Tips Mengatasi Bayi yang Suka Menggigit Puting Ibu karena Tumbuh Gigi

5 bulan lalu, by duniabunda

tips mengatasi bayi yang suka menggigit puting

Bayi saya hobi sekali menggigit puting payudara saya, memang tidak sampai lecet-lecet dan keluar darah,tapi lumayan sakit lho karena 2 gigi seri atas dan 2 gigi seri bawahnya sudah tumbuh, jadi mantap sekali gigitannya. Lalu saya mencoba berbagai cara supaya puting payudara saya tidak dijadikan target untuk digigit karena kalau sampai luka, kan susah menyusuinya, saya tidak mau menjadikan hal ini sebagai alasan untuk stop menyusui dan beralih ke susu formula, seperti yang beberapa orang sarankan pada saya.

Mengapa bayi menggigit puting payudara ibu?

Begitu tumbuh gigi, gusi bayi terasa gatal. Itu sebabnya, apapun yang dipegangnya akan masuk mulut dan digigit. Termasuk ketika sedang menyusu, menghisap ASI, bayi juga akan menggigit puting ibu untuk mengurangi rasa gatalnya.

Selagi tenang-tenang menyusui, tiba-tiba Bunda menjerit kesakitan karena bayi Bunda menggigit puting payudara. Kaget dan kesal? Jangan! Bunda tidak sendirian, kok!

Kejadian ini justru merupakan babak baru untuk melatih anak dan mengajarkan bayi belajar aturan sejak dini. Bagaimana caranya?

Lakukan sesuatu!!

Kalau Bunda tidak melakukan sesuatu disaat keinginannya ini muncul, akan berakibat puting Bunda bisa lecet-lecet dan rasanya perih. Bahkan banyak ibu, yang tak tahan sakit, terpaksa stop menyusui. Wah, ini jelas merugikan. Maka sebelum kesakitan, jika bayi mengigit payudara Bunda , segera lakukan sesuatu.

Tips Mengatasi Bayi yang Suka Menggigit Puting Ibu karena Tumbuh Gigi

1. Bunda mengaduh ketika puting digigit

Begitu bayi Bunda menggigit, langsung saja Bunda mengaduh sambil memegang dagunya agar ia melepaskan gigitannya. Begitu gigitannya sudah lepas, tatap mata anak dan katakan dengan suara lembut tapi tegas, “Tidak!” atau, “Jangan!” Bayi yang sensitif biasanya akan menangis melihat reaksi ibunya seperti itu. Kalau ia menangis, bujuk agar berhenti menangis dan susui kembali. Anak saya langsung menangis, ketika saya mengaduh kesakitan, kelihatannya dia sedih sekali, tidak tega memang melihatnya nangis, tapi saya pikir, harus dilakukan.
Jika bayi menggigit lagi, Bunda dapat bereaksi seperti itu lagi. Dengan membiasakan hal ini, bayi belajar menghubungkan bahwa jika ia menggigit, maka akan muncul reaksi tidak menyenangkan, sehingga ia akan berhenti menggigit.

2. Hentikan sejenak menyusui bayi

Begitu anak menggigit, langsung hentikan proses menyusui sejenak. Dengan begitu, ia akan belajar bahwa jika ia menggigit, maka tidak akan mendapatkan ASI yang diinginkannya.

3. Dekap erat-erat bayi Bunda

Untuk ibu-ibu yang kurang anda berbicara dengan bayinya, Bunda bisa melakukan teknik mendekap bayi rapat ke payudara Bunda . Begitu terasa giginya menggigit, dekap anak erat-erat ke payudara Bunda . Biasanya, ia akan segera membuka mulutnya lebar-lebar dan melepas gigitannya, karena ingin segera menarik napas agar lega. Tapi ingat, jangan sampai membuatnya ketakutan karena hal ini.

4. Siapkan jari Bunda

Jika anak mulai dengan kebiasaan menggigit (mungkin sebelum atau sesudah mengisap ASI), sisipkan jari kelingking Bunda di ujung mulutnya agar sewaktu-waktu dia menggigit, Bunda dapat menghentikannya dengan ujung kelingking Bunda .

5. Cari penggantinya

Ketika giginya mulai tumbuh, bayi memang terdorong untuk mengigit-gigit atau mengunyah-ngunyah. Jadi, apa pun yang masuk ke mulutnya (termasuk puting payudara), bisa jadi digigitnya. Jadi, kalau bayi memang berkeinginan menggigit-gigit sesuatu, carikan gantinya agar ia tidak menggigit puting payudara Bunda . Bunda bisa selalu menyiapkan teether yang sudah dibersihkan dan didinginkan (bukan dibekukan ya) untuk mengurangi rasa gatalnya dan memuaskan keinginan menggigitnya.

Pekerjaan sebagai ibu memang bukan tugas yang mudah, selalu ada tantangan baru. Jadikan momen seperti ini untuk membuka komunikasi dan melatih anak untuk mengerti “aturan” main dalam mendapatkan ASI-nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *