Tips Mengajarkan Bayi Posisi Tengkurap

6 hari lalu, by duniabunda

cara mengajarkan bayi tengkurap

Banyak pro dan kontra menengkurapkan bayi yang baru lahir, ada yang bilang bayi jadi susah bernafas, ada pula yang lebih ngeri lagi mengaitkan dengan kejadian kematian mendadak pada bayi (SIDS ). Saya pun kadang ragu menengkurapkan bayi saya yang baru lahir, rasanya tidak tega.

Berbekal dengan informasi yang saya baca dari berbagai sumber mengenai hal positif menengkurapkan bayi, saya pun memberanikan diri menengkurapkan bayi saya.

Dan…. bayi saya mulai menunjukkan sikap rasa tidak nyamannya, dia menangis dengan keras padahal belum satu menit, melihat hal itu saya buru-buru membalikkanya mungkin ada yang tidak beres, tapi setelah ditelentangkan, dia tidak menangis lagi.

Hari berikutnya saya pun menengkurapkannya lagi, tapi dia tetap menangis keras. Lalu saya pun menghentikannya. Saya tidak menengkurapkanya lagi, saya merasa dilema. Di satu sisi saya takut bayi saya trauma nantinya dan akhirnya akan tidak suka posisi tengkurap, disisi lain posisi tengkurap sangat baik untuknya, tidak ada hal buruk dengan posisi tengkurap.

Akhirnya setelah beberapa hari berpikir, saya pun memutuskan untuk membulatkan hati menengkurapkan bayi saya, saya lakukan bertahap dari yang awalnya cuma lima belas menit sehari, lalu 30 menit sehari lalu satu jam sehari demikian seterusnya.

Bayi saya memang menangis keras, tapi saya tetap pada keputusan. Dan hal yang saya lakukan memang membuahkan hasil, bayi saya semakin hari semakin sedikit menangis, dan akhirnya dia pun menyukai posisi ini. Dia jadi aktif menggerakkan lehernya, dan dia pun tertidur sangat pulas dalam posisi tengkurap, dan tidak terganggu dengan adanya suara-suara yang biasanya mengagetkannya.

Jadi mengapa bayi menangis saat ditengkurapkan pertama kali (terutama bayi yang tidak langsung ditengkurapkan sejak baru lahir)? Itu dikarenakan bayi belum terbiasa saja, setelah dia terbiasa dan merasakan nyamannya tengkurap, bayi akan senang.

Tips Mengajarkan Bayi Tengkurap

Saya punya beberapa tips menengkurapkan bayi :

1. Pastikan bayi menangis bukan karena lapar atau popoknya basah

Pastikan bayi dalam keadaan cukup minum dan popoknya tidak basah (supaya kita bisa memastikan bahwa tangisanya bukan karena lapar atau popoknya basah )

2. Kenalkan bertahap.

Pertama mulai dari 15 menit sehari lalu tambahkan sedikit demi sedikit durasinya sampai dia terbiasa.

3. Semangati bayi Bunda saat dia tengkurap

Elus punggung dan kepalanya. Hal ini wajib dilakukan supaya dia merasa tengkurap bukan berarti karena Bunda tidak sayang padanya. Setelah Bunda telentangkan bayi Bunda kembali, peluk bayi Bunda dan katakan betapa hebatnya dia, sehingga dia mendapat kesan positif dari posisi ini

4. Jangan tengkurapkan dia saat tidur malam, saat Bunda juga tertidur.

Bayi yang baru lahir, lehernya kan belum kuat, jadi takutnya hidungnya menindih kasur. Tengkurapkan dia saat Bunda terjaga misal siang hari, jadi Bunda bisa sering mengeceknya. Kalau leher bayi Bunda sudah kuat, hal ini tidak jadi masalah.

5. Letakkan mainan berwarna warni yang menarik didepannya.

Jadi dia akan berusaha lebih sering mengangkat lehernya, karena dia tertarik dengan benda didepannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *