Panduan Pemberian MPASI Pertama untuk Bayi 6 Bulan

4 bulan lalu, by duniabunda

mpasi bayi 6 bulan

Wah selamat ya Ayah dan Bunda, si kecil sudah memasuki usia 6 bulan. Pada usia di bawah 6 bulan si kecil hanya mendapatkan air susu ibu (ASI) saja atau ASI eksklusif, nah pada usia 6 bulan ini si kecil sudah waktunya untuk dikenalkan dengan makanan pendamping air susu ibu atau yang dikenal dengan MPASI. Makanan pendamping ASI dikenalkan saat anak berusia 6 bulan, hal ini berkaitan dengan program pemerintah untuk memberikan ASI eksklusif pada anak usia 0 sampai 6 bulan. Selain itu, pada usia 6 bulan fungsi dari sistem pencernaan si kecil sudah siap untuk menerima makanan padat. Jadi mpasi untuk bayi 6 bulan sudah wajib diberikan ya bun.

Mungkin bagi sebagian besar Bunda lebih memilih makanan pendamping ASI instan yang banyak di jual di pasaran, tidak ada salahnya sih Bund, tapi tidak sedikit juga Bunda yang ingin membuatnya sendiri. Bunda dapat mengatur asupan nutrisi bagi si kecil. Awalnya mungkin terasa sulit dan membingungkan apalagi jika Bunda baru pertama kali menyiapkan MPASI, namun jika dilakukan terus menerus maka semuanya akan terasa mudah. Agar Bunda tidak bingung, maka artikel kami kali ini akan membahas tuntas mengenai MPASI untuk buah hati Bunda. Simak yuk Bund!

Apakah MPASI boleh diberikan saat si kecil berusia di bawah 6 bulan?

Pada si kecil yang mendapatkan ASI eksklusif, pemberian MPASI dimulai pada usia 6 bulan, karena sesuai dengan program pemerintah yang merekomendasikan pemberian ASI saja, tanpa asupan tambahan apapun termasuk air putih. Namun, pada bayi yang menggunakan susu formula, biasanya makanan pendamping sudah dapat dimulai sejak si kecil berusia 4 bulan. Saluran pencernaan pada bayi yang mendapatkan susu formula biasanya akan lebih cepat siap untuk menerima makanan padat dibandingkan si kecil yang mendapatkan ASI eksklusif.

Pemberian MPASI di bawah usia yang direkomendasikan dapat beresiko bagi si kecil, seperti risiko tersedak karena fungsi motorik dan gangguan pencernaan karena funsi motorik dan sistem pencernaan si kecil masih belum siap untuk menerima makanan padat. Pemberian MPASI juga tidak boleh terlalu lambat, karena dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan yang diakibatkan asupa nutrisi tubuh si kecil tidak tercukupi, karena ASI hanya bisa mencukupi nutrisi si kecil pada usia 0 sampai 6 bulan saja.

Hal hal yang perlu diperhatikan sebelum memberikan mpasi pertama bayi 6 bulan

Selain usia, sebelum memulai MPASI Bunda juga harus menilai apakah si kecil sudah siap untuk menerima makanan pendamping ASI atau tidak. Beberapa hal yang perlu Bunda perhatikan, antara lain:

1.Kekuatan leher si kecil

Kekuatan leher si kecil, apakah si kecil sudah bisa menahan kepalanya dalam posisi tegak dan kuat

2.Ketertarikan dengan aktivitas makan pada orang orang disekitarnya.

Apakah si kecil sudah mulai tertarik atau memperhatikan Bunda atau orang di sekitarnya makan. Selain itu si kecil juga memberikan respon membuka mulut ketika akan diberikan makanan

3.Refleks dorong pada lidah.

Bunda dapat memperhatikan apakah si kecil masih suka menjulurkan lidah. Nah, jika si kecil masih suka melakukan hal tersebut maka sebaikya MPASI tidak diberikan terlebih dahulu, karena akan menyulitkan makanan untuk masuk ke mulut si kecil

3.Si kecil sudah bisa duduk dengan baik

Apakah Menu yang Sebaiknya Diberikan untuk MPASI pertama bayi 6 bulan?

karbohidrat mpasi bayi 6 bulan

karbohidrat untuk mpasi bayi 6 bulan

Berdasarkan ilmu turun-temurun dari orang tua atau nenek kita, mengenalkan makanan pendamping bagi si kecil adalah buah-buahan, biasanya pisang yang dihaluskan dengan sendok. Mungkin Bunda juga berpikir bahwa lebih baik memberikan buah atau sayur-sayuran untuk membantu sistem pencernaan si kecil. Namun, ternyata buah atau sayur-sayuran tidak disarankan loh Bunda, karena makanan tersebut tidak terlalu bermanfaat bagi usus anak.

Makanan pendamping ASI yang disarankan adalah makanan yang harus mengandung gizi atau nutrisi yang lengkap. Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis anak, dr. Lucia Nauli Simbolon, Sp.A bahwa nutrisi lengkap yang dimaksud adalah makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak, seperti bubur beras yang mengandung ketiga faktor penting tersebut.

Perhatikan tekstur yang hendak diberikan pada si kecil sesuai

Selain makanan yang mengandung 3 faktor nutrisi tadi, Bunda juga harus memperhatikan tekstur dari makanan yang akan Bunda berikan. Pada awal pemberian pastikan Bunda memberikan tekstur yang lembut terlebih dahulu (masih agak cair, lembek), hal ini bertujuan agar si kecil tidak tersedak.

Nah, jika si kecil sudah mulai terbiasa Bunda dapat mulai menaikkan tekstur MPASI menjadi semakin kasar. Saat memasuki usia 8 bulan yang awalnya semua makanan dan sayur diblender dan disaring agar halus, Bunda bisa mulai mencoba untuk membuatnya lebih kasar, seperti wortel diparut atau daging hanya dipotong kecil dan halus.

Apakah Ada Metode Khusus Dalam Pemberian MPASI ?

Pemberian makanan pendamping ASI yang baik adalah ketika si kecil dalam posisi duduk. Dudukan si kecil di kursi makannya dan ajak untuk makan bersama dengan keluarga yang lain. Pemberian MPASI yang baik adalah tidak lebih dari 30 menit, jadi pastikan Bunda tidak terlalu lama saat menyuapi si kecil ya. Mungkin Bunda berpikir metode tersebut sudah kuno, karena saat ini banyak sekali Bunda yang menerapkan metode baby led weaning.

Apakah itu Baby Led Weaning?

Baby led weaning adalah metode yang tidak memberikan makanan pendamping ASI berupa puree yang disuapi untuk si kecil, dan memberi kebebasan si kecil untuk memegang dan menyuap makannnya sendiri, biasanya dipilih makanan padat yang berukuran segenggam tangan si kecil (finger foods).

Metode ini mungkin dianggap lebih baik, namun berdasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) metode baby led weaning ini tidak direkomendasikan, karena MPASI yang baik adalah MPASI yang bertahap, mulai dari tekstur lembut dan lunak dan semakin lama, semakin kasar, serta harus memenuhi 3 faktor nutrisi penting yaitu karbohidrat, protein dan lemak. Tidak hanya itu, jika tidak dilakukan dengan benar metode baby led weaning dapat menyebabkan si kecil tersedak dan kekurangan gizi.

Apakah Boleh Menggunakan Bumbu Tambahan untuk MPASI?

Bumbu tambahan untuk MPASI, seperti garam, gula atau perasa lainnya tidak direkomendasikan. Seharusnya makanan pendamping ASI bebas dari gula dan garam, namun ini juga harus disesuaikan dengan respon si kecil ya Bund. Jika si kecil mau mengonsumsi MPASI tanpa tambahan gula dan garam, maka Bunda bisa memberikannya tanpa masalah. Namun, jika si kecil tidak mau makan sama sekali, maka tidak ada salahnya untuk menambahkan gula dan garam pada makanannya, tentunya dengan takaran yang wajar ya Bund.

Apakah Boleh Memberikan MPASI Instan untuk Si Kecil?

Menurut dr. Lucia Nauli Simbolon, Sp.A, makanan pendamping ASI yang instan justru memiliki semua nutrisi yang dibutuhkan oleh si kecil. Bunda dapat melihat kandungan gizi dan perhitungan kalori di kemasan produk. Bunda juga dapat mengombinasikan penggunaan MPASI instan dengan MPASI yang Bunda buat sendiri.

Apakah Ada Jadwal Pemberian MPASI yang Benar?

Jadwal pemberian MPASI bergantung pada kondisi si kecil. Awalnya diberikan 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore. Setelah 1 sampai 2 minggu, Bunda bisa menambahkan makanan tambahan pada siang hari berupa buah atau biskuit, dan diantara jam tersebut Bunda bisa memberikan ASI atau susu formula. Sampai pada usia 8 sampai 9 bulan, si kecil sudah mendapatkan makanan 3 kali sehari.

Tips dalam pemberian mpasi untuk si kecil

Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memberikan makanan pendamping ASI untuk si kecil, yaitu:

1.Jangan memaksa si kecil untuk makan

Bunda harus jelih melihat kapan si kecil lapar, berikan makanan pendamping saat ia lapar dan berhenti ketika ia sudah kenyang atau menolak untuk makan. Agar si kecil terbiasa dengan jadwal makan, sebaiknya Bunda mengatur jadwal makan yang teratur.

2.Jangan berikan makanan saat si kecil mengantuk

3.Suapi si kecil secara perlahan dan tidak terburu-buru agar tidak tersedak

4.Pilihlah menu yang bervariasi.

Selain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil, pemberian menu yang bervariasi juga bisa membantu si kecil untuk mengenali berbagai rasa makanan

5.Pemantauan terhadap adanya alergi pada anak.

Jika si kecil sudah mau mengonsumsi makanan tertentu, Bunda harus melakukan pemantauan terhadap respon si kecil untuk menilai adanya alergi makan pada si kecil

6.Tetap berikan ASI atau susu formula diantara jadwal makan si kecil.

Setelah menyelesaikan pemberian ASI eksklusif, Bunda dapat tetap memberikan ASI atau susu formula sampai si kecil berusia 2 tahun.

Inspirasi MPASI untuk Si Kecil

1.Bubur beras

Resep ini merupakan resep yang mudah dan sederhana yang bisa Bunda coba untuk memberikan MPASI pertama untuk si kecil. Bunda dapat menggunakan beras yang telah disangrai dan dihaluskan untuk membuat bubuk beras. Setelah itu, bubuk beras dimasak dengan air hingga mendidih dan disajikan hangat. Bunda juga boleh menambahkan ASI atau susu formula ketika bubur sudah siap untuk disajikan. Jika si kecil sudah terbiasa Bunda juga dapat menambahkan daging, wortel, kentang dan sayuran lain sebagai tambahan nutrisi. Tapi, pastikan Bunda haluskan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada si kecil.

2.Puree

Puree adalah makanan yang sudah dilembutkan, biasanya menggunakan blender atau penghalus lainnya, dan disaring untuk memastikan Bunda mendapatkan tekstur yang lembut. Komposisi dari puree untuk si kecil dapat Bunda kombinasikan sesuai dengan kreasi Bunda. Contohnya, Bunda dapat membuat puree dari kentang, daging sapi, ayam, ikan ubi, jagung maniss, buncis, brokoli, wortel, tomat, bayam, pisang alpukat atau apel sesuai dengan keinginan dan kesukaan si kecil.

Nah, gimana nih Bund sudah dapat pencerahan untuk menyiapkan MPASI pertama si kecil kan? Susah, susah gampang nih Bund, tapi yang penting adalah jangan bingung dan ragu dalam memberikan makanan pendamping ASI, Bunda pasti bisa memberikan nutrisi terbaik untuk si kecil. Dalam menyiapkan MPASI untuk si kecil pastikan Bunda memperhatikan kandungan gizi dari makanan yang Bunda siapkan dan jangan lupa juga untuk tetap memberikan si kecil ASI atau susu formula sampai usia 2 tahun ya Bunda. Selamat mencoba Bunda, semoga informasi mpasi untuk bayi 6 bulan ini bermanfaat baik bagi Bunda yang memutuskan untuk menggunakan MPASI instan atau Bunda yang akan membuat MPASI sendiri. Ikuti terus Dunia Bunda untuk mendapatkan informasi menarik dan bermanfaat lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *