Stimulasi Untuk Perkembangan Bayi 5 Bulan yang Sehat dan Normal

2 bulan lalu, by duniabunda

perkembangan bayi 5 bulan

Wah, si kecil semakin besar ya Bund. Tentunya banyak perkembangan dan hal-hal ajaib yang sudah ditunjukkan oleh si kecil sejak lahir sampai usia 5 bulan ini. Usia tahun pertama adalah masa-masa yang penting bagi perkembangan bayi, sehingga harus mendapatkan perhatian khusus. Setiap anak terlahir unik, sehingga setiap bayi juga memiliki kemampuan dan perkembangan yang berbeda-beda. Jadi, jangan terlalu khawatir jika si kecil tidak menunjukkan perkembangan yang sama dengan bayi seusianya. Bayi lahir prematur juga membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan hal yang bisa dilakukan anak seusianya. Namun, penting bagi Ayah dan Bunda untuk memiliki pengetahuan mengenai apa saja yang seharusnya sudah bisa dilakukan oleh bayi usia 5 bulan. Yuk, kita belajar bersama mengenai apa saja perkembangan bayi 5 bulan yang normal dan sehat, simak informasi dan tips dari Dunia Bunda di sini ya Bund!

Apa saja perkembangan bayi 5 bulan?

Apa saja yang sudah bisa dilakukan oleh bayi usia 5 bulan?

1.Kemampuan motorik

• Umumnya bayi usia 5 bulan sudah dapat membalikkan badan atau tengkurap dan kembali ke posisi terlentang. Si kecil belum bisa Bund? Jangan khawatir ya, karena beberapa bayi memang baru bisa melakukan posisi tengkurap sekitar usia 6 sampai 7 bulan, jadi wajar kok Bund.
• Berusaha untuk meraih atau mengambil benda-benda di sekitarnya. Segala sesuatu yang baru tentunya menarik bagi si kecil, sehingga benda apapun yang Bunda berikan akan menarik untuk si kecil.
• Bisa memegang benda, seperti mainan atau botol susunya sendiri. Bahkan beberapa bayi juga bisa memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya
• Melempar objek yang sedang dipegang
• Sebagian besar bayi sudah bisa duduk beberapa saat tanpa ditopang, namun beberapa bayi masih perlu ditopang. Bantu si kecil membenarkan posisi duduknya dengan memposisikan kaki seperti huruf “V” agar si kecil bisa lebih seimbang.
• Mengubah posisi dari tidur menjadi duduk
• Si kecil mulai bisa menahan berat tubuhnya sendiri
• Memasukkan benda ke mulutnya
• Mengemut tangan
• Mulai belajar merangkak
• Menyatukan kedua tangannya
• Mulai belajar makan sendiri

2.Kemampuan Berbicara

• Ocehan si kecil akan lebih bervariasi dan dapat mengucapkan beberapa patah kata, seperti “ma”, “ba” dan lainnya. Bunda jika bisa memotivasi bayi untuk mengoceh dengan membacakan buku cerita atau mengulangi kata-kata yang sering digunakan si kecil, misalnya susu, tidur, mama, papa.
• Memperhatikan orang yang sedang berbicara
• Mulai bisa menirukan kata-kata
• Menoleh ke sumber suara yang belum dikenali
• Sudah mulai mengenali dan menoleh ketika namanya dipanggil

3.Kemampuan Visual

• Fokus menatap benda atau objek lainnya
• Dapat menatap dan mengikuti gerakan objek
• Sudah bisa membedakan warna

4.Kemampuan Sosial

• Mengenali wajah orang-orang terdekat
• Menangis jika akan digendong orang yang tidak dikenal
• Merespon senyuman orang lain
• Merespon ketika diajak bercanda, si kecil bisa tertawa memekik

Kebanyakan bayi pada usia 5 bulan sudah bisa tidur sepanjang malam. Di siang hari si kecil masih membutuhkan waktu tidur siang, yaitu sekali pada pagi hari dan setelah makan siang. Tempatkan si kecil pada tempat tidurnya ketika menunjukkan tanda-tanda mengantuk dibandingkan sudah terlelap, hal ini membiasakan si kecil untuk menenangkan dirinya sendiri. Selain membantu si kecil untuk lebih mandiri, cara ini juga akan memudahkan Bunda.

Tips untuk menidurkan si kecil

Ada beberapa tips yang bisa Bunda terapkan untuk membantu si kecil untuk tidur:

  1. Berikan si kecil waktu tidur yang sama
  2. Berikan aktivitas si kecil di sore hari
  3. Memandikan si kecil dengan air hangat
  4. Berikan ayunan atau tepukan lembut pada si kecil
  5. Nyalakan lagu atau musik klasik yang lembut untuk menenangkan si kecil agar lebih mudah terlelap. Bunda juga bisa bernyanyi, karena si kecil senang mendengar suara ibunya
  6. Bacakan cerita anak untuk si kecil
  7. Redupkan lampu

Tips untuk melatih bayi yang belum bisa tengkurap

Nah, bagi Bunda yang ingin melatih si kecil untuk tengkurap. Ada beberapa tips yang bisa Bunda coba, yaitu:

1.Memperkuat otot bayi dengan melakukan tummy time.

Tummy time dilakukan dengan memposisikan si kecil dalam keadaan tengkurap dan dibiarkan sekitar 3 sampai 5 menit tiap sesinya, dan dapat diulangi sampai mencapai 15 menit dalam sehari. Posisi ini dapat merangsang motorik si kecil untuk bergerak mengangkat kepala dan menggerak-gerakan tubuhnya, sehingga akan melatih otot dada, leher dan lengan. Para ahli juga mengatakan posisi ini bermanfaat untuk

Waktu yang disarankan untuk melakukan tummy time adalah setelah bayi bangun tidur atau setelah mengganti popok, dan hindari waktu setelah makan ya Bund. Tempatkan si kecil pada tempat yang empuk dan nyaman.

Biasanya bayi akan merasa bosan, Bunda bisa memberikan mainan kesukaan si kecil di sekitarnya agar si kecil lebih betah dan aktif menggerakan badan. Bunda juga harus aktif untuk mengajak si kecil bermain untuk mengalihkan perhatiannya.

Pastikan si kecil selalu dalam pengawasan Bunda ketika melakukan posisi ini, jika si kecil terlihat lelah atau menangis, segera ubah posisinya agar nyaman kembali. Jangan menidurkan si kecil pada posisi tengkurap, karena dapat menyebabkan sindrom kematian mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS).

2. Menyusui dengan posisi di atas perut Bunda

Posisi yang bervariasi membuat si kecil berusaha mencari puting susu Bunda. Tempatkan si kecil di atas perut Bunda ketika menyusui. Selain melatih motorik bayi, posisi ini juga bisa meningkatkan rasa kebersamaan dengan si kecil.

3. Kurangi menempatkan si kecil di bouncer atau stroller

Hal ini membuat si kecil tidak bisa melatih kemampuan motoriknya.

 

 Ciri-ciri Perkembangan bayi 5 bulan yang sehat dan normal

  1. Bayi 5 bulan dengan jenis kelamin laki-laki pada umumnya memiliki berat badan 6-9,2 kg dengan panjang 62-70 cm. Sedangkan, pada bayi perempuan umumnya memiliki berat badan 5,5-8,7 kg dengan panjang 60-68 cm. Si kecil yang sehat memiliki peningkatan berat badan dari waktu ke waktu.
  2. Si kecil jarang menangis
  3. Tidur lebih teratur
  4. Si kecil bisa fokus pada objek

Tips untuk Stimulasi dan  Merawat Bayi Usia 5 Bulan

stimulasi dan permainan untuk bayi 5 bulan

  1. Si kecil menyukai musik. Bunda bisa menyetel berbagai jenis musik, seperti musik klasik, jazz, dan pop.
  2. Stimulasi si kecil dengan memberikan mainan yang berwarna-warni. Bunda juga bisa membantu memperkenalkan objek dengan memperlihatkan dan menyebutkan nama objek kepada si kecil.
  3. Hati-hati memilih mainan untuk si kecil. Usia 5 bulan merupakan fase oral pada bayi, jadi pastikan memberikan mainan yang lembut dan aman jika dimasukkan ke dalam mulut.
  4. Sediakan tempat bermain khusus yang aman dan nyaman untuk si kecil untuk berguling.
  5. Tempatkan bantal dan guling di sekitar si kecil agar tidak jatuh ketika si kecil berguling.
  6. Bantu si kecil untuk mengenal suara yang berbeda, Bunda bisa mencontohkan suara yang berbeda, seperti suara burung, bebek, kucing dan sebagainya.
  7. Hindari meletakkan barang yang berbahaya di sekitar bayi, agar menghindari bayi menarik barang dan menimpa si kecil.
  8. Ajak si kecil untuk jalan-jalan ke taman agar si kecil melihat suasana baru, dan belajar berinteraksi dengan banyak orang, sehingga membuat si kecil lebih bersemangat.
  9. Berikan asupan yang diperlukan si kecil. Air susu ibu (ASI) merupakan nutrisi yang terbaik untuk bayi selama usia 2 tahun. ASI memiliki banyak manfaat bagi si kecil, termasuk meningkatkan daya tahan tubuh si kecil. Ketika usia 6 bulan Bunda bisa memberikan MPASI (Makanan pendamping ASI). World Health Association (WHO) merekomendasikan pemberian MPASI pada saat bayi memasuki usia 6 bulan, karena usia ini pencernaan bayi sudah bisa menerima makanan selain ASI. Pemberian MPASI yang terlalu cepat dapat menyebabkan masalah pada bayi, seperti perut kembung, diare, bahkan alergi makanan. Selain itu, makanan padat masih sulit ditelan dan berisiko si kecil tersedak.

Mainan yang cocok untuk perkembangan bayi 5 bulan

Mainan merupakan salah satu faktor yang membantu si kecil untuk mengembangkan kemampuan motorik, visual dan kognitifnya.

1. Soft toy

Pilihlah mainan dengan bahan yang lembut, empuk dan ringan untuk digenggam oleh si kecil.

2. Kerincingan

Pada usia ini si kecil sudah mulai dapat merespon suara dan tertarik dengan benda-benda yang dapat mengeluarkan suara. Rangsangan suara membuat si kecil lebih aktif bergerak untuk mencari sumber suara dan berusaha untuk meraih mainan tersebut. Pilihlah mainan yang berwarna-warni, karena juga dapat membantu perkembangan visual si kecil.

3. Teether

Fase oral merupakan fase yang penting untuk dipenuhi, karena selain untuk stimulasi gigi dan memperkuat gusi, juga dapat mempengaruhi psikologi si kecil. Pilihlah yang berbahan aman, lembut dan ringan agar tidak melukai si kecil. Selain itu, pastikan untuk sering dicuci ya Bund.

4. Boneka
Pilihlah boneka yang lembut, hindari boneka yang memiliki tali atau benang yang dapat tertelan si kecil

5. Alat musik

Pada masa ini si kecil sangat tertarik dengan suara-suara baru. Alat musik bisa menjadi pilihan yang sangat menarik untuk si kecil. Selain itu, alat musik bisa membantu mengasah kemampuan motorik si kecil dengan cara ditekan atau dipukul. Bunda bisa memilih alat drum, piano atau alat musik lainnya.

6.Bola

Bunda bisa mengajak si kecil untuk mengambil dan melemparkan bola. Hal ini tentu saja sangat baik untuk melatih motorik dan kekuatan genggaman tangan si kecil.

7. Mainan pencet

Mainan pencet menghasilkan suara yang menarik bagi si kecil. Selain melatih motorik, mainan ini juga membantu si kecil untuk mengenal suara.

Gimana nih Bund perkembangan si kecil? Selalu pantau dan ajak si kecil bermain serta berinteraksi dengan lingkungan ya. Segala aktivitas yang dilakukan si kecil pada usia satu tahun pertama akan mendukung proses tumbuh kembangnya. Semoga informasi kali ini dapat memberikan gambaran untuk Ayah dan Bunda mengenai perkembangan si buah hati. Ikuti terus website kami untuk mendapatkan informasi menarik lainnya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *