12 Tips Meningkatkan Nafsu Makan Pada Ibu Hamil

4 minggu lalu, by duniabunda

tips meningkatkan nafsu makan pada ibu hamil

Ibu hamil adalah sosok yang membutuhkan asupan gizi dan nutrisi dalam jumlah selalu tercukupi. Tentu, Bunda paham kalau perkembangan janin di dalam kandungan dipengaruhi langsung oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu hamil. Namun, tidak jarang ibu hamil juga merasa tidak nafsu atau berselera makan dalam beberapa waktu tertentu. Jika dibiarkan, hal ini akan berdampak negatif pada kondisi ibu maupun janinnya. Ada  beberapa tips untuk meningkatkan nafsu makan pada ibu hamil. Namun sebelumnya yuk ketahui dulu penyebab ibu hamil kehilangan nafsu makan.

Mengapa Ibu Hamil Tidak Nafsu Makan?

Ibu hamil yang tidak nafsu makan bukan berdasarkan pada alasan yang biasa saja. Dilansir dari Healthline, ada beberapa penyebab umum maupun spesifik yang perlu Bunda perhatikan jika sedang hamil dan tiba-tiba tidak nafsu makan.

1. Mual dan muntah

Kondisi ini memang wajar dan umum terjadi selama masa kehamilan, khususnya pada trimester pertama. Mual dan muntah dalam skala yang ringan sampai ekstrem ternyata menunjukkan hubungan terhadap selera makan secara signifikan.

Penelitian menyatakan bahwa mual dan muntah pada ibu hamil bisa terjadi akibat meningkatnya Human Chorionic Gonadotropin atau beta hCG dan hormon leptin. Dalam kehamilan, pengaruh hormon ini akan menurunkan kemauan untuk makan serta lebih banyak mual muntah.

2. Konsumsi obat-obatan tertentu

Obat-obatan yang umum dikonsumsi selama masa kehamilan terkadang memberikan efek samping yang bisa dilihat lewat penurunan nafsu makan. Salah satu pengobatan yang memicu adalah obat-obatan untuk ibu hamil dengan kecemasan, seperti Prozac dan Zoloft.

Terjadi penghambatan reuptake selektif serotonin atau SSRI sebagai penyebabnya. Sebagian wanita hamil mengungkapkan adanya penurunan berat badan, kenyang terlalu dini, maupun hilang selera makan setelah memulai terapi depresi dengan obat.

3. Kondisi kesehatan mental

Kecemasan dan depresi adalah dua contoh kondisi mental yang berpengaruh pada nafsu makan. Tentu hal ini wajar karena Bunda akan mengalami serangkaian perubahan secara fisik atau biokimia selama kehamilan.

Namun, depresi secara khusus ternyata mampu menghasilkan perilaku penurunan nafsu makan serta berkurangnya asupan yang padat nutrisi. Penelitian sendiri menunjukkan kalau depresi memberikan asupan makanan buruk yang meningkat dalam 6 bulan kehamilan.

4. Makan yang tidak teratur

Tidak jarang Bunda ikut menemukan ibu hamil lainnya yang punya gangguan makan, seperti bulimia dan anoreksia. Pola makan tidak teratur yang terbawa selama kehamilan akan memicu perubahan pada nafsu, ketakutan akan kenaikan berat badan, serta menurunnya asupan nutrisi.

5. Penyebab potensial lainnya

Ibu hamil bisa jadi hilang nafsu makan akibat kondisi medis tertentu, seperti tumor, sakit perut, maupun pengosongan perut yang cenderung tertunda. Di samping itu, kondisi stres dalam kadar tinggi menjadi alasan hilangnya nafsu makan.

Penyebab lain yang memicu adalah perubahan kehamilan karena rasa dan bau, kurangnya nutrisi zat besi dan vitamin B12, serta rasa tidak nyaman ketika mengandung.

Tips Meningkatkan Nafsu Makan Pada Ibu Hamil

Bunda harus ingat bahwa ketika menerima asupan, si kecil di dalam perut akan mendapatkannya juga. Tentu, hal ini akan berdampak pada tumbuh kembangnya agar lebih optimal. Berikut ini tips yang bisa Bunda terapkan ketika kurang nafsu makan selama kehamilan.

meningkatkan selera makan pada ibu hamil

meningkatkan selera makan pada ibu hamil

1. Jaga kondisi lingkungan tetap segar

Jangan salah sangka, ya Bun. Ternyata kondisi lingkungan bisa memengaruhi selera makan yang tiba-tiba menurun. Terjadi peningkatan indera penciuman sehingga tidak suka dengan makanan tertentu.

Upaya untuk mengatasi hal ini adalah menjaga sirkulasi ruangan dalam mengurangi bau-bau yang tidak nyaman sebelum Bunda menyantap makanan. Bunda bisa membuka pintu atau jendela sesuai kebutuhan agar pertukaran baunya lebih maksimal.

Alternatif lainnya adalah pemasangan lilin aromaterapi yang terasa tidak menyengat dan menenangkan pikiran. Dengan begitu, Bunda bisa tetap rileks dan nafsu makan pun meningkat.

2. Makan dalam porsi sedikit, tetapi frekuensi sering

Jika Bunda tidak terlalu nyaman dan tidak nafsu jika makan besar tiga kali sehari, gunakanlah aturan makan lain yang lebih menyenangkan. Dilansir dari whattoexpect.com, pilihlah makan lima sampai enam kali, namun dalam porsi kecil yang dimakan 3 jam sekali.

Hal ini berpengaruh pada kondisi perut yang kurang enak jika makan terlalu banyak dalam sekali duduk. Perut cenderung lebih kembung, mudah berisi gas, dan gangguan pencernaan yang berisiko menjadi lebih parah.

Saat Bunda mau makan sedikit demi sedikit dalam aturan jam yang lebih fleksibel, maka Bunda tidak akan merasa tidak nyaman untuk makan atau kelaparan dalam beberapa waktu tertentu.

3. Rajin minum air putih

Bunda pasti sudah paham kalau air putih mampu menjaga keseimbangan cairan tubuh manusia, terlebih sangat penting untuk ibu hamil. Air putih bekerja menghilangkan sakit kepala, mengurangi kram, sekaligus mengangkut aliran nutrisi menuju janin.

Salah satu masalah lain yang bisa diatasi adalah perbaikan nafsu makan Bunda selama kehamilan berlangsung. Usahakan rajin minum air putih selama beraktivitas supaya perut tidak mudah sakit dan menyebabkan Bunda lebih malas untuk makan.

Minum air putih sepanjang hari juga memastikan bahwa perut tidak benar-benar kosong. Siapkan botol air bertanda BPA yang terjamin aman dan mudah dijangkau untuk menyimpan air mineral Bunda.

4. Coba makanan baru

Terkadang, variasi makan mendasari terjadinya penurunan nafsu makan menjadi mual dan muntah pada pagi hari. Ketika Bunda hamil, rutinitas makan yang mudah diprediksi ternyata penting untuk menaikkan selera makan sehari-hari.

Masalah ini bisa Bunda atasi ketika mampu menambahkan beberapa variasi diet pada asupan sehari-hari. Cobalah olahan makanan dari resep khusus kehamilan untuk memberikan beberapa pilihan lain yang kaya rasa bagi Bunda.

5. Konsumsi olahan minuman jahe

Nah selain mencoba variasi makanan baru konsumsi jahe ternyata mampu meningkatkan nafsu makan pada ibu hamil lho. Jahe banyak dikenal dan disukai di seluruh dunia karena memiliki khasiat untuk menenangkan perut, melawan rasa mual, sekaligus menjadi solusi yang nyaman bagi ibu hamil dalam meningkatkan nafsu makannya. Bunda bisa coba minuman jahe hangat yang dikonsumsi secara rutin.

Jika Bunda menyukai beragam olahan jahe, tidak ada salahnya untuk menyimpan stok dalam jangkauan yang dekat agar lebih mudah konsumsinya. Ketenangan pada perut Bunda dapatkan secara instan tanpa merasa khawatir akan kondisi tubuh saat itu juga.

6. Tidak takut makan cemilan atau makanan ringan

Meskipun tidak semua Bunda suka nyemil, perlu diketahui bahwa ngemil ringan dalam konteks yang sehat akan membuat perut terasa lebih nyaman sepanjang hari dan memperbaiki nafsu makan. Pastikan Bunda memilih makanan ringan dengan protein tinggi dan mengurangi mual yang mungkin terjadi.

Yang terpenting, cemilan atau makanan ringan sehat bisa masuk ke dalam tubuh secara konsisten. Jika memang ada rasa tidak selera makan, asupan ini dapat menjadi pengganjal sementara sampai nafsu makan kembali membaik dan Bunda siap menerima gizi yang lebih esensial bagi si kecil.

7. Olahraga sewajarnya

Ibu hamil biasanya mengisi waktu aktivitas fisik atau olahraga dengan yang sesuai dengan kondisi kehamilannya. Jalan-jalan pagi, misalnya, sudah pasti membakar beberapa kalori demi menjaga kebugaran tubuh selama kehamilan.

Dilansir dari ovuline.com, penggunaan kalori ini otomatis memberikan sinyal bahwa Bunda membutuhkan asupan pengganti yang cukup. Secara otomatis Bunda akan mencari dan membuat beberapa makanan seusai olahraga. Perlu diingat ya Bun, pilihlan jenis olahraga yang aman untuk ibu hamil. Selain itu, aktivitas fisik yang cocok perlu dikonsultasikan terlebih dahulu kepada ahlinya.

8. Asupan makanan favorit sekali-kali

Tidak ada salahnya untuk mencicipi atau menambah asupan makan favorit untuk mengembalikan nafsu makan Bunda yang hamil seperti semula. Jika tidak terlalu yakin apakah makanan itu diperbolehkan atau tidak, Bunda variasikan dengan menu atau resep tertentu yang sekiranya lebih direkomendasikan.

Bunda perlu perhatikan berapa banyak yang bisa dimakan dan jangan sampai berlebihan. Perhitungan kapasitas itu penting agar menjaga kondisi tubuh yang stabil tanpa ada masalah tertentu hanya karena porsi makanan tertentu yang terlalu banyak dalam satu waktu.

9. Memperbaiki kesehatan mental

Tidak hanya berbicara soal pola makan dan asupan khususnya, Bunda harus perhatikan juga kondisi mental yang memengaruhi selera makan. Seperti Bunda ketahui sebelumnya, keadaan cemas maupun stress ternyata berpegaruh pada rasa malas dan tidak nyaman untuk makan.

Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah rutin meditasi untuk menjernihkan hal-hal yang memenuhi pikiran. Namun, jangan sampai kondisi mental buruk ini berlangsung terlalu lama, ya Bun. Keadaan psikologis tersebut akan berdampak negatif untuk janin.

10.  Kontrol prioritas makanan Bunda

Ada beberapa makanan yang bisa dikonsumsi ketika Bunda tidak bisa menambah asupan makanan utuh. Hal ini memastikan asupan nutrisi memenuhi kecukupan ibu hamil setiap harinya. Berikut ini daftar yang bisa Bunda simpan:

  • Makanan kaya protein: telur rebus, buncis, Greek yoghurt, ayam, kerupuk, keju, atau daging ham
  • Sayuran berserat: kacang hijau, wortel, salad bayam
  • Makanan manis yang sehat dan sederhana: beri-berian, oatmeal, buah kering, atau susu dingin
  • Biji-bijian: beras merah, quinoa, pasta, macaroni, kentang tumbuk maupun panggang
  • Sop ayam
  • Smoothies buah segar

Beberapa jenis makanan di atas mudah diolah, ukurannya kecil, enak di perut, dan mengenyangkan. Sudah siap menyimpan stoknya, Bun?

11. Hindari makanan dengan aroma menyengat

Selain menjaga lingkungan dari bau menyengat dan menjaga sirkulasi udara, ada baiknya Bunda juga pertimbangkan aroma pada makanan. Bisa jadi bau makanan yang terlalu menyengat malah menghilangkan selera makan Bunda sebelum menyantapnya.

Pilih alternatif menu lain jika sekiranya ada salah satu menu sehat yang membutuhkan komposisi tertentu sehingga baunya cukup kurang menyenangkan. Makanan terlalu pedas atau berminyak bisa jadi menawarkan asupan yang bisa dihindari sementara selama hamil.

12. Berkonsultasi dengan ahlinya

Jika hilang nafsu makan dirasa semakin parah dari hari ke hari, ada baiknya Bunda memberikan kesempatan kepada dokter atau ahli gizi untuk menangani ini. Bisa jadi ada masalah khusus yang perlu diperhatikan sebagai penyebab menurunnya selera.

Nantinya, Bunda akan mendapatkan arahan atau edukasi seputar asupan gizi sekaligus nutrisi khusus bagi ibu hamil. Tidak perlu khawatir terlalu banyak karena pengembalian nafsu makan ini bisa diatasi secara bertahap sesuai kondisi Bunda dalam kehamilan.

 

Itu dia beberapa tips  untuk meningkatkan nafsu makan pada ibu hamil. Tetap jaga asupan nutrisi terbaik yang sehat bagi Bunda dan janin dalam masa mengandung untuk menghasilkan output terbaik. Selamat mencoba tips-tips di atas, Bun!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *