daun kelor pada wajah untuk mengatasi penuaan. Saat ini produk untuk perawatan kulit berbahan dasar kelor banyak tersedia di pasaran.

4. Diabetes

Diabetes adalah kondisi saat tubuh manusia tidak dapat memproduksi insulin akibat kerusakan fungsi pankreas.

Insulin sendiri adalah hormon yang dapat mengubah gula dalam darah dan mengubahnya menjadi energi.

Vitamin dan mineral yang terkandung dalam kelor dapat bekerja bersama sama dalam memperbaiki organ pankreas sehingga merangsang produksi insulin dalam tubuh.

5. Hipertensi

Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi umumnya diderita oleh pria ataupun wanita paruh baya.

Penyakit ini cukup berbahaya karena dapat meningkatkan resiko timbulnya penyakit jantung, ginjal dan stroke.

Arginine adalah salah satu jenis asam amino yang terkandung dalam kelor yang mempunyai fungsi penting untuk menyeimbangkan tekanan darah.

6. Membersihkan racun dalam tubuh

Racun dalam tubuh yang didapat dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, umumnya akan di netralisir dan disaring oleh hati dan kantung empedu. Akan tetapi kondisi gangguan pada hati dan empedu akibat gaya hidup yang tidak sehat, dapat menyebabkan penyakit hati dan empedu yaitu hepatitis dan sirosis.

Gangguan ini tentunya akan merusak kinerja hati dalam mentralisir racun, sehingga racun tetap ada dalam tubuh kita dan tentunya sangat membahayakan.

Silymarin adalah senyawa yang terkandung dalam daun kelor dan memiliki fungsi perlindungan terhadap sel sel hati

Kelor adalah detoksifikasi yang baik karena dapat membersihkan racun yang masuk kedalam tubuh dan merusak hati.

7. Membasmi Kolesterol Jahat dalam tubuh

Kolesterol berperan besar terhadap timbulnya penyakit jantung dan stroke. Daun kelor dapat mengurangi kolesterol dalam darah.

8. Gangguan pada persendian atau Asam Urat

Asam urat disebabkan oleh terjadinya peningkatan kadar asam urat atau purin dalam darah. Hal ini menimbulkan peradangan pada sendi atau biasa disebut rheumatic, sehingga menyebabkan nyeri dan bengkak merah.

Kerugian penyakit ini adalah dapat menurunkan kondisi fisik tubuh.

Konsumsi makanan kacang-kacangan dan daging yang berlebihan adalah pemicu dari penyakit asam urat.

Umumnya penyakit asam urat lebih banyak diderita oleh pria.

Kelor adalah alternatif alami yang dapat mengurangi rasa nyeri pada persendian atau rheumatic dan encok

Daerah yang memanfaatkan kelor sejak dahulu sebagai pengobatan rheumatic adalah Minahasa, Sulawesi Selatan dan Ujung Pandang.

Kandung Alkaloid dalam tanaman kelor dapat menurunkan rasa nyeri akibat rheumatic dan kandungan kolkisin dan flavonoid berfungsi sebagai anti inflamasi untuk encok

9. Obat untuk penyakit jantung

Kandungan Vitamin B dan Asam folat yang melimpah pada kelor dapat menjaga kesehatan jantung.

Selain itu kelor mengandung senyawa glikosida yang sudah terkenal diseluruh didunia untuk digunakan sebagai terapi pengobatan gagal jantung dan meningkatkan kekuatan denyut jantung.

10. Membasmi Kanker dan Tumor

Penyebab kematian No 1 setelah penyakit jantung adalah kanker dan tumor.
Kanker sendiri disebabkan oleh terjadinya pertumbuhan sel yang tidak terkendali.

Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok dan junk food adalah pemicu penyakit kanker.

Kelor dapat menghancurkan tumor dan kanker karena mengandung isothiocyanate benzil yaitu senyawa kimia yang memiliki kemampuan anti-kanker dan chemoprotective.
Chemoprotective bekerja dalam memperkuat sel sel.

Nah selain senyawa diatas, kekayaan nutrisi dalam kelor seperti Vitamin A , Vitamin C, zat besi, protein , kalsium dan lain lain bekerja bersama sama dalam menjaga kesehatan tubuh agar tetap bugar sehingga membantu sel sel tubuh melawan kanker.

11. Memperbaiki Fungsi hati dan ginjal

Ginjal memiliki fungsi untuk menyaring racun dalam darah dan membuangnya dalam bentuk urine.

Tahukan bunda bahwa tubuh tidak akan menunjukkan gejala apapun sebelum 90% dari fungsi ginjal terganggu.

Hal ini tentunya menyulitkan dalam pengobatan karena penyakit baru diketahui setelah parah.

Kandungan senyawa alkalid moringin dalam daun kelor dapat mengatasi masalah ginjal dan meningkatkan volume urine dan menghilangkan batu di kandung kemih.

Cukup konsumsi sayuran kelor setiap hari selama 1 bulan dan batu ginjal akan keluar sewaktu buang air kecil.

Cara Mengolah Daun Kelor

Cara mengolah kelor sebenarnya cukup simpel dan praktis. Bunda cukup mencuci bersih kelor kemudian dikeringkan di udara yang terbuka. Jangan kena sinar matahari langsung ya Bun.

Kemudian setelah kering, dapat ditumbuk lalu disimpan dalam tempat yang sejuk.

Jika hendak diminum cukup dibuat teh dan dicampur madu agar rasanya lebih enak.

Kelor juga dapat dibuat sayur-sayuran sebagai pelengkap menu sehari hari bunda dan keluarga. Akan tetapi kelor yang dikeringkan jauh lebih banyak nutrisinya.

Begitu banyak manfaat dan kandungan yang ternyata tersembunyi dalam kelor yang penting untuk pertumbuhan dan kesehatan anak anak. Semoga ulasan dari Dunia Bunda tentang manfaat daun kelor untuk anak anak ini bermanfaat dan menginspirasi ya Bun.

Artikel dilansir dari sebuah e-book yang disusun oleh A Dudi Krisnadi dari Moringa Organik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *