8 Tips Mengatasi Keluhan Nyeri Panggul Saat Hamil

2 bulan lalu, by duniabunda

tips mengatasi nyeri panggul saat hamil

Nyeri panggul adalah keluhan yang wajar dialami memasuki trimester ketiga atau saat hamil tua, namun tak jarang juga dialami saat hamil trimester pertama. Sejatinya, keluhan ini tidak akan membahayakan bagi janin, namun cukup mengganggu kenyamanan bagi Ibu hamil terutama dalam melakukan rutinitas sehari-hari. Belum lagi jika gangguan ini kerap terjadi di malam hari dan mengganggu istirahat Ibu hamil, tentunya akan berpengaruh terhadap kondisi fisiknya.

Setiap ibu hamil akan mengalami keluhan yang berbeda-beda, tentunya ada yang ringan sampai tingkat yang lebih parah. Gejala-gejala tersebut pada umumnya berupa nyeri pada area panggul dan di atas tulang kemaluan. Kondisi nyeri panggul ini bisa dialami saat hamil tua maupun saat hamil trimester pertama.

Nah selain nyeri pada panggul, nyeri juga dapat menjalar pada daerah paha. Yaitu nyeri pada pangkal paha sebelah kanan. Nyeri pada paha dapat dialami saat hamil muda juga lho.

Beberapa keluhan seperti sakit tulang ekor dan pelvis saat hamil juga kerap dialami.

Keluhan nyeri panggul saat hamil ini biasanya dirasakan ketika melakukan beberapa aktivitas seperti naik tangga, membalikkan badan di tempat tidur, naik dan turun dari mobil serta berdiri dari posisi duduk di kursi atau dilantai.

Penyebab Nyeri Panggul Saat Hamil

Nah apa ya kira-kira, Bun, penyebab nyeri panggul bisa dialami oleh Ibu hamil? Salah satu penyebabnya ternyata adalah sendi panggul yang kaku dan pergerakan yang tidak sinkron di bagian depan dan belakang panggul. Seperti yang Bunda ketahui bahwa nyeri panggul biasanya di alami selama kehamilan trimester ketiga atau kondisi hamil tua. Tapi tak jarang juga ditemui saat hamil muda.

Penyebab nyeri panggul pada hamil muda adalah efek relaksasi pada ligamen, yaitu penyambung antara tulang panggung, pada saat hamil muda. Nyeri akan terasa ketika ligamen terelaksasi berlebihan, karena relaksasi yang berlebihan akan memudahkan pergerakan tulang yang disambungnya. Pergerakan tulang yang berlebihan akan menekan otot disekitarnya, hal inilah yang memicu rasa nyeri yang ditimbulkan.

Nah, sedangkan penyebab nyeri panggul saat hamil tua disebabkan oleh tekanan pada area panggul yang semakin kuat oleh pertumbuhan janin yang makin pesat pada akhir trimester kehamilan. Hal ini dapat memicu tekanan pada saraf dari area kemaluan sampai kaki. Biasanya akan terasa saat melakukan aktivitas berjalan.

Seperti yang dijelaskan tadi, bahwa setiap ibu hamil akan mengalami gejala yang berbeda-beda mulai dari gejala ringan, sedang sampai berat.

Gejala yang cukup berat umumnya akan dirasakan oleh ibu hamil yang memang mempunyai riwayat sakit punggung dan pinggang sebelumnya. Atau pernah mengalami cedera pada bagian panggul.

Selain sebab diatas, keluhan nyeri juga dapat disebabkan oleh kenaikan berat badan yang berlebihan saat hamil dan duduk dalam waktu yang lama.

Baca Juga Keluhan Nyeri Payudara Saat Hamil, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tips Mengatasi Nyeri Panggul Saat Hamil

Tentunya keluhan ini jangan dibiarkan begitu saja ya Bun. Karena akan mengganggu terlaksananya aktivitas Bunda sehari-hari. Belum lagi jika Bunda harus bekerja dan sedang mengasuh anak. Tenang saja karena cara mengatasi keluhan nyeri panggul ini sebenarnya cukup simpel. Yang penting Bunda tidak malas dan rajin untuk mempraktekkannya. Dan tentunya ada dukungan dari suami juga ya Bund.

1. Kompres Dengan Air Hangat

tips mengatasi nyeri panggul yang pertama adalah dengan cara mengompress bagian tubuh yang nyeri dengan air hangat. Bunda cukup menyiapkan handuk yang sudah direndam air hangat, lalu diperas sedikit dan ditempelkan pada bagain tubuh yang nyeri. Bunda dapat meminta bantuan Ayah untuk mengompress, jika kesulitan melakukannnya sendiri.

Kompres beberapa saat sampai handuk agak mendingin, kemudian ulangi lagi, sampai Bunda merasa lebih baik.

Cara lain yang lebih praktis adalah dengan menyiapkan botol minuman plastik yang diisi air hangat, nah botol plastik ini lalu Bunda bisa giling-gilingkan pada bagian otot yang nyeri.

Selain itu Bunda juga dapat mandi dengan air hangat, agar merasakan relaksasi pada seluruh badan.

2. Aktif Bergerak

Kondisi hamil bukan berarti menjadi alasan Bunda untuk bersikap malas-malasan. Pada saat memasuki trimester ketiga Bunda biasanya akan disarankan oleh dokter untuk mulai aktif berjalan-jalan dan melakukan jongkok bangun. Tujuannya adalah untuk melemaskan otot dan menghindarkan kekakuan otot yang biasa dialami selama hamil tua. Karena kekakuan otot adalah penyebab utama timbulnya rasa nyeri tersebut.

Selain itu aktivitas ini akan memudahkan proses persalinan nanti.

Jadi tunggu apalagi Bun. Jangan malas-malasan dan mulai aktif bergerak.

3. Senam Hamil

Senam hamil merupakan salah satu aktivitas yang bisa Bunda lakukan untuk meredakan nyeri pada panggul dan punggung. Manfaat tambahan lainnya adalah dapat menguatkan kinerja jantung dan paru paru. Selain itu, senam hamil akan menurunkan resiko kenaikan berat badan yang berlebihan pada ibu hamil.

Bunda sudah bisa melakukan senam hamil saat kehamilan memasuki usia 6 bulan. Tentunya senam hamil untuk setiap ibu hamil akan berbeda pilihan gerakannya. Tergantung usia kehamilan dan mempertimbangkan kondisi ibu hamil juga.

Bunda dapat melakuan senam hamil 3 kali seminggu dengan durasi yang tidak terlalu lama yaitu sekitar 30-40 menit persesinya ya Bun.

4. Pijat Ibu Hamil

Nah cara berikutnya untuk mengatasi nyeri panggul adalah dengan melakukan pijat ibu hamil. Pijat ibu hamil adalah terapi memijat yang dilakukan pada ibu hamil untuk merelaksasi otot dan sendi serta mengurangi ketegangan. Selain itu pijat ibu hamil dapat membantu meningkatkan aliran darah ke uterus dan plasenta. Tentunya untuk melakukan pijatan ini hanya boleh dilakukan oleh ahlinya ya Bun. Jangan sembarangan memijat.

Hindari memijat area perut, pinggang dan pinggul karena dekat dengan posisi janin. Disamping itu efek buruknya dapat menimbulkan kontraksi dini pada ibu hamil.

5. Memakai Sabuk atau Korset Ibu Hamil

Memakai sabuk atau korset saat hamil dipercaya dapat mencegah guncangan pada perut dan selain itu mengurangi tekanan pada punggung bagian bawah akibat berat badan yang naik saat kehamilan.

Manfaat tambahan dari memakai korset adalah dapat memperbaiki postur tubuh. Namun tidak semua ibu hamil nyaman memakai korset. Bunda dapat memakai korset saat memang benar-benar diperlukan saja, misalnya saat merasa nyeri pada panggul dan saat mengendarai motor atau mobil untuk menghindari guncangan berlebih.

6. Minum Banyak Air Putih

Kekurangan asupan air putih merupakan salah satu penyebab utama timbulnya nyeri panggul pada ibu hamil. Terutama untuk ibu hamil yang pekerjaaanya mengharuskan untuk duduk sepanjang hari. Asupan air putih secara rutin sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan otot, sendi dan tulang.

Bunda wajib meminum sedikitnya 2 liter air putih sehari

7. Posisi Tubuh yang Salah

Saat kondisi hamil tua, Bunda biasanya akan mulai kesulitan dalam mendapatkan posisi yang nyaman saat duduk maupun tidur.

Duduk terlalu lama dengan posisi yang itu-itu saja rentan dapat menimbulkan nyeri panggul lho bun. Jadi Bunda perlu sekali-sekali untuk berdiri dari tempat duduk dan berjalan-jalan sedikit sekedar untuk meregangkan otot pinggul yang kaku.

Selain posisi duduk, posisi tidur saat hamil juga perlu Bunda perhatikan. Jika kesulitan menemukan posisi tidur yang nyaman saat hamil, Bunda bisa mencoba tidur dengan posisi menyamping, dan menaruh bantal diantara lutut dan di bawah perut dan punggung agar lebih rileks dan nyaman. Bunda juga dapat mempertimbangkan untuk membeli maternity pillow jika memang dibutuhkan.

8. Hindari Memakai Sepatu Berhak Tinggi Selama Kehamilan

Untuk ibu pekerja yang mengharuskan untuk memakai sepatu berhak tinggi saat di kantor, Bunda bisa mencoba mendiskusikan ke atasan atau HRD di kantor Bunda, agar diberikan kelonggaran untuk memakai hak yang datar saja. Biasanya mereka akan memberikan kelonggaran karena menyangkut kesehatan karyawannya yang sedang hamil.

Baca Juga 8 Pantangan Pekerjaan Rumah Tangga Untuk Ibu Hamil 

Nah itulah beberapa tips untuk mengatasi nyeri panggul saat hamil. Jangan sampai sakit pinggul yang Bunda alami dapat mengganggu aktivitas sehari-hari sehingga Bunda tidak  bisa melalui masa kehamilan dengan nyaman. Pastikan juga untuk selalu berkonsultasi dengan dokter kandungan Bunda jika keluhan nyeri masih terus berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *