Yuk Bunda Ketahui Solusi Rambut Rontok Setelah Melahirkan

4 bulan lalu, by duniabunda

rambut rontok setelah melahirkan

Kerontokan rambut umumnya dialami sebagian besar Bunda yang baru saja melahirkan dan menyusui. Kenali penyebab dan solusi penanganannya disini ya bun

Mengapa rambut rontok pasca melahirkan?

Tahukah Bunda bahwa rambut rontok pasca melahirkan (Postpartum hair loss) adalah normal dan hanya terjadi sementara saja ? Kondisi ini sama sekali tidak berhubungan / disebabkan oleh proses menyusui lho. Setelah 6 hingga 12 bulan pasca melahirkan, umumnya siklus pertumbuhan rambut akan normal kembali.

Kebanyakan ibu mengalami kerontokan rambut 3 bulan setelah melahirkan. Kondisi tersebut normal terjadi dan hanya bersifat sementara pasca kelahiran. Dan kerontokan rambut itu tidak disebabkan karena ibu menyusui bayinya.

Coba kita pelajari bagaimana siklus pertumbuhan rambut kita

Rambut memiliki fase pertumbuhan (term anagen) dan fase pergantian/rontok (telogen).

Di kulit kepala, fase anagen akan berlangsung selama kurang lebih 3 tahun. Sedangkan fase telogen berlangsung selama 3 bulan. Meskipun rentang waktunya akan bervariasi pada tiap individu. Selama fase telogen, rambut akan beristirahat dalam folikel hingga siap untuk dikeluarkan atau ditumbuhkan menjadi rambut baru.

Umumnya, sekitar 85-95% dari rambut akan mengalami fase anagen sesuai dg waktunya. Namun perubahan hormon selama masa kehamilan akan menstimulasi pertumbuhan dari rambut selama fase anagen. Akibatnya, banyak wanita yang merasa rambutnya lebih tebal (banyak) selama hamil. Hal ini dikarenakan lebih banyak rambut yang tumbuh dibandingkan rambut yang rontok.

Bersamaan dengan lahirnya sang bayi, terjadi juga perubahan hormonal yang luar biasa. Akibatnya, mayoritas rambut memasuki fase telogen dari kondisi normalnya. Kondisi ini diikuti dengan regenerasi dari rambut, sehingga banyak ibu baru yang merasakan rambutnya lebih rontok dari biasanya hingga fase telogen berakhir.

Kerontokan rambut umumnya terjadi 1-3 bulan pasca melahirkan. Interval waktu sejak kelahiran dan proses pertumbuhan cikal bakal rambut, umumnya dihubungkan dengan lamanya fase telogen (yaitu sekitar 1-6 bulan, dengan rata-rata 3 bulan). Kerontokan rambut semakin terasa parah jika rambut Bunda tumbuh lebih banyak selama masa kehamilan. Atau jika sang ibu memiliki rambut panjang. Umumnya kerontokan ini tidak berlangsung lama. Sekitar 6 bulan, atau 6-12 bulan pasca melahirkan, siklus pertumbuhan rambut akan kembali normal.

Jika Bunda merasa rambut yang rontok lebih banyak dari biasanya, atau jika kondisi tersebut masih juga terjadi padahal si kecil sudah berusia 12 bulan, maka konsultasikan ke dokter. Rambut yang rontok berlebihan umumnya dapat disebabkan oleh kondisi pasca melahirkan easy-to-remedy, seperti hormone tiroid yang rendah atau anemia defisiensi zat besi.

Apa yang dapat Bunda lakukan hingga siklus rambut kembali normal ?

1. Potonglah rambut. Beberapa ibu memilih untuk memotong rambut lebih
pendek atau memilih potongan rambut yang mudah dirawat.

2. Bereksperimenlah dengan pengarah rambut (hairstyle) yang berbeda

3. Shampo dan kondisioner yang berkualitas baik dapat membantu proses
perawatan rambut

4. Cobalah untuk menggunakan produk styling, seperti mouse atau
texturizer, untuk membuat rambut Bunda lebih “tebal”

5. Hindari penggunaan sisir atau sikat rambut yang dapat menarik rambut

6. Pastikan Bunda mendapatkan protein dalam jumlah yang cukup dalam
asupan makanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *