Bunda Ini Lho Usia yang Tepat Untuk Anak Mulai Masuk Sekolah

8 bulan lalu, by duniabunda

kapan usia yang tepat untuk anak masuk sekolah

Menjadi orang tua berarti Bunda sudah siap dengan segala tantangan dalam membesarkan si kecil. Dalam setiap fase-fasenya mulai dari proses kehamilan hingga mendidik dan merawat si kecil, kita sebagai orang tua akan selalu dihadapkan dengan berbagai tantangan dan keputusan-keputusan yang harus kita ambil demi memberikan yang terbaik bagi si kecil. Semua tantangan tentunya tidak hanya terhenti begitu Bunda berhasil memberikan asi ekslusif atau ketika akhirnya Bunda berhasil dengan susah payah mengajarkan si kecil berbicara.

Nah, ketika si kecil menginjak usia 3 tahun, sebagian orang tua akan mulai berpikir apakah si kecil sudah harus mulai disekolahkan? Dalam benak Bunda mungkin merasa masih terlalu dini untuk si kecil mulai sekolah. Namun, terkadang Bunda akan sedikit terpengaruh oleh tetangga atau teman yang memutuskan untuk menyekolahkan anaknya sejak dini. Dan Bunda melihat sendiri perkembangan anak tetangga yang terlihat lebih intelektual dan pintar, sudah bisa baca dan tulis di usia yang masih dini. Akhirnya, Bunda membandingkan dengan anak sendiri dan merasa khawatir dengan perkembangannya. Apa yang terjadi? Karena takut si kecil nantinya akan tertinggal, Bunda mulai memaksa mengajarkan si kecil membaca dan menulis dan si kecil akhirnya stress karena belum tertarik belajar. Hal ini harus diwaspadai karena dapat menyebabkan hubungan antara Bunda dan si kecil menjadi renggang karena setiap hari selalu dimarahi.

Pertama-tama perlu Bunda ketahui bahwa dari sejak dilahirkan, perkembangan tiap-tiap anak berbeda-beda. Ada yang sudah bisa berjalan di usia belum genap 1 tahun dan ada pula yang belum bisa berjalan padahal sudah berusia diatas 1 tahun. Ada yang sudah tumbuh gigi duluan atau ada yang sudah mulai bisa berbicara lebih cepat. Jadi tiap-tiap anak punya waktunya sendiri untuk berkembang. Contohnya : Bunda membandingkan anak Bunda dan anak tetangga yang sama-sama berusia 2 tahun. Anak Bunda belum lancar berbicara sementara anak tetangga sudah fasih berbicara. Maka seiring berjalannya waktu, tanpa terasa tau-tau diusia 3-4 tahun si kecil sudah pinter dan fasih mengobrol. Jadi jangan khawatir ya Bun, karena semua ada waktunya.

Jadi kapan sih saat yang tepat untuk menyekolahkan anak?

Nah kembali ke pembahasan mengenai usia yang tepat untuk menyekolahkan anak. Tentunya ada beberapa pertimbangan dalam memutuskan hal tersebut. Namun hal ini bukan berarti bahwa menyekolahkan anak di usia dini itu tidak baik ya Bun. Semua tergantung pada kondisi dan visi misi orang tua. Tiap orang tua mempunyai visi misi yang berbeda tentang masa depan dan keinginan untuk menjadikan apa anaknya kelak. Nah apa saja pertimbangan-pertimbangan tersebut :

1. Apa Tujuan Sebenarnya Menyekolahkan Anak

Coba Bunda telisik lagi, apa sih sebenarnya tujuan Bunda untuk menyekolahkan anak lebih awal. Banyak orang percaya bahwa pada usia dini, si kecil memiliki otak seperti spons, bisa menyerap pelajaran lebih cepat. jadi inilah saat yang terbaik untuk mengajarkan berbagai pelajaran agar otaknya semakin berkembang dan cerdas. Sehingga banyak orang tua yang berlomba-lomba untuk menyekolahkan anaknya sedini mungkin.
Tahukah Bunda pada usia ini, yang penting bagi anak adalah memiliki perasaan bahagia bukan menjadi pintar. Karena pintar itu ada waktunya.
Walaupun di sekolah usia dini kegiatan anak-anak sebagian besar memang hanya bermain, namun sebenarnya permainan yang paling menyenangkan bagi si kecil adalah bermain bersama orang tuanya.

Dan jika memang tujuan Bunda agar anak bisa bersosialisasi, faktanya anak berusia dibawah 5 tahun belum saatnya belajar bersosialisasi karena belum bisa bermain bersama-sama ( bermain dengan mainan yang sama).

Selain itu Bunda juga harus memperhatikan kesiapan mental si kecil. Apakah dia sudah siap menghadapi tantangan disekolah seperti bullying yang kerap terjadi disekolah. Pada usia dini yang terbaik itu adalah menciptakan kelekatan dengan orang tua. Kenapa? Karena kelekatan akan menumbuhkan rasa percaya diri dan kesiapan mental dalam diri anak. Jadi ketika si kecil bersekolah dalam usia yang matang dia akan lebih siap mental untuk bersekolah. Usia yang matang untuk si kecil mulai bersekolah adalah diusia 5 tahun keatas.

2. Seberapa Banyak Waktu Si Kecil Dengan Orang Tua?

Apakah Bunda dan Ayah adalah orang tua pekerja yang kesehariannya bekerja dari pagi hingga sore hari. Sehingga waktu menemani anak hanya terbatas di sore dan malam hari. Ataukah anda adalah Ibu rumah tangga yang full mengurus rumah dan anak seharian.

Jika Bunda adalah Ibu bekerja, maka menyekolahkan anak diusia dini bisa jadi keputusan yang tepat. Karena Bunda tidak mempunyai banyak waktu untuk bermain dan mengasuh si kecil. Atau jika pengasuh Bunda tidak terlalu berkompeten dalam mendidik atau mengajari, jadi hanya sebatas memberi makan, memandikan dan menjaga si kecil.

Nah bagaimana dengan Ibu rumah tangga, jika Bunda adalah ibu rumah tangga, sebaiknya memikirkan kembali keinginan untuk menyekolahkan anak lebih dini. Lebih baik Bunda habiskan sebanyak mungkin waktu bersama si kecil untuk menciptakan kelekatan dengan mengajaknya bermain, mengasuh dan mengajarkannya tentang kebaikan dan lain sebagainya. Hal ini sangat baik bagi si kecil kedepannya lho Bun.

3. Apakah Si Kecil Mempunyai Teman Bermain di Lingkungannya

Nah Bunda coba perhatikan, apakah si kecil mempunyai beberapa teman seusianya yang sering diajaknya bermain setiap hari. Misalnya, anak tetangga di kompleks tempat tinggal Bunda. Jika iya, sebaiknya Bunda menunda dulu menyekolahkan anak secara dini. Karena kegiatan disekolah sebagian besar adalah bermain, jadi akan sama saja dengan kegiatan bermain sehari-hari dengan teman-temannya di lingkungan Bunda. Namun sesekali Bunda juga fasilitasi dengan permainan-permainan yang menarik seperti bermain pasir, bola, melipat dan gunting kertas dan lain sebagainya.

4. Cek Kesiapan Anak

Nah jika Bunda sudah benar-benar yakin ingin menyekolahkan si kecil. Bunda sebaiknya observasi dulu apakah si kecil benar-benar menunjukkan minat untuk bersekolah dan apakah dia konsisten. Dalam artian menunjukkan minat yang menetap.
Dan selain itu hal yang harus diperhatikan adalah apakah si kecil sudah benar-benar mandiri seperti bisa buang air sendiri, mencuci tangan dan makan sendiri.
Nah terakhir Bunda harus memastikan si kecil sudah terbiasa untuk mengikuti jadwal yang teratur. Seperti bisa bangun pagi, lalu mandi sarapan dan berangkat kesekolah.

Nah itulah beberapa poin yang bisa Bunda dan Ayah pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menyekolahkan si kecil diusia dini. Jangan lupa untuk mengutamakan kebahagiaan si kecil ya Bun. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *