Prioritas Bunda Sehubungan Dengan Merawat Bayi

1 minggu lalu, by duniabunda

prioritas dalam merawat bayi

Bayangkan disuatu hari Bunda ingin membersihkan rumah Bunda yang berantakan, mencuci baju belum lagi harus masak, saat Bunda baru saja mengambil ember untuk mengepel tiba-tiba bayi Bunda menangis untuk disusui padahal baru sejam lalu menyusu. Disituasi seperti ini Bunda mungkin merasa bahwa sepertinya tidak ada yang bisa Bunda selesaikan, disaat seperti ini Bunda memerlukan pemahaman yang jelas tentang prioritas-prioritas Bunda.

Cara Menentukan Prioritas Dalam Merawat Bayi

1.Dahulukan manusia dari benda.

Prinsip ini sangat banyak membantu terutama ketika Bunda dihadapkan oleh pilihan-pilihan sulit misalnya ketika bayi Bunda sakit dan Bunda merasa kesal dengan kondisi rumah yang berantakan. Kebutuhan manusia adalah yang terpenting, bayi perlu ditenangkan, Bunda perlu waktu untuk istirahat sejenak, suami perlu seseorang untuk diajak bicara. Setiap orang membutuhkan makan sehingga menyiapkan makan untuk makan malam adalah hal yang penting.

2.Buatlah daftar.

Buatlah daftar segala sesuatu yang harus Bunda lakukan lalu lakukan evaluasi teradap daftar itu. Tetapkan prioritas manakah yang harus dilakukan terlebih dahulu, manakah yang bisa dilakukan suami Bunda, ingatlah pekerjaan utama Bunda adalah menyusui, menenangkan, menggendong bayi dan kegiatan lain sehubungan dengan bayi yang tidak bisa dilakukan orang lain.

3.Belajar untuk berkata tidak.

Seorang bayi yang baru lahir merupakan alasan yang baik untuk berkata tidak terhadap tuntutan-tuntutan dalam diri Bunda misalnya : “tidak tahun ini saya tidak perlu berpikir untuk mendesain ulang rumah, ini adalah saat untuk menghabiskan waktu bersama bayi saya”.

Mengurus bayi memang tidak mudah, perlu pengorbanan, dan kesabaran. Bunda bukanlah wanita super yang bisa menyelesaikan semuanya sekaligus, yang ada malah bisa menimbulkan stress. Yang perlu diingat adalah bayi mungil yang sedang Bunda rawat tidak akan seterusnya bergantung pada Bunda, dia akan tumbuh besar dan mandiri sedikit demi sedikit.

Kemarin saya ngobrol dengan salah satu tetangga rumah, yang anaknya sudah remaja, dia sedikit kesepian karena anaknya sudah sibuk dengan dunianya, dia kangen dengan masa ketika anaknya masih bayi. Saya lalu sadar bahwa saya harus menikmati detik tiap detik saat bersama bayi saya, melihat dia tumbuh besar, dan mengenalkannya banyak hal. Anak saya jauh lebih penting dari hal lainnya, karena hal yang lain masih bisa menunggu, sedangkan bayi tidak.

Baca juga Tips Mengatasi Stres Saat Merawat Bayi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *