11 Tips Memilih Pengasuh Anak, Bunda Wajib Perhatikan Beberapa Hal Ini

4 minggu lalu, by duniabunda

tips memliih pengasuh anak yang baik

Bunda pasti was was memilih pengasuh anak apalagi di musim pandemi ini. Jangan lewatkan tips memilih pengasuh anak saat new normal berikut.

Keadaan pandemi saat ini telah mendorong kebijakan new normal untuk segera berjalan selama beberapa waktu.Berbagai kelonggaran sudah bisa Bunda terima secara bertahap supaya aktivitas lama bisa kembali seperti semula.

Di tengah-tengah situasi ini, sebagian besar Bunda yang bekerja di luar rumah mungkin memutuskan untuk kembali bekerja setelah sekian lama menangani tugas-tugas melalui jejaring sosial.

Sebagian lagi ternyata masih harus mengurus anak-anak yang masih kecil, menyebabkan Bunda kebingungan mengenai siapa yang bisa dititipi si kecil selama Bunda harus berada di luar rumah.

Mungkin Bunda bisa tenang apabila ada kakek dan nenek si kecil yang siap untuk menjaga mereka sepanjang waktu. Namun, berbeda kondisi berbeda pula alternatif yang harus diambil. Akhirnya, Bunda memutuskan untuk merekrut pengasuh yang siap untuk mengurus anak di rumah.

Dilansir dari inquirer.com, segala sesuatu yang terjadi ketika pandemi merupakan sedikit risiko melawan penilaian dari manfaat yang diterima, pengasuhan anak sendiri adalah sebuah kepentingan dan bukan pilihan.

“Apabila Anda membutuhkan pengasuh anak, maka Anda perlu menemukan cara yang tepat untuk membuatnya sebagai pilihan yang aman,” begitulah menurut Dokter Sohni Dean dari Departemen Pediatri, Einstein Medical Center Philadelphia.

Bunda juga perlu memantau dan mengikuti protokol kesehatan dari World Health Organization seputar kegiatan selama COVID-19 di tempat kerja.

Bunda Sudah Memilih Untuk Merekrut Seorang Pengasuh, Bagaimana Selanjutnya?

Memilih pengasuh saat new normal merupakan sebuah pertimbangan yang harus dipikirkan matang-matang. Bunda harus memiliki kriteria yang jelas ketika memilih salah satu atau lebih pengasuh untuk membantu mengurus anak-anak.

Dilansir dari time.com, mungkin ada banyak sekali pengasuh yang menyediakan jasanya untuk mengurus anak-anak, namun orang tua harus bisa menyediakan waktu secara khusus untuk melakukan proses seleksi dengan matang.

Lalu, apa saja yang harus Bunda perhatikan dalam proses memilih pengasuh yang tepat?

Tips Memilih Pengasuh Anak

Berikut hal-hal yang bisa Bunda pertimbangkan saat memilih pengasuh supaya mereka dapat melaksanakan tanggung jawab dalam mengurus anak dengan baik.

1. Riwayat dan latar belakang pekerjaan

ketahui latar belakang pengasuh

ketahui latar belakang pengasuh

Bunda, tips memilih pengasuh anak yang pertama ini penting untuk diketahui. Jadi, salah satu pertimbangan dasar untuk memilih pengasuh selama new normal adalah melalui riwayat atau pengalaman pekerjaan di bidang yang tepat.

Hal ini tentu dilatar belakangi oleh sikap Bunda untuk memilih orang yang sudah berpengalaman dan sangat telaten ketika mengurus atau berinteraksi dengan anak-anak.

Pengasuh biasanya sudah terbiasa memenuhi kebutuhan atau keperluan khusus yang diajukan oleh Bunda seputar cara terbaik untuk mengasuh si kecil.

Apabila jam terbang dan kemampuannya sebagai seorang pengasuh dapat dipertanggungjawabkan, maka akan lebih baik bagi Bunda dan anak-anak ketika harus bekerja sama dengan pengasuh selama new normal berlangsung.

2. Kemampuan memecahkan masalah

Di tengah-tengah mengurus anak, pengasuh pasti akan dihadapkan dengan berbagai masalah kecil maupun besar yang terjadi di dalam rumah. Tentu Bunda ingin seseorang yang bisa mengatasi masalah tersebut, bukan?

Pada proses seleksi yang sedang berlangsung, Bunda sebaiknya memberikan beberapa studi kasus seputar apa yang akan dilakukan pengasuh apabila harus menghadapi kejadian yang dimaksud dengan alternatif yang masuk akal.

Pastikan calon pengasuh mampu menjawab dengan penuh percaya diri, yakin, dan mau belajar dari pengalamannya yang sudah lewat.

Dilansir dari kidsit.com, anak-anak terkadang tidak mudah ditebak, sehingga pengasuh harus menemukan solusi di tengah keadaan yang mendesak.Pengasuh harus mampu beradaptasi dengan sekitar dan melatih insting problem solving dengan baik.

Menjawab dengan tenang merupakan salah satu penilaian yang bisa Bunda masukkan untuk memastikan apakah tidak ada keraguan dari calon pengasuh saat memecahkan sebuah masalah.

3. Sehat jasmani dan rohani, terutama dari COVID-19

ketahui riwayat kesehatan pengasuh

ketahui riwayat kesehatan pengasuh

Bunda perlu memiliki bukti yang jelas mengenai status kesehatan calon pengasuh, baik secara jasmani maupun rohani.

Terutama di era virus Corona, sudah jelas kalau hasil pemeriksaan kesehatan adalah sebuah persyaratan penting yang harus diperoleh sebelum mereka bekerja di rumah Bunda.

Mungkin akibat pandemi, tidak banyak pengasuh atau usaha terkait yang membuka jasanya untuk Bunda.Apabila diperlukan, Bunda harus menyediakan sejumlah biaya untuk membayar tes kesehatan yang menyatakan bahwa calon pengasuh benar-benar bebas COVID-19.

Selain itu, kesehatan rohani juga perlu dipertimbangkan supaya nantinya pengasuh bisa belajar bersama anak tanpa merasakan tekanan yang mengganggu.Pastikan kriteria ini dapat dilaksanakan setelah Bunda memikirkannya matang-matang dengan anggota keluarga yang lainnya.

4. Apakah calon pengasuh bisa menginap di rumah?

Bunda bisa mengontrol kegiatan asuhan secara efektif apabila pengasuh diminta untuk menginap selama beberapa waktu di rumah.Selain itu, tindakan ini menguntungkan karena kontak penularan terhadap keluarga juga semakin kecil.

Pengasuh memang berhak untuk keluar rumah apabila ada kebutuhan khusus atau mendesak.Namun, sebaiknya kegiatan di luar rumah dibatasi seminimal mungkin untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Pastikan pengasuh tidak membawa si kecil keluar rumah tanpa diketahui oleh Bunda atau keluarga yang lainnya.Sebaiknya, anak kecil cukup menunggu di rumah dan apabila ingin diajak keluar, sebaiknya untuk keperluan kesehatan atau peristiwa yang mendesak.

5. Kalau terpaksa tidak bisa menginap, berikan aturan ketat

Alternatif yang bisa diberikan apabila calon pengasuh benar-benar tidak bisa menginap adalah dengan memberikan beberapa aturan ketat yang harus ditaati demi kesehatan anak dan keluarga.

Bunda bisa memberikannya aturan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar. Pastikan pengasuh bukan orang yang tergesa-gesa dan sangat detail terhadap kebersihan, sehingga protokol kesehatan bisa diterapkan dengan benar.

Yang terpenting, Bunda bisa memberikan aturan bahwa memakai masker dan rajin mencuci tangan harus diutamakan saat melakukan seluruh pekerjaan di dalam rumah. Apabila pengasuh dapat dipercayai untuk melaksanakannya, si kecil tidak akan mudah terpapar kuman yang terbawa dari luar.

Bila menurut Bunda rumah pengasuh terlalu jauh dari tempatnya bekerja, tidak ada salahnya untuk memastikan kembali apakah ada anggota keluarga yang tinggal di daerah rumah Bunda.Bisa jadi kondisi tersebut memudahkan pengasuh melakukan mobilisasi.

6. Bunda dapat mengambil pengasuh dari daycare

Pandemi virus Corona juga memaksa beberapa bidang usaha harus tutup secara sementara maupun permanen, begitu juga dengan daycare. Biasanya, jasa daycare akan mempromosikan pengasuhnya untuk bekerja membantu Bunda mengurus anak.

Pengasuh daycare umumnya sudah biasa menghadapi masalah yang sering didapati ketika bekerja mengurus anak.Dengan kemampuan yang sudah tidak diragukan, Bunda dapat mempercayakan si kecil kepada mereka.

Cari informasi terbaru mengenai daycare yang mempromosikan pegawainya untuk diajak bekerja dengan Bunda selama beberapa waktu ke depan. Namun, selalu ingatkan pengasuh untuk mematuhi aturan kesehatan yang berlaku, ya Bun.

7. Ingatkan kembali protokol kesehatan yang harus dilakukan

pengasuh wajib mencuci tangan dengan sabun

pengasuh wajib selalu memperhatikan kesehatan dan kebersihan

Jangan sungkan-sungkan untuk mengingatkan kembali apa saja aturan kesehatan yang harus diterapkan ketika mengasuh anak Bunda.Bantu pengasuh untuk mengingat kembali seluruh aturan yang juga berlaku di masyarakat.

Berikut adalah beberapa aturan kesehatan yang harus dilakukan:

  • Cuci tangan harus menggunakan sabun dan air, serta hand sanitizer setiap melakukan kontak yang berisiko.
  • Gunakan pelindung berupa masker yang menahan ludah atau batuk supaya anak tidak terkontaminasi.
  • Usahakan tidak bekerja ketika sakit.
  • Ingatkan pengasuh untuk menghubungi Bunda dengan segera apabila di daerah tempat tinggalnya ada yang menderita COVID-19.
  • Selalu ingat untuk physical distancing di manapun pengasuh berada, baik di dalam atau di luar rumah sebagai bentuk dukungan untuk meminimalisir penyebaran virus.
  • Jangan membawa keluar anak tanpa izin dari Bunda.

8. Mampu mengarahkan anak untuk mengikuti protokol kesehatan

Tidak hanya pengasuh saja yang bisa melakukan aturan kesehatan, mereka juga harus mampu menangani si kecil untuk menerapkannya juga ketika beraktivitas di rumah.

Pastikan pengasuh dapat melaksanakan tugas untuk mengurus anak dengan baik supaya orang tua dapat memilih pengasuh saat new normal secara maksimal ketika harus meninggalkan anak di rumah.

Untuk melaksanakan tugas ini, pengasuh perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan terbiasa mengarahkan anak-anak supaya lebih patuh terhadap hal-hal positif.

Pengasuh harus mampu mendampingi anak-anak Bunda ketika menerapkan aturan kesehatan.Periksa apabila mereka mampu mengajarkan si kecil untuk mencuci tangan dengan benar dan memakai masker meskipun hanya bermain di sekeliling ruangan di dalam rumah.

9. Selain kesehatan, keamanan juga diutamakan

Menerapkan protokol kesehatan pada masa pandemi ini adalah hal utama yang harus mampu dilakukan pengasuh ketika bekerja mengurus anak Bunda.Selain itu, ternyata keamanan selama pengasuhan juga merupakan sesuatu yang penting.

Menurut kidshealth.org, aturan keamanan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Jangan berikan obat kepada anak secara sembarangan tanpa instruksi dari orang tua.
  • Pengasuh lebih baik menemani si kecil ke manapun yang ia inginkan, jangan sampai ditinggal sendirian.
  • Awasi anak ketika dekat dengan air, bayi dan balita yang belum bisa berenang rentan tenggelam apabila memaksakan diri untuk mencoba.
  • Jangan membiarkan anak bermain di dekat kompor atau alat-alat elektronik yang menimbulkan setruman.
  • Dampingi anak saat bermain menggunakan mainan yang berukuran kecil untuk menghindari tersedak.

10. Karantina selama 14 hari sebelum mulai bekerja di rumah Bunda

Pastikan kepada calon pengasuh apakah mereka bisa melakukan karantina terlebih dahulu selama 2 minggu sebelum memulai pengasuhan. Kekhawatiran Bunda adalah sesuatu yang wajar.

Apabila dirasa belum yakin pengasuh datang ke rumah secepatnya. Bunda bisa memintanya untuk karantina di rumah atau di tempat yang sudah disediakan pemerintah sebelum bertemu untuk kali pertama dengan Bunda dan anak-anak.

Berikan informasi mengenai protokol kesehatan supaya calon pengasuh sudah bisa mencontohkannya saat mulai berkunjung ke rumah. Kalau aturan kesehatan dan keamanan anak akan terjamin, Bunda tidak perlu khawatir untuk menitipkan anak-anak kepada pengasuh yang bertugas.

11. Gali informasi apakah pengasuh mampu bersikap bijaksana

Nah, tips memilih pengasuh anak yang terakhir adalah dengan mengajukan beberapa pertanyaan-pertanyaan. Yang mana pertanyaan ini diharapkan mampu menguji seberapa besar pengasuh dapat bersikap bijaksana dalam mengambil keputusan.

Mengapa hal ini begitu penting?

Dengan mengutamakan kebijaksanaan saat mengambil keputusan, artinya pengasuh dapat dipercaya ketika mengurus anak. Ketika mengasuh, mereka akan mendampingi secara penuh waktu dan tidak memanjakan diri ketika mengetahui kalau si kecil baik-baik saja.

Selain itu, pengasuh yang bijaksana mampu mengingatkan anak-anak apabila ada yang salah menggunakan cara-cara tepat dan tidak melukai perasaan si kecil.

Misalnya, ketika anak Bunda malas memakai masker padahal sudah diingatkan berkali-kali oleh pengasuh. Tugas pengasuh bukan memarahi, justru memberikan anak edukasi supaya lebih memahami aturan kesehatan yang sudah ditetapkan bersama.

 

Nah, itulah beberapa tips memilih pengasuh anak.  dari Dunia Bunda. Pandemi virus Corona memang merugikan sebagian pihak yang harus mencari nafkah untuk keluarga, termasuk pengasuh anak. Bunda bisa memberikan kesempatan kepada mereka untuk bekerja sama dalam mengasuh anak. Ketika Bunda memang berhalangan dan harus bekerja saat new normal.

Cukup perhatikan beberapa hal yang harus diketahui supaya Bunda bisa menemukan orang yang pas untuk mengasuh anak selama di rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *