Ide Permainan Anak yang Mendidik dan Seru Dilakukan Bersama Anak

2 bulan lalu, by duniabunda

permainan anak anak yang mendidik

Bunda bingung mengatur jadwal si kecil seharian dirumah? Takut anak bosan?Bingung ingin mengajak bermain apa? Ingin mendaftarkannya ke sekolah namun umurnya masih terlalu dini. Memberikannya gadget takut membuat anak ketergantungan. Bunda tak perlu khawatir, Bunda bisa mengajak si kecil bermain permainan anak yang mendidik dan menyenangkan. Dengan permainan anak yang mendidik, Bunda dapat mengajak si kecil bermain sambil mengajarkannya mengenai warna, melatih kepekaan indera peraba, memperbanyak perbendaharaan kata, melatih motorik kasar halus, melatih mengenal bentuk dan lain lain.

Ide permainan anak yang mendidik dan seru dilakukan bersama anak

Berikut ini ide permainan seru yang bisa Bunda mainkan bersama si kecil. Siapa tau ada beberapa yang si kecil sukai

  1. Bernyanyi Balonku
    Lagu balonku mengandung banyak warna yang bisa Bunda gunakan sebagai media pembelajaran anak. Caranya saat bagian lirik warna, Bunda bisa menunjuk benda yang sesuai dengan warna yang berada di lirik.
  2. Bermain lilin atau pasir kinetik
    Bunda bisa mengajak si kecil belajar membentuk dengan menggunakan lilin atau pasir kinetik. Kedua benda tersebut, dapat melatih kemampuan motorik halus pada si kecil.
  3. Menyocokkan Bentuk
    Buat bentuk lingkaran/ segitiga/ persegi pada 5 buah kertas. Gunting masing-masing bentuk tersebut, lalu buat lagi bentuk yang sama dalam kertas yang lebih besar. Disini Bunda bisa mengajak si kecil mengelompokkan bentuk-bentuk kertas yang sudah digunting. Bunda bisa menyamakan warna dari masing-masing bentuk sehingga anak bukan hanya belajar mengenali bentuk namun juga belajar mengenali warna.

Libatkan Anak Dalam Kegiatan Sehari Hari Anda

Bunda dapat melatih kemandirian anak dan agar si kecil merasa senang karena bisa sendiri tanpa bantuan orang lain salah satunya dengan hal berikut.

  1. Mencuci sayur sebelum dimasak
    – Bunda bisa mengenalkan berbagai macam hal mengenai jenis sayur, bayam, wortel, tomat, bawang, cabai.
    – Bunda juga bisa memberi tahu sayuran mana yang berbahaya untuk si kecil seperti, cabai yang pedas dan juga bawang yang membuat mata perih.
  2. Mengatur dan merapikan tempat tidur sendiri.
  3. Cuci tangan sendiri.
  4. Mengajarkan cara melipat baju.
  5. Bila anak menumpahkan air, Bunda bisa mengajari si kecil untuk membersihkannya sendiri. Hal tersebut bisa membuat anak belajar sebab akibat, jika air tumpah harus dibersihkan.

Bermain di sekitar rumah sambil berlatih bersosialisasi

Ajak juga anak bermain diluar pada sore hari untuk sekedar bereksplorasi, belajar bersosialisasi dan melatih motorik kasarnya.

  1. Ajak anak ke taman bermain dan coba berbagai macam permainan, hal tersebut bisa melatih motorik kasar anak. Selain itu anak juga bisa belajar bersabar dan anter disetiap permainan.
  2. Bermain disekitar rumah atau area perumahan Anda, bermain dengan anak tetangga yang seumuran, hal tersebut bisa mengajari anak belajar bersosialisasi dan berbagi.
  3. Bermain Layang Layang.
  4. Bunda bisa juga mengajak anak ke daerah persawahan, dan ajak anak untuk mengenal ekosistem sawah seperti padi, belalang jika ada, belut, ikat, kepiting, bunga, sayur-sayuran dan sebagainya.
  5. Ajak anak bermain di pantai. Di pantai anak bisa bermain pasir, mengenal hewan dan ekosistem laut (mencari kerang, terumbu karang, ikan, rumput laut), melatih indera perasa, rasa air aut hingga berenang.
  6. Ajak anak bermain bola.
  7. Ajak anak bermain balap lari.

Permainan yang bisa dilakukan di dalam rumah

Nah jika bunda dan anak sedang berada di dalam rumah, beragam aktifitas ini bisa dilakukan agar anak tidak bosan

  1. Bunda bisa membacakan cerita kepada anak saat bermain ataupun saat menjelang tidur. Hal tersebut bisa membuat ikatan anak dan Bunda semakin dekat loh.
  2. Bermain mengurutkan angka 1-10.
  3. Belajar mengenali bentuk yang sederhana seperti bintang, segitiga, lingkaran dan kotak. Buat bentuk bentuk tersebut di kertas yang berwarna warni. Lalu minta anak untuk menempelkannya di karton. Setelahnya Bunda bisa meminta si kecil untuk mengelompokkannya berdasarkan bentuk yang sama.
  4. Bermain mobil mobilan.

Bermain dengan konsep Montesorri

Permainan anak yang mendidik dengan konsep montesorri sudah tidak bisa diragukan lagi manfaatnya bagi si kecil. Bunda bisa mempraktekkan permainan montesorri yang bisa dilakukan dirumah. Dilansir Tirto Permainan Montessori adalah metode pendidikan yang didasari pada aktivitas kesadaran diri sendiri, pembelajaran langsung, dan permainan kolaboratif. Permainan Montessori biasanya menitik beratkan untuk melatih sensory anak, baik itu indera peraba, perasa, warna, motorik dan lain-lain melalui kegiatan sehari-hari. Berikut contohnya.

  1. Menjepit jemuran, dapat melatih motorik halus serta otot jari si kecil.
  2. Bermain slime/ jelly, dapat melatih indera peraba dan belajar sensori warna.
  3. Belajar menuang / memindahkan air ke mangkok lain dengan menggunakan sendok, spons atau menuang ke botol lain dengan menggunakan corong.
  4. Meronce.

Permainan lain yang tak kalah asyik

tips menemani anak bermain

menemani anak bermain – Photo by Pexels.com

Selain dengan metode Montessori, Bunda bisa mengajak si kecil bermain aneka permainan lain yang tak kalah asiknya seperti.

  1. Bermain Sandiwara Boneka yang dapat mengajari anak berimajinasi.
  2. Bermain Puzzle, dapat melatih kemampuan motorik anak.
  3. Bermain Membangun/ menyusun balok/ lego dengan membuat mobil-mobilan dari balok, membuat rumah dan lain sebagainya. Permainan tersebut dapat melatih kreativitas dan imajinasi anak.
  4. Melukis cat air bisa dengan finger painting juga.
  5. Mewarnai dan menggambar jika anak belum bisa menggambar, anak bisa sekedar corat coret. Atau Bunda juga ikut menggambar sekaligusbermain tebak gambar.
  6. Bermain peran atau profesi dengan orang tua. Seperti bermain polisi-polisian, dokter-dokteran, atau bermain sebagai petugas pemadam kebakaran.
  7. Bernyanyi dan menari.
  8. Bermain tepuk tangan.
  9. Bermain gelembung sabun.
  10. Bermain rumah rumahan seperti membangun rumah bersama.

11. Permainan tebak-tebakan bebek dan minta si kecil untuk menemukan di mana bebeknya. Siapkan 3 mangkok dengan model dan warna yang sama. Telungkupkan ketiga mangkok dan isi salah satu mangkok dengan mainan bebek-bebekan. Minta anak untuk menebak dimangkok yang mana bebeknya bersembunyi.

Permainan anak anak tradisional

Selain itu ada banyak permainan anak tradisional yang bisa dimainkan bersama anak. Diantaranya adalah.

  1. Congklak
    Dengan permainan ini, Bunda bisa membantu anak untuk melatih kemampuan berpikir anak. Congklak juga membutuhkan kemampuan untuk menghitung biji congklak, hal tersebut dapat melatih kemampuan numerik si kecil.
  2. Petak Umpet
    Permainan satu ini dapat merangsang daya pikir anak guna menemukan tempat untuk bersembunyi agar tidak mudah ketahuan. Selain itu anak juga dapat bergerak aktif, dengan berlarian untuk mencari lawan tempat persembunyian Bunda.
  3. Engklek
    Disini si kecil diharuskan melompat satu kaki tanpa menginjak garis yang ada. Permainan ini dapat melatih kemampuan keseimbangan anak selain itu Bunda juga bisa mengajarkan anak untuk bermain adil.
  4. Kelereng
    Permainan ini dulu sangat populer dimanikan oleh anak laki-laki. Dengan kelereng, Bunda bisa mengajarkan si kecil untuk membidik dengan tepat. Selain itu si kecil juga bisa belajar bagaimana menghitung kelereng dan menentukan pemenang berdasarkan jumlah kelereng terbanyak.
  5. Lompat Tali
    Permainan lompat tali mengharuskan si kecil untuk melompati tali yang ada. Permainan ini dapat melatih kelincahan kaki si kecil.

Tips Untuk Orang Tua

  1. Sebisa mungkin Bunda ikut terlibat saat anak bermain dirumah sendiri.
  2. Jangan biarkan anak terlalu sering main sendirian, sebisa mungkin anak ikut main dengan Anda. Hal ini berguna untuk melatih interaksi dan komunikasinya. Jangan biarkan anak sibuk sendirian terus menerus.
  3. Amati anak Bunda agar Anda mengetahui apa yang dia sukai. Jadi nanti Bunda bisamengarahkan dan ketahui skillnya apa. Bagus untuk masa depannya kelak.
  4. Jika bermain bersama tetangga, Bunda harus ikut mengawasi ya. Hal ini penting untuk memberitahu atau melerai jika ada yang bertengkar atau berebut mainan. Bunda dapat mengajari mereka cara berbagi, etika dan sopan santun.
  5. Jangan takut basah atau kotor, ini proses pembelajaran untuk mereka. Agar seluruh indera anak terangsang.
  6. Batasi nonton tv karena dapat mengurangi imajinasinya, sementara anak umur 1-3 tahun itu, otaknya sedang dalam tahap berkembang untuk menyerap segala informasi yang ada.

Kesimpulan

Ada banyak cara untuk bermain bersama si kecil tanpa melibatkan gadget. Jika Bunda ada kesempatan dan uang lebih bisa mendaftarkan anak kegiatan-kegiatan alam seperti camping, workshop belajar membatik atau pizza making ya Bun. Kegiatan tersebut baik untuk pengalaman anak.
Semua kegiatan diatas kelihatan sepele dan merepotkan Bagi bunda. Tapi penting sebagai bekal kehidupannya nanti. Penting membangun dasar secara mental dan fisiknya sebelum dia masuk sekolah nanti.

Semoga ide ide permainan dari Dunia Bunda diatas dapat menginspirasi Bunda untuk bermain bersama si kecil. Jangan lupa di praktekan ya ,Bun…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *