Hamil Sekian Bulan Tapi Perut Masih Kecil. Begini Penjelasannya Bun

3 minggu lalu, by duniabunda

penyebab perut tetap kecil saat hamil

Ibu hamil tentunya identik dengan perut yang membesar dan terlihat membuncit. Ukuran perut yang membesar biasanya dijadikan patokan atas perkembangan janin didalamnya. Namun tidak sedikit ibu hamil yang mengeluhkan perutnya yang tidak kunjung membesar padahal usia kehamilan sudah memasuki usia yang cukup matang. Kondisi ini kerap menimbulkan kekhawatiran pada ibu hamil yang mengalaminya. Karena sering dikait-kaitkan dengan ukuran janin yang terlalu kecil, kekurangan nutrisi atau mengalami gangguan pada perkembangannya. Nah tentunya Bunda penasaran apa sih penyebab perut kecil saat hamil. Dan apakah hal ini mengindikasikan adanya gangguan nutrisi dan sebagainya? Yuk kita cari tahu selengkapnya disini.

Penyebab Perut Bunda Tetap Kecil Saat Hamil

Bunda ternyata ada beberapa kondisi yang menyebabkan beberapa wanita memiliki perut yang kecil saat hamil. Beberapa kondisi tersebut diantaranya disebabkan oleh faktor ukuran dinding rahim, postur tubuh ibu hamil, dan lain lain.

1. Postur Tubuh Ibu Hamil

Jika Bunda memiliki postur tubuh tinggi semampai, maka kemungkinan besar Bunda akan mengalami kehamilan dengan ukuran perut yang terlihat lebih kecil. Mengapa? Karena wanita dengan postur tubuh yang tinggi cenderung memiliki ukuran rahim yang lebih longgar keatas. Hal ini yang menyebabkan janin memiliki cukup ruang untuk berkembang dan janin tumbuh keatas.

Berbeda dengan ibu hamil yang memiliki postur tubuh yang lebih pendek. Maka ukuran rahim mereka pun relatif lebih kecil sehingga membutuhkan ruang lebih untuk bertumbuh yang lebih banyak, sehingga rahim akan terdorong ke depan. Hal ini menyebabkan perut bunda terlihat begitu cepat membuncit walaupun dengan usia kehamilan yang masih kecil.

2. Otot perut atau dinding rahim tipis

Nah selain ukuran tinggi badan, faktor penyebab perut yang terlihat tetap kecil walaupun saat hamil besar adalah kondisi otot perut.

Tahukah Bunda, wanita yang sering berolahraga cenderung memiliki otot perut yang lebih kuat, ketimbang dengan yang malas berolahraga. Otot perut yang kuat akan menyebabkan Bunda memiliki dinding rahim yang lebih tebal. Hal inilah yang dapat menahan pertumbuhan janin terdorong kedepan melainkan ke atas.

Berbeda dengan wanita yang jarang berolahraga, maka dinding rahim cenderung lebih tipis, sehingga seiring pertumbuhan janin rahim akan terdorong ke depan. Hal ini menyebabkan perut ibu hamil akan terlihat membuncit.

3. Penyesuaian Organ Pencernaan Tubuh Terhadap Kehamilan

Dalam tubuh manusia terutama di bagian perut ada banyak sekali organ tubuh yang menempati seperti organ-organ pencernaan, hati dan pankreas. Nah selama kehamilan tentunya organ organ tubuh tersebut mengalami penyesuaian karena pelebaran rahim.

Dalam beberapa kondisi, organ pencernaan dapat terdorong ke bagian belakang atau sekitar sisi rahim. Nah kondisi yang dapat membuat perut ibu hamil terlihat lebih kecil adalah ketika organ pencernaan terdorong ke bagian belakang rahim Bunda. Namun jika organ pencernaan hanya berpindah ke sekitar sisi rahim makan perut ibu hamil akan terlihat lebih penuh, membulat dan besar.

4. Lemak di perut

Besar kecilnya perut Bunda saat hamil ternyata ditentukan juga oleh jumlah lemak di perut Bunda sebelum hamil lho.

Jika sebelum hamil di dalam perut Bunda sudah ada tumpukan lemak, maka saat hamil otomatis perut Bunda akan terlihat lebih besar. Namun jika hanya memiliki sedikit lemak alias perut yang ramping, maka baby bump tidak akan terlalu terlihat.

Jadi bukan berarti perut kecil maka ukuran janin juga kecil ya Bunda. Karena ukuran perut hanya penampakan dari luar saja. Selama dokter menyatakan janin Bunda sehat dan berat badannya normal, maka Bunda tidak perlu terlalu khawatir dengan ukuran perut Bunda yang terlihat kecil saat hamil.

5. Pengalaman Hamil Pertama

Apakah ini adalah kehamilan yang pertama bagi Bunda? Jika iya maka perut Bunda bisa jadi akan terlihat kecil. Hal ini disebabkan wanita yang belum pernah hamil memiliki otot perut dan rahim yang lebih kencang.

Tidak seperti kehamilan kedua dan seterusnya, kondisi rahim sudah terlalu longgar sehingga baby bump lebih jelas terlihat.

6. Posisi Rahim Terbalik atau Retroversi Rahim

Pada umumnya wanita memiliki rahim dengan posisi menghadap ke depan atau kearah perut. Namun, pada wanita dengan kondisi retroversi rahim, maka posisi rahim miring ke belakang atau terbalik.

Kondisi rahim yang miring ke belakang ini menyebabkan rahim tidak bergerak kedepan walaupun ada janin yang sedang berkembang didalamnya. Sehingga perut ibu hamil terlihat kecil.

Kondisi rahim terbalik ini umumnya tidak menimbulkan gejala sehingga kebanyakan wanita tidak menyadari jika mereka mengalami kondisi ini. Hal ini biasanya baru diketahui ketika melakukan pemeriksaan terkait kehamilan.

Nah sekarang Bunda sudah mengetahui kalau besar kecilnya perut ibu hamil tidak akan berpengaruh pada kesehatan kandungan. Yang terpenting selama kehamilan Bunda selalu menkonsumsi makanan yang tinggi nutrisi dan menghindari junk food dan makanan yang tidak disarankan untuk ibu hamil lainnya. Jadi kini tak perlu khawatir jika Bunda memiliki perut kecil saat hamil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *